Makan Udang meski Alergi, Perempuan Ini Jemput Ajalnya Sendiri

Chaerunnisa | Suara.com

Selasa, 22 Agustus 2017 | 07:45 WIB
Makan Udang meski Alergi, Perempuan Ini Jemput Ajalnya Sendiri
Ilustrasi udang. (Shutterstock)

Suara.com - Khoo Siew Hong tahu dirinya alergi udang. Namun, perempuan berusia 60 tahun itu masih terus makan beberapa ekor udang, hingga membuatnya menjemput ajalnya sendiri.

Dia mulai gatal setelah makan dua udang yang telah disiapkan pembantunya untuk laksa pada 8 Maret lalu. Dia kemudian lemas, dan meninggal dunia di rumah sakit karena reaksi alergi terhadap udang.

State Coroner Marvin Bay pada hari Senin, 21 Agustus, mengatakan kematian Khoo Siew Hong merupakan "kesalahan fatal yang sangat disayangkan". Dan ini menunjukkan betapa pentingnya memerhatikan alergi makanan dengan serius.

"Reaksi alergi terhadap udang, dan kerang, serta makanan laut lainnya tidak dapat diprediksi, dengan berbagai gejala antara individu yang satu dengan yang lain. Seorang individu mungkin tidak selalu mengalami gejala yang sama dalam setiap reaksinya, yang mungkin telah membuat Moo Khoo merasa puas. Harusnya kondisi ini bisa segera ditangani, dan dikontrol. Seringkali, reaksi alergi menjadi lebih parah dengan setiap eksposur yang menerpanya," ujar dia.

Petugas pemeriksa mayat tersebut mengatakan, bahwa Khoo, yang sebelum ajal menjemputnya telah menggunakan kursi roda untuk berkeliling, tinggal dengan saudara perempuan dan dua orang pembantu (Rosemarie Bastareche dan Madam Ten Ah Boh) di sebuah flat di Lorong 3 Geylang.

Pada tanggal 4 Maret, mereka berempat pergi ke restoran Shin Yeh di mal perbelanjaan Liang Court untuk makan siang, di mana Khoo makan beberapa pangsit udang tanpa menderita reaksi alergi. Empat hari kemudian, sekitar tengah hari, dia ingin makan udang yang disiapkan untuk laksa yang akan disantapnya, dan pelayannya memberi dia dua potong udang.

Sekitar 2,5 jam kemudian, Khoo mengeluh karena gatal. Bastareche memberinya tablet antihistamin yang diresepkan oleh dokter dari Rumah Sakit Tan Tock Seng (TTSH).

Kira-kira lima menit kemudian, Bastareche menyadari wajah Khoo sudah mulai mengalami ruam, dan terlihat mengalami pembengkakan. Ruam segera meningkat dalam intensitas cepat. Setelah sekitar 20 menit, Khoo mengeluh sesak napas.

Bastareche mengoleskan beberapa minyak obat ke lubang hidungnya, dan memberi tahu Madam Ten. Saat Khoo merasa lemas, pembantu tersebut langsung menghubungi Singapore Civil Defence Force (SCDF).

Dengan bantuan petugas SCDF di telepon, Bastareche melakukan resusitasi kardiopulmoner (CPR) pada Khoo sampai paramedis tiba pada pukul 03.40 pagi. Khoo kemudian dilarikan ke TTSH dan diberi 12 dosis adrenalin. Namun, dia tidak sadar kembali.

Dengan persetujuan keluarganya, Khoo dipakaikan ventilator, dan meninggal sekitar pukul 09.50. Khoo kemudian ditemukan telah meninggal karena reaksi alergi yang parah atau anafilaksis yang terkait dengan alergi makanan.

Menurut sebuah laporan autopsi, Khoo mengalami akumulasi cairan di laringnya, sebuah gejala yang terkait dengan reaksi alergi. Dan paru-parunya mengalami kemunduran.

Atas kondisi itu, orang-orang yang menderita alergi udang atau kerang harus melakukan tindakan pencegahan tertentu.

"Satu-satunya cara mutlak untuk mencegah alergi udang atau kerang adalah dengan menghindari semua produk yang mengandung udang ataupun kerang. Saat makan di restoran, sebaiknya periksa bagaimana makanan disiapkan, dan baca label makanan dengan saksama." (StraitsTimes)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Duh, Perempuan Ini Alergi pada Suaminya Sendiri!

Duh, Perempuan Ini Alergi pada Suaminya Sendiri!

Health | Senin, 21 Agustus 2017 | 14:34 WIB

Begini Cara Aman Atasi Biduran Saat Hamil

Begini Cara Aman Atasi Biduran Saat Hamil

Health | Rabu, 19 Juli 2017 | 19:08 WIB

Anak Cemas, Bisa Jadi karena Alergi Makanan

Anak Cemas, Bisa Jadi karena Alergi Makanan

Health | Sabtu, 01 Juli 2017 | 14:22 WIB

Ingin Anak Terhindar dari Alergi, Kenalkan Makanan ini Lebih Awal

Ingin Anak Terhindar dari Alergi, Kenalkan Makanan ini Lebih Awal

Health | Sabtu, 10 Juni 2017 | 14:00 WIB

Cara Mengatasi Kulit Melenting Akibat Alergi Deterjen

Cara Mengatasi Kulit Melenting Akibat Alergi Deterjen

Health | Kamis, 18 Mei 2017 | 16:48 WIB

Tinggal di Rumah Kaca, Perempuan Ini Alergi Hampir Segala Hal

Tinggal di Rumah Kaca, Perempuan Ini Alergi Hampir Segala Hal

Health | Senin, 10 April 2017 | 11:51 WIB

Kasihan, Badan Perempuan Ini Bengkak Gara-gara Alergi Obat

Kasihan, Badan Perempuan Ini Bengkak Gara-gara Alergi Obat

Health | Jum'at, 10 Maret 2017 | 19:17 WIB

Enam Fakta Perempuan Alergi Sperma

Enam Fakta Perempuan Alergi Sperma

Health | Kamis, 23 Februari 2017 | 19:31 WIB

Anda Alergi Celana Dalam? Ketahui Fakta Ini

Anda Alergi Celana Dalam? Ketahui Fakta Ini

Health | Jum'at, 10 Februari 2017 | 12:06 WIB

Terkini

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB