Resistensi Antibiotik Perlu Masuk Kurikulum Fakultas Dokter Hewan

Chaerunnisa, Risna Halidi

Minggu, 19 November 2017 | 17:42 WIB
Resistensi Antibiotik Perlu Masuk Kurikulum Fakultas Dokter Hewan
Resistensi antibiotik perlu masuk kurikulum fakultas kedokteran hewan (Risna)
Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) mengharapkan resistensi antibiotik, serta penggunaannya dapat menjadi  kurikulum ajar bagi mahasiswa kedokteran hewan di Indonesia. 
 
Kuliah umum ini merupakan bagian dari puncak acara "Pekan Kesadaran Antibiotik Dunia" atau "The World Antibiotic Awareness Week" yang setiap tahunnya diperingati pada tanggal 13 hingga 19 November.  
 
"Lembaga Perguruan Tinggi merupakan mitra kerja pemerintah yang sangat berperan penting dalam penyediaan substansi berbasis bukti ilmiah, yang akan menjadi acuan bagi kebijakan pemerintah," kata Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet), Syamsul Ma'arif saat memberikan kuliah umum 'Peningkatan Pemahaman dan Kesadaran Penggunaan Antimikroba yang Bijak dan Bertanggung Jawab' di  Universitas Gajahmada, Sabtu (18/11/2017). 
 
 
Menurutnya,  Perguruan Tinggi merupakan lembaga yang akan mencetak insan-insan profesional, sehingga diharapkan Fakultas Kedokteran Hewan mampu mencetak tenaga dokter hewan yang memiliki pemahaman tentang resistensi antimikroba, dan prinsip-prinsip good veterinary practices, khususnya yang terkait dengan bagaimana antimikroba digunakan secara bijak dan bertanggungjawab.
 
"Kami mengajak calon dokter hewan untuk peduli dalam penggunaan antimikroba yang bijak dan bertanggung jawab untuk mengendalikan resistensi antimikroba di Indonesia," ungkapnya.
 
Lebih lanjut, Ma'arif memaparkan, saat ini laporan di berbagai negara dunia mencatat adanya peningkatan laju resistensi dalam beberapa dekade terakhir. Di sisi lain, penemuan dan pengembangan jenis antibiotik (antimikroba) berjalan sangat lambat yang artinya pola peningkatan laju resistensi sudah berbanding terbalik dengan penemuan obat antimikroba baru.
 
"Kita harus mulai waspada dengan adanya rilis sebuah laporan global review pada tahun 2016 yang menggambarkan model simulasi, di mana kejadian resistensi antimikroba diprediksi akan menjadi pembunuh nomor 1 di dunia pada 2050. Dengan tingkat kematian mencapai 10 juta jiwa per tahun, dan kematian tertinggi terjadi di kawasan ASIA," imbuh Ma'arif.
 
Syamsul Ma'arif berharap, kegiatan ini dapat memberikan dampak di masa depan, terutama melalui peningkatan pemahaman para mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan tentang resistensi antibiotik dan penggunaan obat. 
 
Sehingga nantinya, para mahasiswa ini dapat menjadi agen perubahan ke arah penggunaan antimikroba yang bijak dan bertanggungjawab.
 
"Dukungan dan komitmen dari civitas akademika dalam mengangkat komponen isu resistensi ini akan dapat menjadi kontribusi nyata terhadap pengendalian resistensi antimikroba di Indonesia," tandasnya. 
 
 
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jangan Simpan Antibiotik di Rumah, Ini Bahayanya!

Jangan Simpan Antibiotik di Rumah, Ini Bahayanya!

Health | Selasa, 14 November 2017 | 20:40 WIB

Alami Demam, Jangan Buru-Buru Konsumsi Antibiotik!

Alami Demam, Jangan Buru-Buru Konsumsi Antibiotik!

Health | Selasa, 14 November 2017 | 20:10 WIB

Keputihan Belum Sembuh Meski Sudah Minum Antibiotik, Kenapa Ya?

Keputihan Belum Sembuh Meski Sudah Minum Antibiotik, Kenapa Ya?

Health | Kamis, 26 Oktober 2017 | 18:40 WIB

Awas! Triclosan Ternyata Sebabkan Resistensi pada Antibiotik

Awas! Triclosan Ternyata Sebabkan Resistensi pada Antibiotik

Health | Selasa, 11 Juli 2017 | 11:12 WIB

Peneliti Kembangkan Antibiotik yang Terinspirasi dari Komodo

Peneliti Kembangkan Antibiotik yang Terinspirasi dari Komodo

Health | Selasa, 18 April 2017 | 12:15 WIB

Antibiotik Wisatawan Berdampak Buruk Saat Pulang ke Negaranya

Antibiotik Wisatawan Berdampak Buruk Saat Pulang ke Negaranya

Health | Minggu, 02 April 2017 | 07:02 WIB

Lupakan Pil, Penghilang Rasa Sakit Alami Ada di Dapur

Lupakan Pil, Penghilang Rasa Sakit Alami Ada di Dapur

Health | Sabtu, 11 Maret 2017 | 16:30 WIB

Terkini

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 20:10 WIB

×