Ini Bahayanya Jika Makan Terburu-buru

Tomi Tresnady | Firsta Nodia | Suara.com

Minggu, 02 Oktober 2016 | 09:33 WIB
Ini Bahayanya Jika Makan Terburu-buru
Ilustrasi sistem pencernaan manusia. [shutterstock]
Sudah lumrah manusia berlomba-lomba meraih kehidupan yang layak dan berkecukupan. Pada pola kehidupan yang seperti ini, tidak banyak orang yang memiliki waktu duduk untuk makan sambil menikmati santapannya. 
 
Beberapa orang yang mengadopsi pola kehidupan seperti ini biasanya cenderung mempunyai kebiasaan makan yang cepat karena tidak mau waktunya terbuang sia-sia.
 
Pertanyaanya, apakah kebiasaan makan cepat memiliki risiko yang buruk untuk kesehatan Anda? 
 
Di bawah ini adalah beberapa dampak yang perlu  diketahui ketika Anda makan terlalu cepat.
 
1. Gangguan pencernaan
 
Menurut sebuah penelitian terbaru, kebiasaan makan cepat dapat menyebabkan penyakit gastroesophageal reflux, yang merupakan jenis khusus dari masalah pencernaan. Biasa ditandai dengan nyeri/sesak pada dada.
 
Dalam kasus yang lebih serius, penyakit ini dapat mengakibatkan penyempitan kerongkongan, yang bisa membuat Anda sangat sulit untuk menelan sesuatu. Tak hanya itu, kembung dan juga cegukan dapat juga terjadi akibat Anda menelan makanan bersamaan dengan udara masuk yang terlalu banyak ke perut. 
 
2. Makan berlebihan
 
Kebiasaan makan cepat membuat komunikasi antara perut dan otak tidaklah sinkron. Akibatnya, tidak adanya kontrol yang mengharuskan Anda untuk berhenti sejenak saat makan. 
 
Di sisi lain, makan perlahan-lahan memberi Anda waktu yang dibutuhkan perut untuk mengirimkan sinyalnya ke otak Anda bahwa perut Anda telah terisi dengan cukup. Dengan demikian, saat Anda makan lebih perlahan jumlah kalori yang masuk pun dapat terkontrol dengan baik.
 
3. Tidak dapat menikmati makanan
 
Saat Anda makan terburu-buru, yang ada dipikiran pastinya bagaimana caranya agar makanan ini segera habis. Artinya, tidak penting lagi masalah rasa, tekstur, dan aroma dari makanan yang dimakan. 
 
Apapun alasannya, bila Anda sudah tahu apa yang dapat terjadi ketika Anda makan terlalu cepat, Anda harus memperlambat dan menikmati makanan Anda dan harus membuat waktu makan Anda menjadi lebih menyenangkan. 
 
Makan perlahan-lahan tidaklah terlalu sulit. Perubahan sederhana ini dapat memberikan manfaat yang luar biasa pada kesehatan Anda. Berikut adalah beberapa manfaat yang luar biasa yang dapat Anda terima ketika Anda makan perlahan-lahan.
 
1. Mengurangi stres
 
Fokus pada makanan Anda, bukan bayangan yang muncul di dalam pikiran Anda untuk hal-hal lainnya. Dengan makan lebih perlahan, Anda akan lebih menikmatinya secara menyeluruh, yang pada gilirannya akan membuat Anda bahagia dan terhindar dari rasa stres yang sering muncul.
 
2. Memperbaiki sistem pencernaan
 
Dengan kebiasaan makan perlahan, otomatis makanan yang masuk ke dalam perut lebih mudah dicerna dengan baik. Hal ini akan berdampak pada seleksi nutrisi yang lebih sempurna untuk tubuh Anda.
 
3. Berat badan
 
Ketika Anda makan cepat, makanan terus masuk ke dalam perut karena otak tidak cukup waktu untuk mengingatkan berhenti. Namun, ketika Anda makan lebih lambat dan menikmatinya, Anda memiliki cukup waktu untuk memahami bahwa Anda benar-benar harus berhenti pada titik ini. 
 
Dengan cara ini, Anda dapat dengan mudah menurunkan berat badan dengan makan perlahan selain mengonsumsi makanan sehat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bayi dengan Usus di Luar Perut Akhirnya Meninggal Dunia

Bayi dengan Usus di Luar Perut Akhirnya Meninggal Dunia

News | Minggu, 07 Agustus 2016 | 00:39 WIB

Inovasi Pencegahan Penyakit Lambung

Inovasi Pencegahan Penyakit Lambung

Health | Senin, 01 Agustus 2016 | 09:09 WIB

Hati-hati, Stres Bisa Memicu Gangguan pada Lambung

Hati-hati, Stres Bisa Memicu Gangguan pada Lambung

Health | Senin, 27 Juni 2016 | 00:00 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB