Pemerintah Dinilai Kurang Memperhatikan Lansia, Mengapa?

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Jum'at, 19 Mei 2017 | 16:58 WIB
Pemerintah Dinilai Kurang Memperhatikan Lansia, Mengapa?
Ilustrasi sepasang lansia. (Shutterstock)

Suara.com - Jumlah populasi orang lanjut usia (lansia) di Indonesia mencapai 21 juta orang. Angka ini diprediksi akan semakin meningkat pada 2020, dimana 1 dari 5 penduduk Indonesia adalah lansia.

Sayangnya kelompok umur ini masih belum menjadi prioritas pemerintah. Di bidang kesehatan misalnya, jumlah dokter spesialis geriatri yang khusus menangani lansia baru berjumlah 50 orang. Hal ini tentu sangat tidak memadai dibandingkan jumlah lansia di Indonesia.

"Sistem pembiayaan kesehatan untuk lansia sudah punya BPJS itu sangat menolong tetapi belum maksimal. Layanan homecare, orang tua sebenarnya lebih senang di rumah tapi belom di-cover BPJS. Sistem rujukan itu juga harus ditata sehingga orang tua jangan kelamaan prosesnya. Kadang antre tiga bulan baru bisa masuk rumah sakit," ujar spesialis geriatri, RSCM, Prof. Dr. dr. Siti Setiati, SpPD-KGer, M.Epid, FINASIM, pada temu media peringatan Hari Lansia yang dihelat Philips HealthTech di Jakarta, Jumat (19/5/2017).

Selain perbaikan di bidang kesehatan, pemerintah, kata dia, juga harus menciptakan lingkungan dan sarana umum yang ramah lansia. Namun kenyataannya fasilitas umum dan sistem pelayanan di Indonesia belum sepenuhnya ramah lansia.

Hal ini diungkapkan lansia bernama R. Wibowo Wirjodiprodjo. Laki-laki paruh baya berusia 88 tahun ini menganggap bahwa pelayanan di bank belum menyediakan loket khusus untuk lansia, sehingga kaum seperti dirinya harus ikut antre bersama nasabah lainnya.

"Saya harap pelayanan di bank itu bisa menyediakan loket spesial untuk orangtua. Begitu juga dengan transportasi umum seperti Transjakarta, itu jalurnya jauh sekali dan tinggi sekali yang susah untuk orang lansia seperti saya," tambah ayah dari artis Ari dan Ira Wibowo ini.

Menanggapi saran dari perwakilan lansia ini, Prof Siti mengimbau masyarakat untuk berkomitmen agar sarana prasarana yang ada turut mempehatikan keberlangsungan para lansia.

"Dari segi perangkat atau aturan, Pemda harus punya komitmen untuk peduli lansia, lalu juga menyediakan fasilitas ramah lansia. Bagaimana gedung-gedung atau ruang publil memiliki pegangan agar lansia bisa produktif dan sehat di usianya yang senja," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Peneliti Temukan Kaitan Antara Gen dengan Penuaan Otak

Peneliti Temukan Kaitan Antara Gen dengan Penuaan Otak

Tekno | Jum'at, 17 Maret 2017 | 16:10 WIB

Studi: Bantu Merawat Cucu Bisa Bikin Lansia Panjang Umur

Studi: Bantu Merawat Cucu Bisa Bikin Lansia Panjang Umur

Health | Selasa, 10 Januari 2017 | 07:44 WIB

Ini Kunci Sehat Bugar di Usia Lanjut

Ini Kunci Sehat Bugar di Usia Lanjut

Health | Jum'at, 27 Mei 2016 | 19:59 WIB

Terkini

6 Aturan Posisi Tempat Tidur untuk Menjaga Kualitas Tidur Menurut Feng Shui

6 Aturan Posisi Tempat Tidur untuk Menjaga Kualitas Tidur Menurut Feng Shui

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:25 WIB

Tablig Akbar di Monas, Ribuan Jemaah Panjatkan Doa untuk Indonesia

Tablig Akbar di Monas, Ribuan Jemaah Panjatkan Doa untuk Indonesia

Foto | Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Bidik Potensi Ekonomi Banyumas, Bank BSN Resmikan KC Purwokerto

Bidik Potensi Ekonomi Banyumas, Bank BSN Resmikan KC Purwokerto

Foto | Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:00 WIB

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Kalbar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:14 WIB

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:03 WIB

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:55 WIB

×