Ketimbang Perempuan, Lelaki Lebih Rentan Derita Penyakit Menular

Ririn Indriani | Risna Halidi | Suara.com

Selasa, 08 Agustus 2017 | 16:18 WIB
Ketimbang Perempuan, Lelaki Lebih Rentan Derita Penyakit Menular
Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Seperti yang telah diketahui, hormon seks sangat mempengaruhi masing-masing sifat khas baik bagi perempuan maupun laki-laki. Contohnya pembesaran payudara dan pelebaran pinggul pada perempuan dan peningkatan massa otot maupun pertumbuhan rambut di bagian wajah pada laki-laki.

Tapi ternyata, lebih dari itu hormon seks juga memiliki dampak besar pada sistem kekebalan tubuh untuk membantu melawan dan melindungi dari penyakit. Seperti yang dikutip dari MailOnline, hal tersebut memiliki dasar evolusi yang mengatakan bahwa laki-laki lebih sulit terkena virus, namun sistem kekebalan tubuh yang reaktif membuat mereka lebih rentan terhadap penyakit autoimun dan alergi.

Virus sendiri melihat laki-laki lebih rentan dibanding perempuan. Laki-laki juga lebih banyak meninggal secara signifikan akibat penyakit menular daripada perempuan. Misalnya, laki-laki 1,5 kali lebih mungkin meninggal karena TBC, dan dua kali lebih mungkin terkena limfoma Hodgkin setelah  terinfeksi virus Epstein-Barr (EBV).

Kaum Adam juga lima kali lebih mungkin terkena kanker setelah terinfeksi human papillomavirus (HPV), dibandingkan perempuan. Ini terjadi, karena sistem kekebalan tubuh perempuan dapat merespons lebih kuat terhadap serbuan asing, terutama virus.

Sementara hormon testosteron laki-laki cenderung meredam respons kekebalan tubuh, hormon estrogen perempuan dapat meningkatkan jumlah sel imun dan intensitas responnya. Sehingga nantinya, perempuan bisa pulih lebih cepat dari infeksi dibandingkan laki-laki.

Perempuan dikenal telah mengembangkan banyak mekanisme untuk menularkan infeksi terutama dari ibu ke anak selama masa kehamilan, kelahiran atau saat menyusui. Jadi bisa dikatakan, perempuan adalah kapal yang lebih baik bagi virus.

Sementara itu, virus juga telah memilih laki-laki sebagai jenis kelamin yang lebih lemah hingga mempopulerkan istilah 'flu laki-laki'. Hal tersebut juga merupakan tanda bahwa laki-laki terlalu mendramatisasi gejala flu dan merupakan sebuah bukti bahwa pada kenyataannya mereka dapat menderita lebih sering karena virus dapat mengurangi respons imun mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Cuma Dewasa, Tuberkulosis Juga Bisa Menyerang Anak

Tak Cuma Dewasa, Tuberkulosis Juga Bisa Menyerang Anak

Health | Selasa, 11 April 2017 | 20:39 WIB

Ini yang Bikin Kasus TB Masih Tinggi di Indonesia

Ini yang Bikin Kasus TB Masih Tinggi di Indonesia

Health | Selasa, 11 April 2017 | 18:40 WIB

Saat Ciuman Hati-hati Diincar Enam Penyakit Ini!

Saat Ciuman Hati-hati Diincar Enam Penyakit Ini!

Health | Kamis, 06 April 2017 | 19:39 WIB

Terkini

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB