Studi: Pola Makan Ayah Pengaruhi Kesehatan Calon Bayi

Chaerunnisa, Risna Halidi

Senin, 16 Oktober 2017 | 11:21 WIB
Studi: Pola Makan Ayah Pengaruhi Kesehatan Calon Bayi
Ilustrasi ayah, ibu dan bayi makan (Shuttestock)

Suara.com - Dalam sebuah penelitian, diet yang dilakukan seorang lelaki ternyata memainkan peran lebih besar daripada yang diperkirakan sebelumnya.

Menurut peneliti, lelaki, terutama calon ayah, perlu memerhatikan makanan mereka secara ketat sebelum terjadi konsepsi atau peristiwa pertemuan sel telur dan sperma. Pasalnya, hal itu dapat memengaruhi kesehatan bayi nantinya.

Dalam kasus ini, penelitian ini selanjutnya menyarankan lelaki untuk lebih banyak mengonsumsi ikan, daging, sayuran dan buah-buahan ke dalam makanan sehari-hari mereka.

Periset dari University of Cincinnati di Ohio, AS menemukan, diet rendah karbohidrat dan protein tinggi oleh sang ayah akan membantu anak lebih sehat begitu mereka dilahirkan.

Mereka memelajari pada spesies lalat buah laki-laki dan dampak makanan terhadap keturunan mereka. Pemilihan lalat buah dalam penelitian karena lalat buah berbagi 60 persen gen yang sama dengan manusia.

Tim mengawinkan lalat buah jantan dengan betina setelah mereka mengubah makanan mereka. Hasilnya menunjukkan bahwa keturunan lalat buah cenderung tidak bertahan jika sang ayah mengonsumsi makanan diet rendah karbohidrat dan rendah protein.

Selanjutnya, peneliti menyimpulkan bahwa lelaki yang ingin menjadi ayah harus mengonsumsi makanan yang terdiri dari ikan, daging, sayuran dan buah sambil memotong pasta, nasi dan roti putih. Sementara makanan manis seperti permen, kue dan biskuit juga harus dihindari.

"Pada banyak spesies, para ibu melakukan banyak perawatan. Jadi, kami berharap ada efek dari diet ibu terhadap keturunan karena kaitan yang kuat. Namun, sungguh mengejutkan menemukan hubungan antara pola makan dan keturunan dari diet ayah," kata seorang peneliti, Michael Polak.

Studi ini datang pada saat peneliti memelajari lebih banyak tentang pengaruh lain yang dimiliki lelaki terhadap kesehatan bayi yang tidak harus dikodekan dalam gen, atau sebuah konsep yang disebut epigenetika.

baca juga

Pengaruh ini meliputi efek lingkungan langsung seperti paparan toksin yang bisa diwariskan dari ayah ke keturunannya melalui air mani. Penelitian ini sudah dipublikasikan dalam jurnal Proceedings of the Royal Society B. (Zeenews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lima Makanan Ini Sebaiknya Jangan Dimakan di Kantor

Lima Makanan Ini Sebaiknya Jangan Dimakan di Kantor

Health | Jum'at, 13 Oktober 2017 | 05:18 WIB

Konsep "4 Sehat 5 Sempurna" Ketinggalan Zaman, Ini Gantinya!

Konsep "4 Sehat 5 Sempurna" Ketinggalan Zaman, Ini Gantinya!

Health | Rabu, 23 Agustus 2017 | 06:20 WIB

Ini Bahayanya Jika Makan Terburu-buru

Ini Bahayanya Jika Makan Terburu-buru

Health | Minggu, 02 Oktober 2016 | 09:33 WIB

Masih Khawatir Makan Buah dengan Kulitnya? Ini Triknya

Masih Khawatir Makan Buah dengan Kulitnya? Ini Triknya

Lifestyle | Selasa, 28 Juni 2016 | 13:05 WIB

Pola Diet Ekstrim yang Sulit Dipercaya

Pola Diet Ekstrim yang Sulit Dipercaya

Lifestyle | Selasa, 31 Mei 2016 | 13:45 WIB

Ini Mengapa Stres Bisa Memicu Penyakit Maag

Ini Mengapa Stres Bisa Memicu Penyakit Maag

Health | Jum'at, 29 April 2016 | 11:45 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB