Sering Mengetik di Gawai, Hati-hati Diincar Penyakit Ini!

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Rabu, 31 Mei 2017 | 14:00 WIB
Sering Mengetik di Gawai, Hati-hati Diincar Penyakit Ini!
Ilustrasi bermain gawai. (Shutterstock)

Suara.com - Jika Anda termasuk orang yang menghabiskan banyak waktu dengan gawai maka waspadai risiko saraf kejepit di bagian ibu jari atau jempol. Kondisi ini sangat menyakitkan yang disebabkan oleh gerakan mengetik berulang-ulang menggunakan jempol.

Di Amerika Serikat, kondisi ini begitu mewabah seiring dengan meningkatnya penggunaan gawai sehari-hari. Masalah kesehatan ini biasanya juga disertai dengan nyeri di bagian leher.

"Kondisi ini terjadi akibat pergerakan saraf dan tendon yang terus menerus. Pergerakan terus menerus ini akan menyebabkan saraf dan tendon meradang dan menimbulkan rasa nyeri," ujar Kristin Zhao dari Mayo Clinic dilansir Boldsky.

Upaya pencegahan bisa dilakukan dengan mengurangi intensitas penggunaan gawai. Selain itu, Zhao merekomendasikan penggunaan jari telunjuk sebagai variasi saat mengetik layar gawai.

"Untuk menanggulanginya, lakukan peregangan tangan, pijatan ringan dan kurangi kebiasaan berkirim pesan yang berlebihan," tambah dia.

Kecanduan gawai memang menjadi masalah belakangan ini. Tak hanya menyerang orang dewasa tapi juga anak-anak. Zhao pun mengimbau agar orangtua tidak mengenalkan anak dengan gawai terlalu dini.

"Usia sekolah dasar merupakan waktu yang tepat untuk mengenalkan gawai pada anak," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Awas! Ponsel Bisa Bikin Bentuk Leher Berubah

Awas! Ponsel Bisa Bikin Bentuk Leher Berubah

Health | Senin, 17 April 2017 | 19:37 WIB

Awas! Sering Gunakan Gadget, Bisa Picu Gangguan Mental

Awas! Sering Gunakan Gadget, Bisa Picu Gangguan Mental

Health | Senin, 10 Oktober 2016 | 16:28 WIB

Ini Bahaya Melihat Layar Ponsel di Malam Hari

Ini Bahaya Melihat Layar Ponsel di Malam Hari

Health | Senin, 11 Juli 2016 | 14:43 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB