Jenis Yoga Ini Bisa Atasi Ketidaknyamanan Menopause

Dythia Novianty | Dinda Rachmawati | Suara.com

Selasa, 16 Mei 2017 | 11:14 WIB
Jenis Yoga Ini Bisa Atasi Ketidaknyamanan Menopause
Ilustrasi Yoga Panas. [Shutterstock]

Suara.com - Masa menopause bisa membuat wanita merasa tidak nyaman. Anda mungkin akan merasakan kegerahan sepanjang waktu, merasa lelah hingga sulit tidur.

Biasanya, seseorang yang baru saja menopause akan melakukan beberapa terapi, seperti sulih hormon untuk mengelola ketidaknyamanan yang mereka rasakan.

Tapi, tahukah jika ternyata Anda juga bisa meredakan gejala menopause dengan melakukan yoga panas?

Michele Pernetta adalah pendiri dan pelopor yoga dengan tenaga panas, Yoga Fierce. Dialah yang disebut membawa Bikram (panas) Yoga ke Inggris pada tahun 1994.

Dan dia mengatakan bahwa yoga panas bisa memberikan manfaat dan mengurangi efek samping menopause yang selama ini membuat Anda tidak nyaman.

"Meskipun kelihatannya tidak masuk akal saat perempuan yang baru saja menopause, masuk ke dalam ruangan yang panas, tapi nyatanya ruangan yang dipanaskan memungkinkan yoga bekerja lebih dalam dan lebih cepat memberikan manfaat. Dan sebenarnya memiliki efek yang baik bagi perempuan menopause, yang akan mengurangi gejala daripada memperparah mereka," paparnya.

Yoga di Fierce Grace dipraktekkan di ruangan bersuhu 26 derajat celcius, empat derajat lebih rendah dari Bikram Yoga, untuk pengalaman yang lebih nyaman namun tetap efektif.

"Berkeringat sangat sehat dan juga bisa membuat tubuh dan pikiran menjadi santai. Membuat Anda merasa segar dan berenergi setelahnya," tambahnya lagi.

Ya, sebuah penelitian dari University of Washington sebelumnya memang pernah menyimpulkan bahwa yoga secara umum dapat mengurangi gejala menopause pada perempuan dan gejala kognitif secara signifikan.

Michele juga mengatakan bahwa pose yoga tertentu telah terbukti menyeimbangkan hormon dengan membawa darah segar dan tekanan ke organ dalam yang lebih dalam, seperti kelenjar ginjal, tiroid, paratiroid dan kelenjar pituitari (terletak di dasar otak).

Melakukan latihan ini dengan intensitas tinggi secara teratur juga dapat memperlambat penuaan hampir 10 tahun.

"Yoga juga membantu sistem saraf, kegelisahan, insomnia dan nyeri sendi. Postur restoratif seperti Half Tortoise, Savasana dan Standing Separate Leg head to Knee, dapat mengendurkan sistem saraf dan memperbaiki fungsi sistem endokrin," ungkapnya lagi. [Metro]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tips Berolahraga Sambil Memasak, Ada yang Mau Coba?

Tips Berolahraga Sambil Memasak, Ada yang Mau Coba?

Health | Senin, 01 Mei 2017 | 19:53 WIB

Serunya Yoga Sembari Menunggu Sunset di Pantai

Serunya Yoga Sembari Menunggu Sunset di Pantai

Lifestyle | Sabtu, 01 April 2017 | 19:46 WIB

"Pose Mayat" yang Wajib Dilakukan Setelah Berolah Raga

"Pose Mayat" yang Wajib Dilakukan Setelah Berolah Raga

Health | Kamis, 30 Maret 2017 | 11:21 WIB

Terkini

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB