Tindak Terorisme, Jangan Parno! Begini Cara Mengedukasi Anak

Chaerunnisa | Risna Halidi | Suara.com

Jum'at, 26 Mei 2017 | 10:57 WIB
Tindak Terorisme, Jangan Parno! Begini Cara Mengedukasi Anak
Kedua orangtua bersama kedua anak mereka. [shutterstock]

Suara.com - Peristiwa bom di Halte Busway Kampung Melayu tak ayal membuat masyarakat Indonesia, khususnya yang tinggal di Jakarta, merasa was-was dan lebih waspada.

Meski merasa takut, banyak masyarakat Indonesia dengan atau tanpa sadar ikut menyebarkan agenda teroris, yaitu menyebarkan kengerian dengan cara mem-posting foto korban pascabom meledak. Padahal, langkah itu menjadi edukasi terorisme untuk anak.

"Guna menghindari dampak dari aksi terorisme hendaknya hindari menyebarkan adegan atau gambar mengerikan tentang kejadian ini. Semakin banyak berita atau adegan tersebut disebar maka kita secara tak langsung tunduk pada keinginan pelaku teror, yaitu meningkatkan paparan terhadap eksistensi pelaku tersebut dan menyebarkan ketakutan," ungkap psikolog dari Klinik Psikologi Pelangi, Irene Raflesia, S.Psi, M.Psi kepada Suara.

Irene juga menghimbau agar orangtua mengikuti panduan yang telah dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengenai terorisme khususnya bagi anak di bawah usia 12 tahun yang terlanjur mengetahui berita mengerikan tersebut.

"Lalu apa yang harus dilakukan jika anak-anak terlanjur mengetahui berita ini? Kemendikbud telah mengeluarkan panduan bagi orangtua, dan guru melalui media sosial," imbuhnya.

Lebih lanjut, Irena memaparkan langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengedukasi anak terkait terorisme:

Pertama, cari tahu apa yang dipahami anak. Bahas secara singkat tentang fakta yang sudah terkonfirmasi dan ajarkan anak untuk selalu menghindari spekulasi.

Kedua, hindarkan anak dari televisi atau paparan media sosial, terutama bagi anak di bawah 12 tahun.

Ketiga, identifikasi rasa takut anak yang mungkin berlebihan. Pahami karakter tiap anak unik dan jelaskan bahwa kejahatan ini sangat jarang terjadi namun kita tetap perlu waspada.

Keempat, bantu anak mengungkapkan perasaannya terhadap tragedi yang terjadi. Bila terdapat rasa marah, arahkan pada sasaran yang tepat, yaitu pelaku teror. Sangat penting untuk menghindari prasangka pada identitas golongan yang didasarkan pada prasangka.

Kelima, jalani kegiatan keluarga bersama secara normal untuk memberikan rasa nyaman. Kebersamaan dan komunikasi rutin penting untuk mendukung anak.

Keenam, ajak anak berdiskusi dan mengapresiasi kerja para Polisi, TNI, dan petugas kesehatan yang melindungi, melayani, dan membantu di masa tragedi. Penting untuk mendiskusikan kesigapan dan keberanian mereka daripada membahas tentang kejahatan pelaku teror.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pascabom Meledak, Terminal Kampung Melayu Normal Lagi

Pascabom Meledak, Terminal Kampung Melayu Normal Lagi

News | Jum'at, 26 Mei 2017 | 10:25 WIB

Bom Kampung Melayu Harus Jadi Momen Bersama Lawan Radikalisme

Bom Kampung Melayu Harus Jadi Momen Bersama Lawan Radikalisme

News | Jum'at, 26 Mei 2017 | 07:45 WIB

BIN Butuh Kerjasama Semua Elemen Untuk Perangi Terorisme

BIN Butuh Kerjasama Semua Elemen Untuk Perangi Terorisme

News | Jum'at, 26 Mei 2017 | 06:50 WIB

Stop Kekerasan Anak, Peran Orangtua Paling Penting

Stop Kekerasan Anak, Peran Orangtua Paling Penting

News | Kamis, 25 Mei 2017 | 09:02 WIB

Jokowi: Umat Islam Adalah Korban Terbanyak Dari Radikalisme

Jokowi: Umat Islam Adalah Korban Terbanyak Dari Radikalisme

News | Senin, 22 Mei 2017 | 06:21 WIB

Sidney Jones: Anak-Anak Mudah Dipengaruhi Pemikiran Radikal

Sidney Jones: Anak-Anak Mudah Dipengaruhi Pemikiran Radikal

News | Sabtu, 20 Mei 2017 | 17:04 WIB

Terkini

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB