Game Online Ini Bisa Bantu Ilmuwan Pelajari Demensia

Dythia Novianty | Suara.com

Jum'at, 18 November 2016 | 05:56 WIB
Game Online Ini Bisa Bantu Ilmuwan Pelajari Demensia
Ilustrasi orang tua terkena demensia. [shutterstock]

Suara.com - Sebuah "game online" tentang perjalanan mantan penjelajah laut tua yang telah kehilangan ingatannya, telah membantu para ilmuwan mempelajari demensia internasional yang luas, memberikan hasil awal yang penting tentang kemampuan orientasi manusia.

Permainan berjudul "Sea Quest Hero" yang dikembangkan oleh Deutsche Telekom dan Alzheimer Research UK, diluncurkan pada Mei lalu dan telah menghasilkan cukup data membantu menciptakan patokan global mengenai proses navigasi otak manusia dan bagaimana mereka membedakan antara laki-laki dan perempuan, serta antara muda dan tua.

Permainan ini telah dimainkan lebih dari 2,4 juta kali di seluruh dunia, memberikan penelitian berbasis lab yang setara dengan lebih dari 9.400 tahun.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jumlah orang dengan demensia pada tahun 2015 diperkirakan mencapai 47,5 juta. Angka ini meningkat pesat seiring meningkatnya harapan hidup dan usia masyarakat. Jumlah kasus demensia diproyeksikan mencapai 75,6 juta pada tahun 2030. Jumlah tersebut meningkat lebih dari tiga kali lipat di antara sekarang dan tahun 2050.

Demensia dengan kondisi yang tak tersembuhkan, penyebab utama kecacatan dan ketergantungan. Di beberapa negara maju, demensia mulai menyalip penyakit jantung sebagai penyebab kematian.

Demensia disebabkan oleh penyakit otak dengan yang paling umum, yakni penyakit Alzheimer. Demensia mengakibatkan hilangnya sel-sel otak dan mempengaruhi memori, berpikir, perilaku, navigasi, kemampuan spasial dan kemampuan untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Hugo Spiers, ilmuwan syaraf Universitas Inggris Kolese London yang juga memimpin regu peneliti, mengatakan penelitian menggunakan media "tokoh laut" itu belum pernah terjadi sebelumnya, baik dalam skala maupun akurasi.

"Temuan permainan ini menghasilkan potensi besar mendukung perkembangan penting dalam penelitian demensia," katanya.

Dalam hasil awal yang diterbitkan dan dipersentasikan dalam konferensi neuroscience di Amerika Serikat, para ilmuwan menemukan bahwa kemampuan navigasi spasial mulai menurun menjelang usia dewasa dan terus berlanjut seiring bertambahnya usia.

Misalnya, pemain berusia 19 tahun, 74 persennya cenderung akurat mengenai sasaran selama pertandingan, dibandingkan dengan 46 persen pemain dengan usia antara 75 tahun.

Spiers mengatakan ini sangat kontras dengan temuan pada penelitian kecil sebelumnya, yang menyebutkan bahwa penurunan (kemampuan) mulai banyak terjadi di kemudian hari.

Walaupun kerusakan memori sangat normal terjadi sebagai bagian dari penuaan, Spiers menjelaskan kerusakan tersebut tidak seluruhnya. Namun bagaimanapun, kerusakan memori ini umum terjadi pada orang dengan demensia.

Ini berarti patokan yang ditetapkan oleh data awal dari pemain "Sea Hero Quest", membuka jalan untuk menemukan perubahan awal navigasi spasial, katanya.

Hal ini membuat demensia berpotensi didiagnosis jauh sebelum seseorang menunjukan gejala kehilangan memori umum. Pada gilirannya, ini bisa memungkinkan untuk diagnosis dini dan pengobatan pasien.

Karena data permainan menunjukkan perubahan dalam kemampuan navigasi spasial (baik penurunan dan perbaikan), itu juga bisa digunakan dalam uji coba obat di masa depan dan untuk menilai kemungkinan efektivitas perawatan, kata para peneliti. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kesepian? Hati-hati Kena Penyakit Pikun Lebih Dini

Kesepian? Hati-hati Kena Penyakit Pikun Lebih Dini

Health | Kamis, 03 November 2016 | 09:04 WIB

Senam Poco-poco, Cara Mudah Mencegah Kepikunan

Senam Poco-poco, Cara Mudah Mencegah Kepikunan

Health | Kamis, 10 Maret 2016 | 20:09 WIB

Jangan Sepelekan Pikun Pada Lansia

Jangan Sepelekan Pikun Pada Lansia

Health | Kamis, 10 Maret 2016 | 16:47 WIB

Kasus Baru Demensia Muncul Setiap Tiga Detik

Kasus Baru Demensia Muncul Setiap Tiga Detik

Health | Kamis, 10 Maret 2016 | 14:08 WIB

Studi: Tiga Gelas Sampanye Sehari Bisa Cegah Alzheimer

Studi: Tiga Gelas Sampanye Sehari Bisa Cegah Alzheimer

Health | Senin, 09 November 2015 | 09:41 WIB

Terkini

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB