Duh, Angka Kematian Akibat Alzheimer di Amerika Meningkat Drastis

Chaerunnisa | Suara.com

Sabtu, 27 Mei 2017 | 07:24 WIB
Duh, Angka Kematian Akibat Alzheimer di Amerika Meningkat Drastis
Angka kematian akibat alzheimer di AS meningkat (Shutterstock)

Suara.com - Angka kematian akibat penyakit Alzheimer's (AD) di Amerika Serikat naik 55 persen antara 1999 dan 2014. 

Jumlah kematian akibat AD per 100.000 orang Amerika naik dari 16,5 pada 1999 jadi 25,4 pada 2014, setelah usia diperhitungkan, demikian data yang disiarkan oleh US Centers for Disease Control and Prevention di dalam Laporan Mingguan mengenai Kematian dan Penyakit.

Secara keseluruhan, bentuk kematian akibat demensia sekarang adalah penyebab utama keenam kematian di Amerika Serikat, dengan jumlah 3,6 persen dari semua kematian pada 2014.

Alasan yang mungkin bagi kenaikan tersebut meliputi pertumbuhan penduduk dewasa tua di AS, peningkatkan diagnosis AD pada tahap awal, peningkatan laporan oleh dokter dan petugas lain yang mencatat penyebab kematian, dan berkurangnya kematian akibat penyebab lain pada orang tua, seperti sakit jantung dan strok, katanya.

"Jutaan orang Amerika dan anggota keluarga mereka sangat terpengaruh oleh penyakit Alzheimer's," kata Penjabat Direktur CDC Anne Schuchat di dalam satu pernyataan.

"Studi baru kami mengungkapkan peningkatan peristiwa kematian yang berkaitan dengan penyakit Alzheimer's. Saat jumlah orang Amerika yang berusia lanjut dan menderita penyakit Alzheimer's bertambah, makin banyak anggota keluarga menghadapi tantangan fisik dan emosi berupa perawatan dibandingkan sebelumnya. Keluarga ini memerlukan dan layak mendapat dukungan kita," sambungnya.

Laporan itu mendapati sebagian besar kematian akibat penyakit Alzheimer's di AS masih terjadi di rumah penampungan atau instalasi perawatan jangka panjang. Namun, lebih sedikit pada 2014 (54 persen) dibandingkan dengan pada 1999 (68 persen).

Sebaliknya, jumlah kematian akibat penyakit Alzheimer's di rumah bertambah dari 14 persen jadi 25 selama masa yang sama.

Berdasarkan laporan tersebut, kabupaten dengan angka kematian paling tinggi di negeri tersebut terutama berada di bagian tenggara. Daerah yang lain dengan angka kematian tinggi meliputi Midwest dan West Coast.

Meski saat ini tak ada obat buat AD, CDC mendesak warga untuk pergi ke dokter jika mereka mengalami gejala yang mempengaruhi kehidupan sehari-hari mereka seperti kehilangan ingatan, kesulitan menyelesaikan masalah, atau salah menaruh barang.

Menurut lembaga kesehatan AS, diagnosis dini penting untuk memungkinkan pasien dan keluarga mereka mulai merencanakan kebutuhan medis dan perawatan pada semua tahap penyakit tersebut. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Awas, Kesepian Bisa Tingkatkan Risiko Pikun!

Awas, Kesepian Bisa Tingkatkan Risiko Pikun!

Health | Kamis, 06 Oktober 2016 | 10:44 WIB

Tes Ini Bisa Deteksi Alzheimer Sejak Usia 35 Tahun

Tes Ini Bisa Deteksi Alzheimer Sejak Usia 35 Tahun

Health | Kamis, 07 Juli 2016 | 15:13 WIB

Orang Tua Jalan Melambat, Waspadai Alzheimer

Orang Tua Jalan Melambat, Waspadai Alzheimer

Health | Senin, 07 Desember 2015 | 10:27 WIB

Studi: Tiga Gelas Sampanye Sehari Bisa Cegah Alzheimer

Studi: Tiga Gelas Sampanye Sehari Bisa Cegah Alzheimer

Health | Senin, 09 November 2015 | 09:41 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB