Langsung Tidur Usai Sahur, Waspadai 5 Kondisi Bahaya Ini

Chaerunnisa | Suara.com

Selasa, 30 Mei 2017 | 18:00 WIB
Langsung Tidur Usai Sahur, Waspadai 5 Kondisi Bahaya Ini
Ilustrasi seorang perempuan sedang tidur (Shutterstock).

Suara.com - Setelah sahur, biasanya sebagian besar umat Muslim yang berpuasa kembali melanjutkan tidur. Padahal, melanjutkan aktivitas tidur usai makan sahur akan membuat lima kondisi berbahaya ini mengintai Anda.

Ketika kita makan, lambung akan mencerna menjadi sari-sari makanan yang akan diserap tubuh. Bila makanan yang dikonsumsi kaya karbohidrat dan lemak, dibutuhkan waktu minimal dua jam untuk menggiling makan tersebut sampai berubah bentuk menjadi sari pati makanan.

Proses penggilingan ini memerlukan suplai pembuluh darah yang tidak sedikit, sehingga setelah makan diharapkan kita tidak melakukan aktivitas lain yang membutuhkan suplai pembuluh darah yang banyak pula.

Jika tidur di bawah dua jam setelah makan, saluran pencernaan belum sempat menggiling makanan kita, yang akhirnya akan berakibat pada gangguan saluran pencernaan dan penyerapan nutrisi tubuh. Itu membuat makanan yang kita makan tidak mampu menghasilkan energi yang dibutuhkan tubuh

Untuk mengetahui apa saja kondisi buruknya, berikut pemaparannya:

1. Penimbunan lemak di tubuh

Seseorang yang memiliki riwayat keturunan keluarga gemuk, kebiasaan tidur setelah makan sahur, dapat makin meningkatkan risiko mengalami kegemukan hingga dua kali lipat.

Pasalnya, saat kita tidur otomatis tubuh hanya membutuhkan sedikit energi, sehingga makanan tidak akan dimanfaatkan sebagai kebutuhan melainkan lebih banyak akan ditimbun menjadi lemak. Akhirnya risiko mengalami obesitas atau kegemukan pun semakin meningkat.

2. Asam lambung meningkat

Proses pencernaan makanan melibatkan makanan. Jadi setiap ada makanan masuk ke tubuh, asam lambung pun akan meningkat. Bila makanan tidak tergiling sempurna, asam lambung dapat mengiritasi dinding lambung. Gejalanya nyeri di sekitar ulu hati atau perut kiri bagian atas.

Selain itu, dapat juga menimbulkan sensasi panas di dada. Bagi Anda yang memiliki riwayat sakit maag, sebaiknya hindari kebiasaan tidur setelah sahur.

3. Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

GERD atau refluks asam terjadi karena katup antara perut dan kerongkongan tidak menutup secara sempurna.

Kondisi ini biasanya disebabkan oleh pengaruh gravitasi yaitu perubahan posisi. Posisi terlentang dapat menyebabkan makanan yang belum sempurna dicerna dapat berbalik dari lambung ke kerongkongan. Makanan ini membawa serta asam lambung, sehingga keberadaan asam lambung di kerongkongan dapat menimbulkan iritasi, bahkan luka.

Rasa panas di dada, tenggorokan panas, mual, sendawa dan mulut pahit adalah gejala-gejala yang menunjukkan adanya refluks. Tentunya hal ini membuat rasa tidak nyaman selama kita berpuasa.

Untuk mencegahnya, Anda dapat menunggu makanan tercerna sempurna dulu sebelum memutuskan tidur.

4. Ganggan saluran pencernaan

Pengosongan lambung manusia berlangsung sekitar dua jam setelah makan. Namun, posisi berbaring saat kita tidur dapat menghambat proses pengosongan lambung tersebut. Jika hal ini terus menerus terjadi maka gangguan pencernaan seperti diare ataupun sembelit dapat terjadi tergantung bahan makanan apa yang masuk ke dalam perut kita.

Karena itu, kita disarankan untuk menghindari makanan kaya lemak, kaya gula, dan kafein dalam menu sahur kita. Perbanyaklah makan buah dan sayur agar proses pencernaan lancar.

5. Stroke

Stroke terbagi dua, yaitu stroke penyumbatan dan stroke perdarahan. Jenis stroke yang berhubungan dengan kebiasaan tidur setelah makan adalah stroke penyumbatan. Alasannya cukup jelas, bahwa saat tidur, aliran darah ke otak harus tetap terjaga sesuai kebutuhan. Apabila lambung juga sedang menjalankan kegiatan yaitu menggiling makanan, maka suplai aliran darah menjadi terbagi.

Dalam jangka panjang, bila kebiasaan ini terus dilakukan, otak dapat kekurangan oksigen dan menyebabkan stroke. Karena itu, hindari kebiasaan tidur setelah makan, terutama saat makan sahur untuk puasa. (The National)



Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tips Gampang Bangun Sahur, Coba Ikuti Yuk!

Tips Gampang Bangun Sahur, Coba Ikuti Yuk!

Video | Senin, 29 Mei 2017 | 19:40 WIB

Jangan Makan dan Minum Ini Saat Sahur

Jangan Makan dan Minum Ini Saat Sahur

Health | Senin, 29 Mei 2017 | 18:00 WIB

Makanan yang Sehat Dikonsumsi Selama Sahur dan Buka Puasa

Makanan yang Sehat Dikonsumsi Selama Sahur dan Buka Puasa

Health | Senin, 29 Mei 2017 | 12:53 WIB

Jangan Tidur Setelah Sahur, Ini yang Akan Terjadi

Jangan Tidur Setelah Sahur, Ini yang Akan Terjadi

Health | Sabtu, 27 Mei 2017 | 08:50 WIB

Sahur dengan Makanan Ini Bikin Tetap Bugar Selama Puasa

Sahur dengan Makanan Ini Bikin Tetap Bugar Selama Puasa

| Selasa, 14 Juni 2016 | 13:56 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB