Studi: Bantu Merawat Cucu Bisa Bikin Lansia Panjang Umur

Ririn Indriani | Suara.com

Selasa, 10 Januari 2017 | 07:44 WIB
Studi: Bantu Merawat Cucu Bisa Bikin Lansia Panjang Umur
Kakek dan nenek (lansia) yang membantu merawat cucu. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi dari Berlin, Jerman menunjukkan bahwa orang lanjut usia (kakek-nenek) yang membantu menjaga cucu atau yang kadang-kadang membantu orang lain dalam komunitas mereka, cenderung hidup lebih lama daripada para senior yang tidak peduli dengan orang lain.

Para peneliti dalam jurnal Evolution and Human Behavior menyebutkan bahwa memiliki hak asuh cucu penuh waktu dapat memberi efek negatif pada kesehatan, namun membantu sesekali dapat bermanfaat untuk para lanjut usia (lansia).

"Begitu pun jidak ada kontak sama sekali dengan cucu, itu dapat berdampak negatif terhadap kesehatan kakek-nenek," kata pemimpin penulis Sonja Hilbrand, mahasiswa doktoral di departemen psikologi di University of Basel di Swiss seperti dikutip Meet Doctor.

Temuan ini, lanjut dia, mungkin berakar dari masa lalu evolusi ketika bantuan untuk mengasuh anak sangat penting bagi kelangsungan hidup spesies manusia. Kesimpulan ini didapat dari data lebih dari 500 orang di atas usia 70 di Berlin Aging Study. Peserta menyelesaikan wawancara dan tes kesehatan setiap dua tahun antara 1990 sampai 2009.

Namun penelitian ini tidak mencakup kakek-nenek yang menjadi pengasuh utama untuk cucu mereka, hanya kakek-nenek yang merawat cucunya sesekali.

Tim peneliti membandingkan kelompok kakek-nenek yang mengasuh cucu sesekali dengan para lansia yang memberikan dukungan atau membantu orang yang bukan keluarga, seperti teman atau tetangga, dan senior yang tidak memberikan bantuan apapun kepada orang lain.

Secara keseluruhan, setelah memperhitungkan usia dan keadaan kesehatan mereka secara umum, risiko kematian selama periode 20 tahun penelitian adalah sepertiga lebih rendah untuk kakek-nenek yang sesekali merawat cucu-cucu mereka, dibandingkan dengan kakek-nenek yang tidak membantu apapun, baik terhadap keluarga maupun bukan keluarga.

Setengah dari kakek-nenek yang sesekali merawat cucu mereka, masih hidup sepuluh tahun setelah wawancara awal. Hal yang sama juga berlaku untuk peserta yang tidak memiliki cucu tapi membantu anak-anak mereka yang sudah dewasa dalam beberapa cara, seperti membantu  pekerjaan rumah tangga.

Sebaliknya, sekitar setengah dari peserta yang tidak membantu orang lain, meninggal dalam waktu lima tahun sejak awal penelitian.

"Mengasuh cucu atau membantu orang lain dapat memberikan tujuan hidup dan membuat lansia merasa berguna untuk orang lain dan masyarakat," kata Bruno Arpino, seorang profesor di Pompeu Fabra University di Barcelona, Spanyol yang tidak terlibat dalam penelitian ini.

Kegiatan mengasuh dan membantu, lanjut dia, juga membuat para lansia aktif secara fisik dan mental. Studi sebelumnya menunjukkan bahwa pengasuhan dapat meningkatkan fungsi kognitif, kesehatan mental dan fisik mereka.

Arpino mencatat, mengasuh bukan satu-satunya kegiatan yang dapat meningkatkan kesehatan dan terlalu banyak tanggung jawab merawat cucu dapat menjauhkan lansia dari kegiatan bermanfaat lainnya seperti bekerja atau menjadi relawan suatu komunitas sosial.

"Adalah sangat penting bahwa setiap individu bisa memutuskan untuk dirinya sendiri, berapa jumlah bantuan yang bisa mereka berikan," kata Hilbrand.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa selama para lansia tersebut tidak merasa stres mengenai bantuan yang diberikannya, itu berarti mereka melakukan sesuatu yang baik bagi orang lain dan dirinya sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Sebabnya Para Lansia Sering Buang Air

Ini Sebabnya Para Lansia Sering Buang Air

Health | Senin, 06 Juni 2016 | 09:05 WIB

Ini Kunci Sehat Bugar di Usia Lanjut

Ini Kunci Sehat Bugar di Usia Lanjut

Health | Jum'at, 27 Mei 2016 | 19:59 WIB

Ini Masalah Kesehatan yang Harus Diwaspadai Lansia

Ini Masalah Kesehatan yang Harus Diwaspadai Lansia

Health | Kamis, 26 Mei 2016 | 21:11 WIB

Agar Tak Pikun Saat Lansia, Makan Bluberi dari Sekarang!

Agar Tak Pikun Saat Lansia, Makan Bluberi dari Sekarang!

Health | Selasa, 15 Maret 2016 | 15:07 WIB

Terkini

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB