Ini Mengapa Kanker Kepala Leher Tak Sepopuler Kanker Lain

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Kamis, 10 Agustus 2017 | 16:12 WIB
Ini Mengapa Kanker Kepala Leher Tak Sepopuler Kanker Lain
Waspada kanker leher dan kepala. (Shutterstock)

Suara.com - Kasus kanker kepala leher mungkin tak sepopuler jenis kanker lain seperti kanker payudara, kanker serviks, kanker paru hingga kanker usus. Namun data Globocan menyebut bahwa prevalensi kasus kanker kepala leher memiliki tingkat kematian yang tinggi.

Sekitar 10 persen dari 100 ribu penduduk yang mengidap kanker kepala leher, hanya 3 persen di antaranya yang selamat.

Dokter Marlinda Adham, SpTHT-KL(K) dari RS Cipto Mangunkusumo mengatakan bahwa insiden kanker kepala leher tidak begitu populer, karena letaknya yang tersembunyi sehingga tak disadari penderitanya dan ditemukan pada stadium lanjut

"Gejala awal sulit dikenali, kalau ada benjolan nggak terdeteksi. Atau kalau ada lesi di lidah hanya dikira ada sariawan biasa," ujar dr Marlinda pada temu media seputar Kanker Kepala Leher di RSCM, Kamis (10/8/2017).

Selain gejala yang sulit dideteksi, faktor lainnya yang menyebabkan kanker ini ditemukan dalam stadium lanjut adalah pengobatan yang tertunda baik dari dokter maupun pasien. Ketika terdeteksi kanker dan dokter meminta biopsi, tak sedikit pasien yang menganggap bahwa proses tersebut justru meningkatkan penyebaran kanker.

"Sebaliknya dokternya juga kalau pasien aware, justru dokter menganggap sariawan biasa," tambah dia.

Keenganan pasien melalukan kontrol dan setelah treatment berjalan juga dapat meningkatkan risiko kekambuhan. Apalagi menurut Marlinda, kanker pada kepala dan leher memiliki risiko kekambuhan yang cukup tinggi mencapai 30 persen.

"Sistem BPJS yang membatasi satu pemeriksaan satu minggu juga jadi hambatan dalam penanganan kanker kepala leher. Misalnya saya minta 6 pemeriksaan berarti baru bisa selesai 6 minggu. Padahal kita kejar-kejaran dengan perkembangan penyakit," terang dia.

Kanker kepala leher sendiri meliputi kanker hidung, kanker nasofaring, kanker mata, kanker rongga mulut, kanker laring, kanker ludah hingga kanker tiroid. Kanker nasofaring merupakan jenis kanker kepala leher yang memiliki angka kejadian yang tinggi di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi: Nanopartikel Emas Berguna Obati Kanker Paru

Studi: Nanopartikel Emas Berguna Obati Kanker Paru

Health | Selasa, 08 Agustus 2017 | 12:34 WIB

Waspada, Sakit Gusi Berisiko Idap Kanker Ini!

Waspada, Sakit Gusi Berisiko Idap Kanker Ini!

Health | Kamis, 03 Agustus 2017 | 16:00 WIB

Sering Rontgen Bisa Sebabkan Kanker, Benarkah?

Sering Rontgen Bisa Sebabkan Kanker, Benarkah?

Health | Senin, 31 Juli 2017 | 07:10 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB