Array

Keputihan pada Masa Kehamilan, Mengganggukah?

Ririn Indriani Suara.Com
Senin, 16 Oktober 2017 | 19:54 WIB
Keputihan pada Masa Kehamilan, Mengganggukah?
Ilustrasi ibu hamil. (Shutterstock)

Suara.com - Tanya:

Selamat malam Dokter,
Usia kehamilan saya memasuki 34 minggu. Setiap pagi saya jalan kaki sekitar 15 menit dan muncul keputihan, banyak dan tidak berbau. Saat saya tidak melakukan aktivitas apapun keputihan tetap keluar sedikit. Apakah ini tidak mengganggu kandungan saya? Mohon penjelasannya, Dok. Terima kasih.

RS

Jawab:

Selamat malam Ibu RS,
Setiap perempuan pasti mengalami keluarnya lendir dari vagina, karena berfungsi untuk membersihkan dan melindungi vagina dari iritasi dan infeksi. Lendir yang normal biasanya berwarna bening hingga keputih-putihan dan tidak berbau, tidak terasa gatal ataupun perih pada alat kelamin.

Keputihan yang tidak normal (ada perubahan pada warna dan kekentalan lendir, jumlah lendir yang berlebihan, bau lendir yang tajam, perdarahan di luar jadwal haid, serta rasa gatal di sekitar vagina dan nyeri pada perut) bisa mengindikasikan adanya penyakit tertentu. Beberapa penyebabnya sebagai berikut:

1. Infeksi jamur pada vagina
Keputihan dengan lendir kental, tanpa bau, berwarna putih seperti susu kental, dan disertai rasa gatal dan perih di sekitar vagina.

2. Vaginosis bakterialis (infeksi bakteri pada vagina)
Keputihan dengan lendir encer berwarna putih atau abu-abu dan berbau amis, tidak disertai rasa gatal atau iritasi.

3. Trikomoniasis (infeksi parasit trikomonas vaginalis)
Keputihan dengan lendir berwarna hijau, kuning, atau berbuih, lendir jumlah banyak, bau amis, dan perih saat BAK, disertai pembengkakan dan gatal-gatal di sekitar vagina, serta nyeri saat buang air kecil dan berhubungan intim.
 
3. Gonore atau klamidia
Keputihan disertai rasa nyeri pada tulang panggul atau saat BAK, serta perdarahan di luar menstruasi atau setelah berhubungan seks.
 
4. Herpes genital
Keputihan disertai luka melepuh di sekitar genital.
 
5. Kanker serviks atau kanker rahim
Keputihan dengan lendir berwarna cokelat atau mengandung darah.

Untuk mengetahui penyebab dari keputihannya maka harus diperiksakan ke dokter karena jenis pengobatan keputihan bergantung dari penyebabnya.

Sementara yang dapat dilakukan adalah:
- Membersihkan vagina secara teratur dengan air hangat dan sabun tanpa kandungan bahan kimia
- Membersihkan vagina dari arah depan ke belakang untuk mencegah bakteri masuk ke dalam vagina
- Menggunakan pakaian dalam dari bahan katun yang lembut
- Hindari pemakaian panty liner karena dapat membuat daerah vagina menjadi lembab
- Gantilah pakaian dalam anda bila dirasa lembab atau berkeringat
- Berhubungan seksual yang aman dengan cara setia pada 1 orang dan tidak berganti-ganti pasangan seksual
- Konsumsi makanan yang bergizi seimbang
- Segera konsultasi langsung ke dokter

Demikian penjelasan yang dapat disampaikan, semoga membantu.


Dijawab oleh: dr. Lidwina Cindy Chandra
Sumber: https://meetdoctor.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI