suara mereka

Hisap Vaping Saat Puasa, Sehat?

Chaerunnisa Suara.Com
Senin, 05 Juni 2017 | 18:00 WIB
Hisap Vaping Saat Puasa, Sehat?
Ilustrasi vape atau rokok elektrik. (Shutterstock)

Suara.com - Puasa memberikan manfaat detoksifiasi bagi tubuh. Namun, kebiasaan merokok baik tembakau maupun vaping saat puasa ternyata justru menghilangkan manfaat tersebut.

Para perokok lebih memilih menahan lapar dibandingkan tidak merokok saat berbuka. Sehingga, setelah membatalkan puasa dengan segelas air, langsung merokok.

Menurut Houda Al Sharifi, direktur kesehatan masyarakat Wandsworth Council, mengatakan, menghisap rokok membuat manfaat kesehatan yang didapat dari puasa akan hilang. Karena itu, sebaiknya berhenti merokok.

"Pada saat ini siang hari dapat berlangsung lebih dari 15 jam. Setelah jumlah waktu itu, perokok biasanya akan mulai merasakan manfaat dari tidak merokok. Manfaat ini termasuk tekanan darah dan denyut nadi yang kembali normal, nikotin dan kadar karbon monoksida dalam darah berkurang setengahnya, dan kadar oksigen dalam darah kembali normal," ungkapnya.

"Untuk perokok biasa, 15 jam tanpa rokok merupakan prestasi tersendiri. Karena itu, saya mendorong pria dan wanita Muslim yang tidak merokok selama puasa mengambil berbagai manfaat kesehatan dan finansial untuk berhenti merokok sama sekali," sambungnya.

Bahaya menghisap vaping saat puasa

Vape memang tidak mengeluarkan asap, melainkan uap. Untuk menghasilkan uap, rokok elektrik diisi dengan cairan yang mengandung nikotin, propilen glikol, zat rasa (untuk mensimulasikan rasa tembakau), dan air. Rokok elektrik tidak mengandung tar berbahaya dan zat aditif kimia beracun.

Cairan yang dipanaskan dan mengeluarkan uap dengan mekanisme elektrik itu menimbulkan radikal bebas. Radikal bebas yang masuk ke tubuh lama-kelamaan bisa merusak sel sehat.

Penelitian menemukan, cairan vape yang dipanaskan menghasilkan zat yang bersifat karsinogen atau bisa memicu kanker. Uap yang terhirup juga bisa menimbulkan serangan asma, sesak napas, dan batuk.

Hampir semua rokok elektrik mengandung nikotin, bahkan beberapa produk rokok elektrik yang diklaim bebas nikotin ternyata juga mengandung nikotin. Rokok elektrik ini merupakan sebuah metode baru untuk memasukkan nikotin ke dalam tubuh. Padahal, nikotin membuat tubuh ketagihan.

Nikotin juga akan merangsang sistem saraf pusat dan meningkatkan tekanan darah, pernapasan, serta denyut jantung.

Zat perasa untuk menghasilkan aroma buah-buahan yang beraneka ragam pun nyatanya mengandung bahan kimia yang tidak menyehatkan. Bahaya lain dari rokok elektrik adalah kemungkinannya untuk meledak. Dalam sejumlah laporan kasus, beberapa penggunanya mengalami cedera parah karena vape meledak di tangan, bahkan di mulut ketika dihisap.

Pada dasarnya rokok elektrik ataupun rokok tembakau, keduanya menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan Anda, entah dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Jadi anggapan rokok elektrik lebih aman dibanding rokok biasa tidaklah tepat. Pasalnya, sampai saat ini rokok elektrik belum terbukti aman secara ilmiah. Jika ingin sehat, bukan mengganti rokok konvensional dengan rokok elektrik, melainkan berhenti merokok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI