Cuaca Dingin Picu Risiko Gagal Jantung pada Lansia

Chaerunnisa | Risna Halidi | Suara.com

Kamis, 28 September 2017 | 13:00 WIB
Cuaca Dingin Picu Risiko Gagal Jantung pada Lansia
Ilustrasi lansia. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah penelitian mengungkapkan, paparan cuaca dingin atau tekanan tinggi dapat memicu risiko gagal jantung pada pasien lanjut usia.

Periset di Universite Laval dan Universite de Sherbrooke di Kanada menyarankan agar pasien lanjut usia yang menderita gagal jantung harus menghindari kabut, dan awan cuaca rendah di musim dingin sebagai tindakan pencegahan.

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan, perubahan cuaca dapat memengaruhi kesehatan orang-orang rentan, seperti gelombang panas dan cuaca dingin yang telah terbukti dapat meningkatkan penyakit, bahkan menyebabkan kematian pada orang-orang dari lingkungan berpenghasilan rendah.

Periset memelajari dampak perubahan suhu dan tekanan udara pada pasien gagal jantung. Tim tersebut menilai, 112.793 orang berusia 65 tahun ke atas yang didiagnosis menderita gagal jantung di Quebec, Kanada, antara 2001 hingga 2011.

Peserta diikuti rata-rata 635 hari. Selama masa ini, para peneliti mengukur suhu rata-rata, kelembapan relatif, tekanan atmosfer dan polutan udara di lingkungan sekitar, dan memelajari data untuk melihat apakah ada hubungan.

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Environment International menunjukkan risiko rawat inap atau kematian yang lebih tinggi di musim dingin tahun (Oktober sampai April) dibandingkan dengan periode musim panas (Mei sampai September).

Periset memerhatikan, risiko mengalami rawat inap atau kematian gagal jantung menyebabkan peningkatan 0,7 persen untuk setiap satu derajat celsius menurun dalam suhu rata-rata tujuh hari sebelumnya. (Zeenews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Jadinya Saat Perempuan 78 Tahun Ikut Kontes Bikini

Begini Jadinya Saat Perempuan 78 Tahun Ikut Kontes Bikini

Lifestyle | Kamis, 27 Juli 2017 | 19:40 WIB

Tanda-tanda Anda Menua dengan Sukses

Tanda-tanda Anda Menua dengan Sukses

Health | Senin, 29 Mei 2017 | 17:00 WIB

Ini Dia Penyakit yang Banyak Menyerang Lansia Indonesia

Ini Dia Penyakit yang Banyak Menyerang Lansia Indonesia

Health | Senin, 29 Mei 2017 | 14:51 WIB

Horor! Cuaca Dingin Tewaskan 23 Orang di Eropa

Horor! Cuaca Dingin Tewaskan 23 Orang di Eropa

News | Minggu, 08 Januari 2017 | 19:05 WIB

Hati-hati, Kaki Dingin Sebabkan Pilek

Hati-hati, Kaki Dingin Sebabkan Pilek

Health | Senin, 02 Februari 2015 | 15:10 WIB

Terkini

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB