Waspada! Penyakit Ini Menghantui Pekerja yang Tak Kenal Waktu

Chaerunnisa | Dinda Rachmawati | Suara.com

Senin, 17 Juli 2017 | 13:00 WIB
Waspada! Penyakit Ini Menghantui Pekerja yang Tak Kenal Waktu
Bekerja tak kenal waktu waspadai atrial fibrilasi (Shutterstock)

Suara.com - Anda termasuk orang yang bekerja tak kenal waktu hingga menghabiskan berpuluh-puluh jam dalam sepekan? Jika ya, sebaiknya mulai sekarang Anda perlu berhati-hati.

Pasalnya, kebiasaan bekerja tak kenal waktu dapat meningkatkan risiko pengembangan ritme jantung tidak teratur atau yang dikenal sebagai atrial fibrilasi.

Menurut sebuah penelitian, kondisi ini dapat berkontribusi pada pengembangan penyakit stroke, dan gagal jantung.

Temuan menunjukkan, dibandingkan mereka yang bekerja pada waktu normal, yakni antara 35-40 jam per minggu, mereka yang bekerja 55 jam atau lebih memiliki kemungkinan 40 persen mengalami atrial fibrilasi.

"Peningkatan risiko ekstra hingga 40 persen ini merupakan bahaya penting bagi orang-orang yang memiliki risiko penyakit kardiovaskular tinggi karena faktor risiko lain, seperti usia lanjut, jenis kelamin laki-laki, diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, kelebihan berat badan, merokok, dan tidak aktif secara fisik atau hidup dengan penyakit kardiovaskular yang mapan," kata Mika Kivimaki, Profesor di University College London.

Hal ini, lanjut Mika, menunjukkan bahwa bisa menjadi salah satu mekanisme yang menjelaskan peningkatan risiko stroke yang diamati sebelumnya, di antara mereka yang bekerja berjam-jam.

"Atrial fibrilasi diketahui berkontribusi terhadap perkembangan stroke, tetapi juga hasil kesehatan buruk lainnya seperti gagal jantung dan demensia terkait stroke," jelas dia.

Untuk penelitian yang dipublikasikan di European Heart Journal, tim tersebut menganalisis data dari 85.494 lelaki dan perempuan dari Inggris, Denmark, Swedia, dan Finlandia.

Selama masa tindak lanjut 10 tahun, ada 1.061 kasus baru atrial fibrrilasi. Ini memberikan tingkat kejadian 12,4 per 1.000 orang dalam penelitian tersebut, namun di antara 4.484 orang yang bekerja 55 jam atau lebih, kejadian tersebut mencapai 17,6 per 1.000 orang. (Boldsky)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cegah Penyakit Kardiovaskular, Yuk Kerja Sambil Berdiri di Kantor

Cegah Penyakit Kardiovaskular, Yuk Kerja Sambil Berdiri di Kantor

Health | Sabtu, 10 Juni 2017 | 12:29 WIB

Ini Dampaknya bagi Anda yang Berselancar di Internet Lebih 6 Jam

Ini Dampaknya bagi Anda yang Berselancar di Internet Lebih 6 Jam

Health | Kamis, 08 Juni 2017 | 09:05 WIB

Bekerja dari Rumah Ternyata Bisa Picu Stres dan Insomnia

Bekerja dari Rumah Ternyata Bisa Picu Stres dan Insomnia

Health | Jum'at, 17 Februari 2017 | 08:17 WIB

Pekerja Shift, Lakukan Tips Ini Agar Tetap Sehat

Pekerja Shift, Lakukan Tips Ini Agar Tetap Sehat

Health | Minggu, 30 Oktober 2016 | 10:17 WIB

Pekerja Shift, Hati-hati Diincar Penyakit Ini!

Pekerja Shift, Hati-hati Diincar Penyakit Ini!

Health | Kamis, 27 Oktober 2016 | 19:24 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB