Array

Benarkah Makan Kacang Baik untuk Kesehatan Jantung?

Jum'at, 31 Maret 2017 | 19:47 WIB
Benarkah Makan Kacang Baik untuk Kesehatan Jantung?
Ilustrasi kacang tanah. [Shutterstock]

Suara.com - Sebuah studi baru dari Penn State menunjukkan, makan beberapa kacang tanah mungkin memiliki beberapa manfaat perlindungan bagi jantung Anda.

Dalam penelitian ini, para peneliti melihat 15 lelaki yang kelebihan berat badan atau obesitas, tetapi memiliki kondisi kesehatan yang baik. Mereka mengunsumsi makanan yang tinggi lemak.

Satu kelompok lelaki meminum shake yang di dalamnya mengandung tiga ons kacang. Sementara itu, kelompok lain meminum shake dengan kualitas gizi yang sama, tetapi tanpa kacang.

Ketika peneliti menguji darah mereka setelah meminum shake tersebut, para peserta yang mengonsumsi kacang menunjukkan penurunan 32 persen pada trigliserida atau lemak dalam darah mereka, daripada orang-orang yang minum shake tanpa kacang.

"Itu sangat penting, karena makanan biasanya menyebabkan lonjakan lemak darah, dan lonjakan ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung," kata peneliti Penny Kris-Etherton.

Kris-Etherton menjelaskan, setiap kali seseorang makan, arteri cenderung kaku yang dapat membatasi ketersediaan oksida nitrat. Akibatnya, arteri Anda bisa melebar. Ketika itu terjadi cukup sering, ini dapat menurunkan aliran darah ke seluruh tubuh dan membuat jantung bekerja lebih keras.

Tapi ternyata, kacang bisa menetralkan efek ini untuk beberapa derajat. Para peneliti percaya itu karena kacang meningkatkan pelebaran dan penyempitan lapisan dalam pembuluh darah, serta mencegah efek kaku.

Namun penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan, termasuk sedikitnya peserta yang diteliti dan waktu yang terbatas. Mereka hanya dievaluasi pada dua kesempatan, yakni (dengan makanan) memiliki campuran kacang dan lemak. Itu berarti peneliti tidak mungkin untuk mengetahui apakah konsumsi kacang secara teratur bisa menurunkan risiko jantung secara keseluruhan, atau hanya berefek setelah makan saja.

Juga, bagi mereka yang diet menghitung kalori, tiga ons kacang setiap kali makan bisa menjadi sesuatu yang sulit. Dalam jumlah waktu yang ditetapkan, seharusnya menurut USDA, jumlahnya hanya di bawah 500 kalori. Penelitian ini juga tidak mengatakan apakah memakan kacang lebih sedikit bisa membuat kita merasakan beberapa manfaatnya.

Tapi perlu diingat pula, studi ini muncul dalam Journal of Nutrition, yang pastinya akan ditinjau terlebih dahulu sebelum penerbitan. Juga, ini bukan pertama kalinya ada penelitian tentang hubungan antara kacang dan kesehatan jantung.

Bahkan dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di JAMA Internal Medicine pada tahun 2015, yang melihat diet dari 200 ribu orang di seluruh dunia, ditemukan bahwa mereka yang rutin makan kacang tanah dan kacang-kacangan lain, punya harapan hidup lebih tinggi terkait penyakit jantung dibandingkan mereka yang jarang makan kacang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI