Cuma Makan Daging dan Kentang, Bocah Ini Alami Kebutaan

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Jum'at, 06 Oktober 2017 | 14:05 WIB
Cuma Makan Daging dan Kentang, Bocah Ini Alami Kebutaan
Ilustrasi anak makan kentang goreng dan burger, makanan siap saji, junkfood. (Shutterstock)

Suara.com - Anak laki-laki berusia 11 tahun mengalami kebutaan yang diakibatkan oleh kebiasaan makan daging dan kentang sehari-hari. Dokter yang memeriksa anak tersebut kaget, karena di usianya yang masih belia hanya bisa melihat gerakan tangan dalam jarak 30 sentimeter dari wajahnya.

"Lapisan luar mata anak tersebut sangat kering. Hal ini menyebabkan kornea mata terganggu dan memicu terbentuknya bintik bitot yang mengganggu penglihatannya," ujar Dr. Eyal Cohen, dokter anak di Rumah Sakit Toronto yang merawat anak laki-laki itu dilansir Foxnews.

Kebiasaan makan daging dan kentang yang dijalani anak lelaki tersebut terjadi, karena memiliki alergi terhadap banyak makanan. Oleh larena itu makanan yang aman dikonsumsinya hanya terbatas pada kentang, daging babi, domba, apel dan mentimun.

Dokter Cohen menjelaskan bahwa pola makan seperti ini membuat bocah lelaki itu kekurangan vitamin A. Setelah diperiksa kadar vitamin A-nya hanya 14,3 mikrogram per desiliter (ug/dL), padahal normalnya 25,8 sampai 48,7 ug/dL.

"Kekurangan vitamin A sangat umum menjadi penyebab kebutaan. Tidak mendapatkan cukup vitamin A bisa menyebabkan kelainan pada retina," kata Cohen.

Untuk mengatasi kekurangan vitamin A, bocah tersebut diberi vitamin A dosis tinggi selama dua hari, yang terdiri dari 200.000 IU, dimana dosis normal vitamin A untuk anak laki-laki berusia 11 tahun adalah 2.000 IU setiap hari.

Enam minggu kemudian, kemampuan penglihatan anak laki-laki itu telah meningkat secara signifikan. Meski demikian Cohen mencatat bahwa gangguan penglihatan yang dialami anak lelaki itu mungkin tidak sepenuhnya dapat dikoreksi dengan memakai kacamata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Bisa Melihat, Anak Berkebutuhan Khusus Ini Tetap "Pede"

Tak Bisa Melihat, Anak Berkebutuhan Khusus Ini Tetap "Pede"

Health | Senin, 28 Agustus 2017 | 19:27 WIB

Diabetes dan Gangguan Tidur Sebabkan Kebutaan?

Diabetes dan Gangguan Tidur Sebabkan Kebutaan?

Health | Selasa, 11 Juli 2017 | 18:55 WIB

Hebat! Dokter Ini Bisa Perbaiki Penglihatan Pakai Sensor Kaki

Hebat! Dokter Ini Bisa Perbaiki Penglihatan Pakai Sensor Kaki

Health | Kamis, 22 Juni 2017 | 09:40 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB