Gejala Diabetes Melitus dan Bagaimana Penanganannya

Kusuma

Kamis, 02 November 2017 | 08:30 WIB
Gejala Diabetes Melitus dan Bagaimana Penanganannya
Gejala dan Penyebab Diabetes Melitus serta Bagaimana Cara Menanganinya

Beberapa cara melakukan penanganan diabetes melitus:

1. Lakukan pemeriksaan fisik setiap tahun

Selain pemeriksaan rutin untuk mengawasi perawatan diabetes, lakukan juga pemeriksaan fisik sekali setahun. Dokter akan mencari masalah yang dapat terjadi akibat penyakit ini seperti komplikasi pada mata, ginjal dan jantung.

2. Periksa mata setahun sekali

Pergi ke spesialis mata sekali tiap tahun dapat membantu untuk mendeteksi masalah penglihatan yang berkaitan dengan diabetes untuk dapat mendeteksi secara dini, sehingga lebih mudah ditangani maupun dicegah. Bila menderita diabetes dengan tekanan darah tinggi, penyakit ginjal atau kolesterol, mungkin diperlukan pemeriksaan ke spesialis mata lebih dari sekali dalam setahun.

3. Temui dokter gigi setahun dua kali

Kadar gula darah yang tinggi mengganggu sistem kekebalan tubuh, membatasi kemampuan tubuh untuk berperang dengan bakteri dan virus yang menyebabkan infeksi. Karena mulut penuh dengan bakteri, maka infeksi juga dapat terjadi pada gusi. Oleh sebab itu sangat dianjurkan untuk menemui dokter gigi setahun dua kali untuk memeriksakan kesehatan mulut dan gigi.

4. Vaksinasi tepat waktu

Selalu up to date terhadap vaksinasi yang dapat membantu mencegah terjadinya komplikasi akibat diabetes. Contohnya adalah Vaksinasi flu tahunan. Berapapun usia, maka penderita diabetes akan rentan terkena influenza daripada yang tidak menderita diabetes. Penderita diabetes rentan terserang flu daripada orang yang tidak menderita diabetes. Karena diabetes pula, maka flu dapat berkembang menjadi komplikasi yang serius, termasuk diabetic ketoacidosis (DKA) dan sindrom hiperosmolar. Vaksin untuk radang paru. Hampir tiap dokter akan merekomendasikan pada penderita diabetes untuk vaksinasi radang paru-paru. Apabila telah menderita komplikasi akibat diabetes atau berusia lebih dari 65 tahun maka akan dibutuhkan vaksinasi ulang setiap 5 tahun. Vaksinasi lainnya, selalu up to date terhadap vaksinasi tetanus juga jangan lupa untuk vaksinasi ulang setiap 10 tahun. Vaksinasi hepatitis B juga sangat penting.

baca juga

5. Rawat kebersihan dan kesehatan kaki

Penderita diabetes beresiko tinggi untuk menderita penyakit pada kaki dalam dua cara yaitu: Diabetes dapat merusak syaraf-syaraf di kaki (neuropathy), mengurangi sensasi nyeri. Ini berarti dapat terjadi ruam dan memar tanpa menyadarinya. Diabetes dapat menyempitkan atau menutup arteri (atherosklerosis), mengurangi aliran darah menuju kaki. Dengan kurangnya darah untuk memberi makan jaringan di kaki, maka luka akan semakin sulit untuk sembuh. Sayatan yang tersembunyi atau luka kecil yang terlindung oleh sepatu atau kaus kaki dapat dengan cepat berkembang menjadi luka yang serius.

6. Jangan merokok

Orang yang mengidap diabetes dan merokok sering kali ditemukan meninggal karena serangan jantung, stroke dan penyakit lainnya daripada penderita diabetes yang tidak merokok. Hal ini karena merokok menyempitkan pembuluh darah, serta menurunkan aliran darah menuju kaki. Penyempitan arteri meningkatkan resiko dari serangan jantung dan stroke, dan juga membuat luka menjadi lebih sukar untuk sembuh. Merokok meningkatkan resiko untuk kerusakan syaraf dan penyakit ginjal. Merokok juga mengganggu sistem kekebalan tubuh, sehingga membuat lebih rentan terhadap infeksi pernafasan dan influenza.

7. Minum aspirin tiap hari

American Diabetes Association (ADA) merekomendasikan para pengidap diabetes untuk mengkonsumsi aspirin setiap hari satu kali karena dapat mengurangi resiko terkena serangan jantung. Dosis yang direkomendasikan adalah mulai dari 81 mg sehari,hingga 325 mg sehari. Mengkonsumsi lebih dari jumlah tersebut tidak akan meningkatkan keuntungannya. Konsultasikan pada dokter untuk meyakinkan apakah aspirin aman untuk diminum harian, bila iya, cari tahu berapa banyak dosis aspirin yang harus digunakan.

8. Awasi tekanan darah

Sama seperti diabetes, tekanan darah yang tinggi juga dapat merusak pembuluh darah. Bila kedua keadaan ini muncul, maka dapat terjadi serangan jantung, stroke atau kondisi lain yang mengancam jiwa. Untuk orang dewasa dengan atau tanpa diabetes, tekanan darah normal adalah 120/80 mmHg. Bila anda memiliki tekanan darah tinggi atau diabetes, ADA merekomendasikan untuk mendapatkan perawatan yang bertujuan agar tekanan darah tidak lebih dari 130/80 mmHg. Kebiasaan hidup sehat yang dapat mempertahankan kadar gula darah yaitu makan makanan yang seimbang dan olah raga yang rutin dapat pula menurunkan tekanan darah. Menurunkan jumlah garam (natrium) dalam makanan yang dikonsumsi sehari-hari dan membatasi jumlah alkohol juga penting untuk mengontrol tekanan darah.

9. Memeriksa kadar gula darah

Mengatur kadar gula darah merupakan hal yang paling penting untuk merasa lebih baik dan mencegah komplikasi lebih lanjut dari diabetes. Dengan mengawasi kadar gula darah dan tetap menjaganya normal, maka akan mengurangi resiko kerusakan mata, ginjal, pembuluh darah dan syaraf.

10. Penanganan stress

Stress dapat meningkatkan produksi hormon yang dapat memblokir efek dari insulin, yang menyebabkan kadar gula darah meningkat. Bila sedang terserang stress, maka akan sulit untuk merawat diri sendiri maupun mengelola diabetes. Anda mungkin tidak sempat untuk mengkonsumsi makanan yang dianjurkan, memeriksa kadar gula darah, berolah raga atau minum obat seperti yang telah diresepkan. Stress yang berkepanjangan juga dapat menyebabkan depresi oleh sebab itu penanganan stress yang baik sangat dibutuhkan.

Itulah beberapa informasi mengenai gejala diabetes melitus dan cara penanganan diabetes melitus, namun Anda juga harus mencoba manfaat semut jepang bila anda membutuhkan alternatif dalam penanganan diabetes. Mulai sekarang Anda harus lebih memperhatikan kondisi kesehatan Anda. Banyak hal yang bisa dilakukan salah satunya dengan rutin melakukan pengecekan kesehatan. Karena penanganan diabetes dibutuhkan suatu inisiatif dan keteraturan. Dari memeriksa kadar gula darah hingga kaki setiap hari, dengan melakukan peran aktif untuk penanganan diabetes dapat mencegah atau setidaknya mengurangi komplikasi. Karena penyakit diabetes melitus ini terjadi akibat gaya hidup Anda yang tidak sehat. Agar bisa terhindar dari penyakit diabetes, Anda harus beraktivitas sebab aktivitas fisik yang anda lakukan mampu menurunkan gula darah dan meningkatkan sensitivitas terhadap insulin. Gaya hidup sehat yang seringkali diabaikan oleh kebanyakan orang membuat timbulnya penyakit yang bisa merugikan kesehatan tubuh. Berbagai penyakit muncul dengan berbagai faktor dan salah satunya karena asupan makanan yang tidak seimbang. Menderita penyakit diabetes memang begitu menyiksa. Sebab jika Anda terkena penyakit ini, Anda sangat dibatasi dalam kegiatan sehari-harinya hingga dalam mengkonsumsi makanan pun anda juga dibatasi. Ada baiknya anda mencegah lebih awal sebelum terkena resiko penyakit diabetes. Gaya hidup sehat dan seimbang juga perlu Anda terapkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Gejala Pradiabetes yang Wajib Diwaspadai, Termasuk Kesemutan Tangan dan Kaki!

5 Gejala Pradiabetes yang Wajib Diwaspadai, Termasuk Kesemutan Tangan dan Kaki!

Health | Selasa, 19 Agustus 2025 | 06:35 WIB

5 Gejala Diabetes yang Sering Dialami Anak Muda, Jangan Diabaikan!

5 Gejala Diabetes yang Sering Dialami Anak Muda, Jangan Diabaikan!

Lifestyle | Selasa, 13 Mei 2025 | 13:17 WIB

Puasa Terbatas Waktu Bantu Kendalikan Gula Darah Penderita Diabetes? Ini Faktanya

Puasa Terbatas Waktu Bantu Kendalikan Gula Darah Penderita Diabetes? Ini Faktanya

Health | Selasa, 29 Oktober 2024 | 10:15 WIB

Tiba-Tiba Sering Ngompol, Benarkah Bisa Jadi Gejala Diabetes? Begini Kata Ahli

Tiba-Tiba Sering Ngompol, Benarkah Bisa Jadi Gejala Diabetes? Begini Kata Ahli

Health | Selasa, 28 Maret 2023 | 21:55 WIB

Jangan Lengah, Ini 5 Gejala Diabetes pada Kulit yang Wajib Diwaspadai

Jangan Lengah, Ini 5 Gejala Diabetes pada Kulit yang Wajib Diwaspadai

Your Say | Rabu, 22 Februari 2023 | 18:35 WIB

Kenali 10 Gejala Diabetes pada Anak, Lakukan Langkah Tepat Secepatnya!

Kenali 10 Gejala Diabetes pada Anak, Lakukan Langkah Tepat Secepatnya!

News | Minggu, 05 Februari 2023 | 15:06 WIB

Orangtua, Yuk Ketahui Bahaya Diabetes Melitus dan Gejalanya pada Anak

Orangtua, Yuk Ketahui Bahaya Diabetes Melitus dan Gejalanya pada Anak

Health | Sabtu, 30 Juli 2022 | 13:05 WIB

Hits Health: Bidan Joget TikTok di Depan Pasien Kontraksi, Gejala Diabetes pada Kulit

Hits Health: Bidan Joget TikTok di Depan Pasien Kontraksi, Gejala Diabetes pada Kulit

Health | Jum'at, 17 Juni 2022 | 07:26 WIB

Gejala Diabetes, Waspadai 6 Tanda Ini pada Kulit!

Gejala Diabetes, Waspadai 6 Tanda Ini pada Kulit!

Health | Kamis, 16 Juni 2022 | 15:10 WIB

Terkini

Andai Dapat Restu dari Presiden Prabowo dan FIFA, Erick Thohir Gas Maju Lagi Jadi Ketum PSSI

Andai Dapat Restu dari Presiden Prabowo dan FIFA, Erick Thohir Gas Maju Lagi Jadi Ketum PSSI

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:02 WIB

Polisi Amankan Pria Diduga Mabuk dan Mengamuk di Depan Gerbang UNS

Polisi Amankan Pria Diduga Mabuk dan Mengamuk di Depan Gerbang UNS

Jawa Tengah | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:58 WIB

Tim 9 Didesak Ungkap Siapa Pemilik Rp476 M dan Emas 74 Kg di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Tim 9 Didesak Ungkap Siapa Pemilik Rp476 M dan Emas 74 Kg di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:55 WIB

7 Ide Lomba 17 Agustus Hemat Biaya dan Unik, Dijamin Bikin Warga Ngakak!

7 Ide Lomba 17 Agustus Hemat Biaya dan Unik, Dijamin Bikin Warga Ngakak!

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:50 WIB

Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026

Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:49 WIB

Bahlil Semprot AMPI: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'

Bahlil Semprot AMPI: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Proyek PSEL Legok Nangka Dimulai, Ditarget Sulap 2.131 Ton Sampah Bandung Jadi Listrik

Proyek PSEL Legok Nangka Dimulai, Ditarget Sulap 2.131 Ton Sampah Bandung Jadi Listrik

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Curang! John Herdman Usir Pelatih Vietnam Intip Pemanasan Timnas Indonesia

Curang! John Herdman Usir Pelatih Vietnam Intip Pemanasan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Lansia di Cakung Disekap Saat Hendak Salat Zuhur, Emas hingga HP Raib Digondol Perampok

Lansia di Cakung Disekap Saat Hendak Salat Zuhur, Emas hingga HP Raib Digondol Perampok

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:26 WIB

Siapa Ece Andi? Penjual Cilok Pelabuhanratu yang Viral Karena 'Mirip' Lionel Messi

Siapa Ece Andi? Penjual Cilok Pelabuhanratu yang Viral Karena 'Mirip' Lionel Messi

Jabar | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:25 WIB

×