Krisis Pelayanan Kesehatan, 38 Orang di Papua Meninggal

Chaerunnisa

Kamis, 28 September 2017 | 06:34 WIB
Krisis Pelayanan Kesehatan, 38 Orang di Papua Meninggal
Warga bernama Sugiono (32), kritis akibat terkena tembakan di Bandara Mopah, Kabupaten Merauke, Papua (suara.com/Lidya Salmah)

"Memang benar ada kematian di distrik tersebut sebanyak 38 kasus. Kematian yang terjadi tidak secara mendadak, tetapi merupakan akumulasi kematian sejak Maret 2017," ujarnya lagi.

Dari 38 warga yang meninggal, kata dia, laki-laki sebanyak 22 orang dan perempuan sebanyak 16 orang. Warga yang meninggal pada delapan kampung di Distrik Samenage yakni Kampung Samenage sebanyak 10 orang, Kampung Ison enam orang, Kampung Aspopo tiga orang.

Selanjutnya, Kampung Hugilokon enam orang, Kampung Muke tiga orang, Kampung Haleroma tiga orang, Kampung Notnare lima orang, dan Kampung Hirin dua orang.

"Berdasarkan usia, untuk usia 0-5 tahun tujuh orang, usia 6-16 tahun tiga orang, usia 16-25 tahun enam orang, dan usia 26-60 tahun sebanyak 22 orang," ujarnya pula.

Mantan Direktur RSUD Abepura itu merincikan pula, kematian pada Maret dua kasus kematian, Mei dua kasus kematian, Juni enam kasus kematian, Juli terjadi 12 kasus, dan Agustus terjadi 15 kasus kematian.

"Kami kesulitan mengetahui penyebab kematian itu, tetapi berdasarkan wawancara dengan masyarakat di kampung tersebut, analisis kemungkinan penyebab kematian antara lain Bronchopneumoni dan TBC atau penyakit paru-paru, diare atau penyakit saluran pencernaan, malaria dan HIV/AIDS," ujarnya lagi.

Sebelumnya dikabarkan sebanyak 38 warga di Distrik Semenage, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua dilaporkan meninggal dunia dalam kurun waktu Mei-Agustus 2017 karena sakit, dan tidak mendapat pelayanan kesehatan sebagaimana mestinya.

"Mereka yang meninggal itu karena sakit, ada yang batuk-batuk, mencret, sakit kepala, sakit pinggang, menurut saya penyakit ringan yang bisa sembuh setelah diberikan obat, tetapi karena petugas kesehatan tidak ada, tidak ada obat-obatan sehingga penyakit mereka berakhir dengan kematian," kata Pastor John Jonga.

Pastor yang melayani umat di wilayah Wamena, Kabupaten Jayawijaya, dan di Kabupaten Yahukimo itu mengatakan warga yang meninggal beragam usia dari orang dewasa hingga anak-anak.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gempa 5 SR Guncang Papua Barat

Gempa 5 SR Guncang Papua Barat

News | Rabu, 27 September 2017 | 03:32 WIB

Bahagianya, Dua Perpustakaan Anak Hadir di Sentani, Papua

Bahagianya, Dua Perpustakaan Anak Hadir di Sentani, Papua

Press Release | Kamis, 14 September 2017 | 13:26 WIB

Pakai Seragam Sekolah, 6 Pemandu Karaoke Ditangkap Polisi

Pakai Seragam Sekolah, 6 Pemandu Karaoke Ditangkap Polisi

News | Rabu, 13 September 2017 | 11:17 WIB

Wow! Ternyata Cuma Batu Ini Pembatas Indonesia dan Papua Nugini

Wow! Ternyata Cuma Batu Ini Pembatas Indonesia dan Papua Nugini

Video | Selasa, 12 September 2017 | 07:02 WIB

Berburu "Sunset" di Pantai Lampu Satu Merauke

Berburu "Sunset" di Pantai Lampu Satu Merauke

Video | Senin, 11 September 2017 | 18:01 WIB

3,4 Juta Warga Indonesia Buta Huruf, Terbanyak di Papua

3,4 Juta Warga Indonesia Buta Huruf, Terbanyak di Papua

News | Senin, 11 September 2017 | 12:33 WIB

Terkini

Ulasan Film Marrowbone: Sebuah Otopsi Psikologis Tentang Kehilangan dan Duka

Ulasan Film Marrowbone: Sebuah Otopsi Psikologis Tentang Kehilangan dan Duka

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 13:00 WIB

4 Orang Tewas di Penembakan Siswa di Sekolah Katolik Filipina, 9 Orang Luka

4 Orang Tewas di Penembakan Siswa di Sekolah Katolik Filipina, 9 Orang Luka

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:59 WIB

Beli Paket Data Dapat Cashback Rp17 Ribu di BRImo, Ini Cara Klaimnya

Beli Paket Data Dapat Cashback Rp17 Ribu di BRImo, Ini Cara Klaimnya

Bri | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:56 WIB

IHSG Betah di Level 6.400 pada Sesi I, Saham INET Melesat

IHSG Betah di Level 6.400 pada Sesi I, Saham INET Melesat

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:51 WIB

78 Tahun Berkarya, OT Group Gelar Upacara Kemerdekaan Demi Wujudkan Semangat Kebangsaan

78 Tahun Berkarya, OT Group Gelar Upacara Kemerdekaan Demi Wujudkan Semangat Kebangsaan

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:50 WIB

7 Cara Mengatasi Shio Ciong Tahun Ini agar Tetap Aman dan Beruntung

7 Cara Mengatasi Shio Ciong Tahun Ini agar Tetap Aman dan Beruntung

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:45 WIB

11 Calon Hakim Agung dan 3 Cakim Ad Hoc Disahkan DPR, Ini Daftar Namanya

11 Calon Hakim Agung dan 3 Cakim Ad Hoc Disahkan DPR, Ini Daftar Namanya

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:43 WIB

Respons Bencana NTT, DPR RI Kirim Perwakilan dan Siapkan Langkah Darurat

Respons Bencana NTT, DPR RI Kirim Perwakilan dan Siapkan Langkah Darurat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:37 WIB

Eliano Reijnders Tak Mau Santai Usai Bela Timnas Indonesia, Bali United Jadi Sasaran Berikutnya

Eliano Reijnders Tak Mau Santai Usai Bela Timnas Indonesia, Bali United Jadi Sasaran Berikutnya

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:36 WIB

BRI Eco Culture Market 2026 Bali: Perkuat Daya Saing UMKM Lokal, Makin Dikenal Wisatawan Global

BRI Eco Culture Market 2026 Bali: Perkuat Daya Saing UMKM Lokal, Makin Dikenal Wisatawan Global

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:36 WIB

×