Sering Rontgen Bisa Sebabkan Kanker, Benarkah?

Ririn Indriani

Senin, 31 Juli 2017 | 07:10 WIB
Sering Rontgen Bisa Sebabkan Kanker, Benarkah?
Ilustrasi rontgen. (Shutterstock)

Suara.com - Salah satu pemeriksaan medis yang paling sering dilakukan untuk mendiagnosis suatu penyakit adalah foto rontgen. Tapi, katanya pemeriksaan ini bisa menyebabkan kanker, apakah benar? Seberapa penting foto rontgen dilakukan? Seberapa sering saya harus melakukannya jika tak mau terkena kanker?

Mungkin Anda sudah tak asing lagi dengan pemeriksaan rontgen alias x-ray. Foto rontgen dilakukan dengan menggunakan sinar X yang berfungsi untuk ‘membaca’ kondisi tulang Anda.

pemeriksaan ini termasuk pemeriksaan yang paling dasar untuk membantu dokter dalam mendiagnosis dan memantau suatu penyakit. Dan, perlu Anda ketahui bahwa ada banyak jenis foto rontgen yang tersedia.

Hal tersebut tergantung pada tujuan dan bagian tubuh mana yang terkena penyakit, msalnya mammogram, yang berfungsi mendeteksi penyakit kanker payudara. Lantas, penyakit apa saja yang membutuhkan rontgen? Berikut beberapa kondisi yang mengharuskan Anda untuk melakukan rontgen yang dihimpun hellosehat.com, dan ulasan lebih jauh tentang rontgen.
1. Kanker tulang
2. Tumor payudara
3. Pembesaran jantung
4. Penyumbatan pada pembuluh darah
5. Gangguan fungsi paru-paru
6. Patah tulang
7. Infeksi
8. Arthritis
9. Osteoporosis
10. Gigi bolong

Apakah foto rontgen aman untuk dilakukan?
Sampai saat ini aman atau tidaknya rontgen untuk dilakukan masih menjadi perdebatan di antara ahli kesehatan.Beberapa penelitian menyatakan bahwa sinar X yang digunakan ketika seseorang menjalani rontgen dapat menyebabkan perubahan DNA atau mutasi.

Kondisi tersebut yang kemudian meningkatkan risiko kanker di masa yang akan datang. Penelitian yang dilakukan di Amerika pada tahun 2007 menemukan bahwa orang yang melakukan rontgen menjadi memiliki peluang 0,6-1,8 persen lebih besar untuk mengalami kanker.

Walau begitu, peningkatan risiko kanker ini terjadi dalam angka yang sangat kecil dan dipengaruhi juga dengan faktor lainnya, seperti riwayat keluarga serta gaya hidup. Secara umum, rontgen aman untuk dilakukan karena para ahli telah mengatur serta menyesuaikan dosis radiasi yang dapat ditoleransi oleh orang dewasa.

Lalu seberapa sering saya boleh menjalani foto rontgen?
Mungkin kemudian Anda bertanya, seberapa banyak foto rontgen yang aman untuk dilakukan. Sebenarnya, tak ada jawaban pasti untuk hal ini, bahkan para ahli tidak mengetahui jumlah frekuensi yang aman untuk melakukan foto rontgen.

Ini dikarenakan foto rontgen akan selalu memiliki risiko meski dalam tingkat yang kecil. Namun, risiko tersebut tidak lebih penting jika dibandingkan tujuan dari pemeriksaan ini – untuk mengetahui kondisi kesehatan.

Pemeriksaan ini sangat penting dilakukan ketika memang dokter Anda membutuhkannya untuk mengetahui kondisi penyakit yang Anda derita. Jika hal ini terjadi, maka jangan menolak untuk melakukan rontgen.

Namun, terkadang Anda tetap diminta untuk melakukannya meski tak terlalu penting bagi kondisi kesehatan Anda. Oleh karena itu, sebaiknya tanyakan kembali pada dokter atau tim medis Anda, seberapa penting pemeriksaan ini harus dilakukan.

Bila memang tidak penting, maka sebaiknya hindari foto rontgen karena hanya kan membuat jumlah radiasi di dalam tubuh bertambah.

Apakah semua orang boleh menjalani foto rontgen?
Meskipun tergolong aman, karena dosis radiasi yang digunakan tidak terlalu besar. Namun pemeriksaan ini bisa berbahaya bagi bayi dan janin yang sedang berkembang. Perkembangan dan pertumbuhan bayi dan janin yang ada di dalam kandungan bisa terhambat akibat terpapar sinar X.

Janin dan bayi sedang dalam masa di mana jaringan dan sel mereka tumbuh dengan cepat. Paparan sinar X dapat menghambat, menghentikan, bahkan mengubah struktur jaringan menjadi tidak normal.

Bukan tidak mungkin pemeriksaan ini mengakibatkan keguguran, bayi lahir cacat, dan kanker pada bayi. Oleh karena itu, bayi tidak dianjurkan untuk melakukan foto rontgen.

Sementara pada ibu hamil, sebenarnya masih bisa dipertimbangkan untuk melakukan foto rontgen, apabila bagian tubuh yang diperiksa adalah bagian kaki, tangan, kepala, atau dada. Selama tidak terkena bagian perut – di mana janin ada di dalamnya – ibu hamil masih mungkin melakukan pemeriksaan ini.

Namun, sebelum melakukannya lebih baik utarakan jika Anda hamil pada dokter Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tinggi Lelaki Pengaruhi Pengembangan Risiko Kanker Prostat?

Tinggi Lelaki Pengaruhi Pengembangan Risiko Kanker Prostat?

Health | Rabu, 26 Juli 2017 | 06:53 WIB

Obat Baru Kanker Ini Punya Efek Samping Tak Terduga

Obat Baru Kanker Ini Punya Efek Samping Tak Terduga

Health | Senin, 24 Juli 2017 | 11:12 WIB

Apa yang Dimaksud dengan Sistema Tulang Intak?

Apa yang Dimaksud dengan Sistema Tulang Intak?

Health | Kamis, 13 Juli 2017 | 12:33 WIB

Terkini

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sumsel | Selasa, 01 September 2026 | 23:49 WIB

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:43 WIB

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:36 WIB

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:12 WIB

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:01 WIB

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Banten | Selasa, 01 September 2026 | 22:53 WIB

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 22:47 WIB

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Jatim | Selasa, 01 September 2026 | 22:42 WIB

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

News | Selasa, 01 September 2026 | 22:35 WIB

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Sport | Selasa, 01 September 2026 | 22:30 WIB

×