Bolehkah Ibu Menyusui Makan Kacang-kacangan?

Ririn Indriani, Dinda Rachmawati

Selasa, 28 Februari 2017 | 13:16 WIB
Bolehkah Ibu Menyusui Makan Kacang-kacangan?
Ibu hamil konsumsi kacang-kacangan. (Shutterstock)

Suara.com - Ada begitu banyak hal yang harus diperhatikan bagi Anda yang baru saja melahirkan, salah satunya memilih makanan yang tepat untuk Anda konsumsi.

Mengapa ini sangat penting? Karena apapun yang Anda konsumsi akan memiliki dampak, baik secara langsung maupun tidak langsung pada kesehatan bayi Anda, melalu ASI yang mereka konsumsi.

Beberapa makanan yang Anda makan, bisa menyebabkan alergi pada bayi yang ditransfer melalui ASI. Alergi ini dapat menyebabkan kolik atau sakit perut pada bayi dan membuatnya merasa tidak nyaman.

Lantas, apa sih makanan yang bisa menyebabkan masalah kesehatan pada bayi? Kacang-kacangan disebut sebagai salah satu penyebabnya. Kacang memang kaya akan protein dan mereka sangat penting untuk ibu menyusui.

Namun, ketika seorang ibu memakan kacang, komponen yang hadir dalam kacang, mungkin tidak cocok bagi beberapa bayi, yang akan menyebabkan terbentuknya gas dalam perut mereka.

Berikut beberapa keuntungan makan kacang-kacangan bagi ibu menyusui dan kapan sebaiknya Anda tidak mengonsumsi makanan ini seperti dilansir dari Boldsky.

1. Membantu meningkatkan produksi ASI
Kacang kaya akan protein dan ini akan memberikan Anda energi dan nutrisi yang cukup. Tingginya kandungan protein sangat efektif dalam meningkatkan produksi ASI.

Untuk meningkatkan produksi ASI, para ahli sering merekomendasikan asupan kacang pada ibu menyusui. Misalnya saja kacang merah, kacang hitam, kacang polong, atau kacang tanah.

2. Kacang sangat bergizi
Terlepas dari pasokan protein yang tinggi, kacang mengandung jumlah zat besi dan seng yang baik. Tingginya kadar kalium, folat dan serat membuatnya menjadi pilihan yang baik untuk Anda yang sedang menyusui.

baca juga

3. Mendukung penurunan berat badan
Setelah kehamilan, Anda mungkin akan mencoba untuk mengurangi berat badan. Ketahuilah bahwa kacang dapat mendukung tujuan penurunan berat badan Anda. Karena makanan ini tinggi protein, tubuh Anda bisa tetap waspada dan aktif untuk jangka waktu yang lama. Kandungan serat dalam kacang juga akan membantu mengurangi asupan makanan tambahan Anda karema bisa membuat Anda merasa kenyang.

Kapan sebaiknya berhenti mengonsumsi kacang-kacangan? Anda bisa berhenti, jika mengetahui bayi Anda mengalami masalah kolik setelah Anda mengonsumsi kacang-kacangan.

Lebih baik menghindari atau mengurangi asupan kacang. Lihat, jika bayi Anda menangis setelah disusui, berarti ada yang salah dengan makanan yang Anda makan sebelumnya.

Selain itu, sebaiknya juga menghindari kacang-kacangan, jika Anda memiliki risiko kadar asam urat yang tinggi dalam tubuh.

Bagaimana mengurangi kolik karena kacang
Anda dapat mengonsumsi kacang dengan mencoba beberapa tips untuk mengurangi masalah kolik pada bayi Anda. Masak, tumbuk atau rebus kacang dalam air sebelum memakannya.

Ini akan mengurangi pembentukan gas. Perendaman kacang dalam air dan mengganti airnya dua sampai tiga kali sebelum memasak, juga dikenal sangat membantu. Untuk mencegah kolik pada bayi Anda karena kacang, tambahkan beberapa rempah saat memakannya juga sangat efektif, seperti adas, lemon atau jintan. Mudah kan cara mengatasinya? Selamat mencoba!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ibu Menyusui Sebaiknya Hindari Tujuh Makanan Ini

Ibu Menyusui Sebaiknya Hindari Tujuh Makanan Ini

Health | Selasa, 02 Agustus 2016 | 09:53 WIB

Cara Aman dan Sehat Jaga Berat Badan Saat Menyusui

Cara Aman dan Sehat Jaga Berat Badan Saat Menyusui

Health | Rabu, 20 Juli 2016 | 13:47 WIB

Buah Apa yang Baik Untuk Ibu Menyusui?

Buah Apa yang Baik Untuk Ibu Menyusui?

Health | Jum'at, 01 Januari 2016 | 13:54 WIB

Terkini

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB