Orangtua, Yuk Ketahui Bahaya Diabetes Melitus dan Gejalanya pada Anak

Risna Halidi

Sabtu, 30 Juli 2022 | 13:05 WIB
Orangtua, Yuk Ketahui Bahaya Diabetes Melitus dan Gejalanya pada Anak
Ilustrasi anak sakit diabetes (Elements Envato)

Suara.com - Diabetes merupakan salah satu penyakit paling banyak diderita orang Indonesia. Bukan hanya kelompok tua, saat ini juga sudah banyak remaja bahkan anak yang didiagnosis mengidap diabetes.

Sementara itu Diabetes Melitus Tipe 1 (DM1) merupakan kondisi serius di mana kadar glukosa darah meningkat terlalu tinggi karena tubuh tidak dapat membuat hormon insulin.

Keadaan ini disebabkan oleh reaksi autoimun, dimana sistem pertahanan tubuh menyerang sel-sel di pankreas yang memproduksi insulin.

Akibatnya, tubuh hanya memproduksi sedikit insulin atau tidak sama sekali. Selain itu, kondisi genetik seseorang dan lingkungan juga menjadi penyebab dari DM 1. Tipe ini tidak memandang usia dan umumnya dialami oleh anak-anak atau dewasa muda.

Data International Diabetes Federation (IDF) Atlas 10th Edition 2021 mencatat, sebanyak 1.211.900 anak-anak dan remaja di bawah umur 20 tahun diperkirakan menderita Diabetes Tipe 1 secara global.

Bahkan, diperkirakan ada sekitar 108.200 anak dan remaja di bawah 15 tahun terdiagnosis setiap tahun. Jumlah ini meningkat menjadi 149.500 jika rentang usianya mencapai di bawah 20 tahun.

Sedangkan di Indonesia pada tahun 2021, IDF menjelaskan bahwa prevalensi anak-anak dan remaja rentang umur 0-19 tahun dengan diabetes melitus tipe 1 tercatat ada sebanyak 8,580 anak, dimana angka ini naik dari 8,483 anak di tahun 2019.

Gejala Diabetes Melitus Pada Anak
Menurut dr. Faisal Al Bukkar, Sp.A, ada berbagai macam gejala umum dari Diabetes Melitus yang perlu diketahui masyarakat. Gejala ini juga bisa dialami oleh anak-anak.

"Poliuria (sering buar air kecil), Polidipsi (sering merasa haus), Polifagia (banyak makan), berat badan menurun, dan merasa lemas,” tutur dr. Faisal pada Webinar Hari Anak Nasional 2022 yang diselenggarakan oleh mGanik Care, beberapa waktu lalu.
 
Jika gejala-gejala tersebut dialami oleh anak, orangtua harus membawanya langsung ke dokter dan meminta untuk dilakukan tes glukosa darah.

baca juga

"Tujuan pengobatan dan tatalaksana Diabetes Melitus Tipe 1 adalah untuk mencegah anak bebas dari gejala penyakit, terhindar dari komplikasi, mendukung dan mengoptimalkan tumbuh kembang anak, serta membantu dalam mengontrol metabolik yang baik tanpa menimbulkan hipoglikemia atau gula darah rendah," tambahnya.

Hal lain yang juga ditekankan oleh dr. Faisal, selain rutin melakukan kontrol gula darah, adalah mengarahkan bahwa anak perlu memenuhi kebutuhan nutrisi untuk mendukung tumbuh kembang mereka.

"Orangtua perlu mengarahkan anak dengan Diabetes Melitus untuk memenuhi asupan makanan bergizi," pungkas dr. Faisal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini yang Bisa Dilakukan Orangtua dalam Memenuhi Nutrisi Anak dengan Diabetes

Ini yang Bisa Dilakukan Orangtua dalam Memenuhi Nutrisi Anak dengan Diabetes

Health | Sabtu, 30 Juli 2022 | 11:29 WIB

Jeje Slebew Sendirian di Trotoar, Citayam Fashion Week Bubar?

Jeje Slebew Sendirian di Trotoar, Citayam Fashion Week Bubar?

Tantrum | Sabtu, 30 Juli 2022 | 11:02 WIB

Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan Meningkat Sebanyak 143 Kasus di Riau

Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan Meningkat Sebanyak 143 Kasus di Riau

Riau | Sabtu, 30 Juli 2022 | 10:04 WIB

Terkini

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB