Minyak Kelapa Ternyata Tak Sehat

Chaerunnisa | Risna Halidi | Suara.com

Minggu, 18 Juni 2017 | 12:43 WIB
Minyak Kelapa Ternyata Tak Sehat
Minyak kelapa (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pakar kesehatan asal Amerika Serikat mengatakan, minyak kelapa yang sebelumnya disebut-sebut memiliki khasiat tinggi ternyata tak beda jauh dan hampir sama seperti lemak maupun mentega sapi.

Dalam beberapa tahun terakhir, minyak kelapa dianggap sebagai salah satu hal paling sehat yang diketahui manusia. Hingga akhirnya sebuah fakta menyebutkan, minyak kelapa mengandung 90 persen lemak jenuh.

Lebih dari itu, American Heart Association (AHA) jauh dari yakin, dan membuat studi yang menyebutkan bahwa minyak kelapa tak mengandung sesuatu yang istimewa.

Dikatakan, ahli jantung AS telah menyebut minyak kelapa 'tidak sehat seperti daging sapi yang menetes dan mentega' serta dikemas dengan lemak jenuh yang dapat meningkatkan kolesterol jahat. Belum lama ini, minyak kelapa juga memiliki reputasi buruk sebagai penyumbatan arteri, yang berkontribusi terhadap penyakit jantung.

Menurut AHA, 82 persen lemak dalam minyak kelapa adalah minyak jenuh. Hal tersebut lebih dari pada mentega (63 persen), lemak daging sapi (50 persen) dan daging babi (39 persen). Sama seperti lemak jenuh lainnya, penelitian menunjukkan bahwa hal itu dapat meningkatkan kolesterol "buruk" dalam tubuh.

Campuran lemak dalam minyak kelapa telah membuat banyak orang percaya bahwa hal tersebut memberikan pilihan yang lebih sehat. Namun, AHA telah menyatakan kurangnya 'bukti berkualitas baik' untuk ini.

Dikatakan, seseorang harus membatasi konsumsi lemak jenuh yang mereka makan dan mengganti sebagian dengan minyak nabati tak jenuh, minyak zaitun, dan minyak bunga matahari.

"Kami ingin segera membuat catatan mengenai mengapa penelitian ilmiah yang dilakukan dengan baik mendukung pembatasan lemak jenuh dalam makanan untuk mencegah penyakit pada jantung dan pembuluh darah," kata Dr Frank Sacks, penulis utama dari AHA, sesuai laporan dari BBC.

Di Inggris, General Health England menyarankan orang untuk mengurangi lemak jenuh, rata-rata 30g lemak jenuh sehari untuk laki-laki dan 20g lemak jenuh sehari untuk perempuan.

"Uji klinis yang menggunakan lemak tak jenuh ganda untuk menggantikan lemak jenuh mengurangi kejadian CVD. Sumber utama lemak jenuh yang akan dikurangi adalah lemak susu (mentega), lemak babi (babi), minyak sawit, minyak inti sawit, dan minyak kelapa," ujar seorang Penasihat Presiden dari American Heart Association juga mencatat bahwa, konsumsi lemak jenuh telah lama dikaitkan dengan meningkatnya kejadian penyakit kardiovaskular (CVD).

"Sebuah tinjauan sistematis baru-baru ini menemukan 7 percobaan terkontrol, termasuk 2 yang baru saja disebutkan dan membandingkan minyak kelapa dengan minyak tak jenuh tunggal atau tak jenuh ganda. Minyak kelapa meningkatkan kolesterol LDL di semua 7 percobaan ini, secara signifikan pada 6 di antaranya. Percobaan klinis yang membandingkan efek langsung Pada CVD minyak kelapa dan minyak diet lainnya belum dilaporkan, namun karena minyak kelapa meningkatkan kolesterol LDL, penyebab CVD, dan tidak mengetahui efek menguntungkan, kami menyarankan agar tidak menggunakan minyak kelapa," ungkap catatan dari penelitian AHA sesuai laporan NDTV  seperti dikutip dari Zeenews.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Cara Masak Gorengan yang Sehat

Begini Cara Masak Gorengan yang Sehat

Lifestyle | Senin, 12 Juni 2017 | 14:17 WIB

Minyak Esensial Bisa Redakan Perut Kembung?

Minyak Esensial Bisa Redakan Perut Kembung?

Health | Rabu, 24 Mei 2017 | 06:52 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB