Ditemukan, Mangga Anti Kanker

Chaerunnisa

Minggu, 03 September 2017 | 07:18 WIB
Ditemukan, Mangga Anti Kanker
Mangga anti kanker (AsiaOne)

Suara.com - Periset di Universitas Nare-suan di Phitsanulok, Thailand Utara, telah mengembangkan sebuah mangga yang dapat mengurangi risiko tertular beberapa jenis kanker. Mereka juga merancang aplikasi roll-on untuk perempuan menghilangkan noda deodoran dan bulu di ketiak.

Terobosan yang diresmikan pekan ini dibiayai oleh Dana Penelitian Thailand di bawah Royal Golden Jubilee PhD Programme.

Dosen Fakultas Pertanian, Sumber Daya Alam dan Lingkungan Asst Prof Dr Peerasak Chaiprasart menjelaskan, mangga Mahachanok mengandung anti-oksidan, antosianin, dan karotenoid.

Karotenoid biasa ditemukan dalam buah dan sayuran berwarna kuning, oranye, dan merah. Karotenoid bermanfaat untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh, dan mengurangi risiko berbagai jenis kanker, penyakit jantung, katarak, dan degenerasi makula di retina mata terkait usia.

Antosianin yang menghasilkan pigmen merah, ungu dan biru, memperlambat degenerasi sel dan mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke dan membunuh mikroorganisme patogen dalam sistem gastrointestinal.

Dr Peerasak mengatakan, mangga Mahachanok (Mangifera indica) merupakan hibrida atau persilangan antara mangga Nangang Klang Wan Thailand dan mangga Sunset Australia, memiliki kulit merah-ungu atau kuning-merah saat matang.

Para periset menemukan, bahwa memasukkan metil jasmonat ke dalam mangga pra panen menghasilkan kadar vitamin C, glukosa, fruktosa, sukrosa, dan karotenoid.

Metil jasmonate plus ethephon, keduanya aman dan tidak meninggalkan residu, meningkatkan kadar karotenoid hingga 50 persen.

Dr Peerasak mengatakan, universitas akan terus mengerjakan proyek tersebut, dan berharap para petani dapat menumbuhkan mangga Mahachanok, bahkan di luar musim tanam yang biasanya jatuh pada April-Juni. Mereka juga berharap, para petani dapat menghasilkan buah berwarna merah dan sehat yang sangat diminati.

Selain mangga anti kanker, peneliti juga berhasil menemukan obat anti rambut rontok dengan menggunakan Waan-Ma-Haa-Mek (Curcuma aeruginosa Roxb) yang dikembangkan di pusat penelitian Universitas Herb Tech.

Asst Prof Kornkanok Ingkaninant mengatakan, timnya menemukan ekstrak Waan-Ma-Haa-Mek dapat digunakan untuk mengurangi rambut rontok pada lelaki. Mereka pun telah mendapatkan hak patennya, dan meneruskan teknologi ke Siam Nawat Co tahun lalu.

Produk Waan-Ma-Haa-Mek terbaru merupakan anti rambut rontok untuk perempuan, yang menurut Kornkanok menghasilkan hasil signifikan saat 30 sukarelawan menjalani uji klinis selama empat pekan. (AsiaOne)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pasien Kanker Harus Perbanyak Konsumsi Lemak, Ini Alasannya

Pasien Kanker Harus Perbanyak Konsumsi Lemak, Ini Alasannya

Health | Selasa, 29 Agustus 2017 | 18:00 WIB

Konsumsi Gula Berlebih Picu Kanker?

Konsumsi Gula Berlebih Picu Kanker?

Health | Selasa, 29 Agustus 2017 | 16:48 WIB

Dikira Sakit Gigi, Perempuan Ini Meninggal Idap Kanker Tulang

Dikira Sakit Gigi, Perempuan Ini Meninggal Idap Kanker Tulang

Health | Senin, 28 Agustus 2017 | 14:11 WIB

Ini Tips Cegah Kanker dengan Cara Menyenangkan

Ini Tips Cegah Kanker dengan Cara Menyenangkan

Health | Kamis, 24 Agustus 2017 | 10:53 WIB

Makanan yang Dibakar dengan Arang Bisa Memicu Kanker?

Makanan yang Dibakar dengan Arang Bisa Memicu Kanker?

Health | Rabu, 23 Agustus 2017 | 22:07 WIB

Bintik Hitam di Kuku, Awas! Bisa Jadi Kanker

Bintik Hitam di Kuku, Awas! Bisa Jadi Kanker

Health | Rabu, 23 Agustus 2017 | 08:00 WIB

Sebabkan Kanker, Johnson & Johnson Diminta Ganti Rugi Rp5,5 T

Sebabkan Kanker, Johnson & Johnson Diminta Ganti Rugi Rp5,5 T

News | Rabu, 23 Agustus 2017 | 06:05 WIB

Mamografi Usia 40 Kurangi Risiko Kematian karena Kanker Payudara

Mamografi Usia 40 Kurangi Risiko Kematian karena Kanker Payudara

Health | Selasa, 22 Agustus 2017 | 11:11 WIB

Terkini

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB