Berjalan Lambat Indikator Mengidap Demensia

Tomi Tresnady, Risna Halidi

Senin, 03 Juli 2017 | 11:57 WIB
Berjalan Lambat Indikator Mengidap Demensia
Orang tua alami masalah di otaknya. [shutterstock]

Suara.com - Sebuah studi terbaru menemukan bahwa berjalan dengan lambat bisa jadi indikator seseorang mengidap demensia.

Ilmuwan juga menemukan orang tua yang mengalami pelambatan juga mengalami penyusutan bagian otak yang terkait dengan memori dan orientasi spasial.

Mereka mengalami penurunan kognitif juga mengalami penyusutan hippocampus kanan, area otak penting baik untuk memori maupun orientasi spasial.

Itu adalah satu-satunya bidang otak di mana para peneliti menemukan volume yang menyusut terkait dengan peningkatan gaya berjalan dan penurunan kognitif.

Peneliti juga menemukan gaya berjalan melambat dalam jangka waktu yang lama untuk menjadi prediktor penurunan kognitif yang lebih kuat.

Semua peserta melambat dari waktu ke waktu, namun mereka yang melambat 0,1 detik lebih banyak per tahun daripada rekan mereka, 47% lebih mungkin mengalami penurunan kognitif.

Peneliti pertimbangkan perlambatan akibat adanya kelemahan otot, sakit lutut dan penyakit, termasuk diabetes, penyakit jantung dan hipertensi.

"Sepersepuluh detik adalah kecil, tapi lebih dari 14 tahun, atau bahkan kurang, Anda akan melihat (perubahan)," kata Andrea Russo, asisten profesor di University of Pittsburgh.

Para ilmuwan meneliti sekitar 175 orang dewasa berusia antara 70 hingga 79 tahun. Pada awal penelitian, para partisipan memiliki kesehatan mental yang baik dan memiliki pemindaian otak yang normal.

baca juga

Beberapa kali selama 14 tahun, peserta berjalan sejauh 18 kaki di lorong dengan kecepatan berjalan yang mereka anggap normal, sementara asisten peneliti menentukan waktunya.

Pada akhir penelitian, para peneliti menguji peserta lagi untuk ketajaman mental mereka dan melakukan pemindaian otak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi: Makan Cokelat Tingkatkan Kemampuan Kognitif

Studi: Makan Cokelat Tingkatkan Kemampuan Kognitif

Health | Sabtu, 01 Juli 2017 | 11:41 WIB

Cara Membaca Pikiran Manusia Mulai Terkuak

Cara Membaca Pikiran Manusia Mulai Terkuak

Tekno | Kamis, 29 Juni 2017 | 19:38 WIB

Studi: Rutin Bercinta Tingkatkan Kemampuan Mengingat

Studi: Rutin Bercinta Tingkatkan Kemampuan Mengingat

Lifestyle | Sabtu, 24 Juni 2017 | 00:10 WIB

Kocak, Resto Ini Pekerjakan Lansia yang Demensia, Apa Jadinya?

Kocak, Resto Ini Pekerjakan Lansia yang Demensia, Apa Jadinya?

Lifestyle | Selasa, 13 Juni 2017 | 20:17 WIB

Peneliti Prediksi Bumi Lebih "Basah" di Masa Depan

Peneliti Prediksi Bumi Lebih "Basah" di Masa Depan

Tekno | Senin, 12 Juni 2017 | 15:16 WIB

Pendarahan Otak Usai Cium Kanvas, Petinju Ini Koma

Pendarahan Otak Usai Cium Kanvas, Petinju Ini Koma

News | Senin, 12 Juni 2017 | 14:24 WIB

Punya Hubungan Baik, Anda Bisa Terhindar dari Risiko Demensia

Punya Hubungan Baik, Anda Bisa Terhindar dari Risiko Demensia

Health | Rabu, 03 Mei 2017 | 11:30 WIB

Pentingnya Stimulasi Otak Sejak Muda

Pentingnya Stimulasi Otak Sejak Muda

Health | Minggu, 23 April 2017 | 17:56 WIB

Game Online Ini Bisa Bantu Ilmuwan Pelajari Demensia

Game Online Ini Bisa Bantu Ilmuwan Pelajari Demensia

Health | Jum'at, 18 November 2016 | 05:56 WIB

Kesepian? Hati-hati Kena Penyakit Pikun Lebih Dini

Kesepian? Hati-hati Kena Penyakit Pikun Lebih Dini

Health | Kamis, 03 November 2016 | 09:04 WIB

Terkini

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan

Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:52 WIB

Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal

Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:10 WIB

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

Sumut | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:05 WIB

×