Array

Pilihan Terapi Baru Ini Baik bagi Penyandang Diabetes

Senin, 17 April 2017 | 18:12 WIB
Pilihan Terapi Baru Ini Baik bagi Penyandang Diabetes
Ilustrasi suntik insulin. (Shutterstock)

Suara.com - Diabetes adalah sebuah kondisi yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah. Pada umumnya makanan yang kita konsumsi akan dipecah menjadi glukosa atau gula oleh tubuh dan digunakan sebagai sumber energi oleh sel. Untuk mengangkut glukosa tersebut, sel tubuh kita memerlukan insulin yang dihasilkan oleh kelenjar pankreas.

Pada orang yang mengidap diabetes tipe 2, maka insulin yang dihasilkan tubuh tidak mencukupi. Itu sebabnya pengobatan bagi penyandang diabetes tipe dua bisa berupa obat oral maupun insulin.

"Pedoman ahli endokrin, jika tes HbA1C capai 7.5 persen maka bisa diberi terapi tunggal yakni obat-obatan. Tapi apabila tiga bulan belum berhasil, maka pengobatan bisa dikombinasikan dengan terapi kombinasi dengan obat insulin basal," ujar Medical Manager PT Kalbe Farma, dr Pande Made Satrya DP pada media workshop Peringatan Hari Diabetes, Senin (17/4/2017).

Pentingnya insulin bagi penderita diabetes melitus, mendorong PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) meluncurkan produk insulin basal analog biosimilar pertama di Indonesia.

Disampaikan Product Senior Manager PT Kalbe Farma Tbk, dr. Fauzi Imam Sambodo, insulin basal ini memiliki durasi kerja hingga 24 jam. Sehingga tidak hanya dapat mengontrol kadar glukosa darah basal di malam hari, namun juga diharapkan dapat mengontrol kadar glukosa darah sepanjang hari.

"Peluncuran insulin biosimiliar ini memang fokus kita untuk JKN. Nilai harga jualnya bahkan lebih murah 32 persen dibandingkan insulin biasa sehingga bisa lebih banyak menghemat belanja obat JKN untuk insulin. Sejak 8 April 2017 lalu insulin ini sudah ada di E-katalog dan bisa diberikan ke pasien," tambah dr Fauzi.

Ia menambahkan, penggunaan insulin tak hanya dapat mengontrol kadar gula darah tapi juga mencegah komplikasi pada organ tubuh lainnya yang dapat berujung pada kematian.

"Yang kita cegah agar progres penyakit tidak cepat sehingga dapat menurunkan komplikasi pada penderita diabetes," pungkas dia.

Baca Juga: Alamak! Baru Delapan Bulan, Bobot Bayi Ini 17 Kilogram

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI