Ini Dampak Terburuk Hisap Ganja Sejak Remaja

Minggu, 09 Juli 2017 | 10:14 WIB
Ini Dampak Terburuk Hisap Ganja Sejak Remaja
Ilustrasi ganja. (Shutterstock)

Suara.com - Mengonsumsi ganja setiap hari dapat meningkatkan risiko remaja mengalami psikotik berulang sebanyak 159 persen. Pernyataan ini didukung studi ilmiah.

Pengalaman psikotik mencakup pengalaman penyimpangan persepsi. Seseorang akan merasakan bahwa sesuatu di luar diri adalah bagian dari tubuh mereka.

Mereka juga akan sering  berpikir bahwa mereka diperlakukan dengan tidak benar dan tidak adil.

"Temuan kami mengkonfirmasi bahwa menjadi pengguna ganja yang teratur selama masa remaja, memang terkait dengan risiko gejala psikotik," kata pemimpin penulis Josiane Bourque, mahasiswa doktoral di Universite de Montreal (UdeM), Kanada.

"Meski jarang terjadi dan dengan demikian tidak bermasalah bagi remaja, tapi pengalaman ini dilaporkan terus berlanjut, dari tahun ke tahun, ada peningkatan risiko psikotik pertama atau kondisi kejiwaan lainnya," Bourque menambahkan.

Temuan tersebut, yang diterbitkan dalam Journal of Child Psychology and Psychiatry, mengungkapkan bahwa mereka yang terus-menerus mengkonsumsi ganja, terkadang menyalahgunakan zat itu sepekan sekali atau lebih sering setiap hari.

Angka ini 159 persen meningkatkan risiko pengembangan psikosis, seperti pengalaman.

Penggunaan ganja mengurangi kemampuan seseorang untuk menolak perilaku sosial yang tidak dapat diterima sebagai respons terhadap stimulus tertentu.

Peningkatan risiko depresi akibat penggunaan ganja juga sering dianggap berada di belakang onset psikosis, kata para peneliti.

Baca Juga: Studi: Ganja Bisa Bikin Otak Kembali Muda

"Hasil kami menunjukkan bahwa penggunaan ganja berhubungan dengan sejumlah gejala kesehatan kognitif dan mental, peningkatan gejala depresi, seperti pikiran negatif dan mood yang buruk. Ini dapat menjelaskan hubungan antara penggunaan ganja dan meningkatnya jenis psikotik. Pengalaman mereka di masa muda," kata Bourque.

Temuan ini memiliki implikasi klinis yang penting untuk program pencegahan penggunaan ganja pada kaum muda, yang melaporkan adanya pengalaman psikotik yang terus-menerus.

"Sementara mencegah penggunaan ganja pada remaja harus menjadi tujuan semua strategi obat, pendekatan pencegahan yang ditargetkan sangat diperlukan, untuk menunda dan mencegah penggunaan ganja pada orang muda yang berisiko mengalami psikosis," kata Patricia Conrod, profesor UdeM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI