Cek Kesehatan Lewat Warna Kotoran Telinga, Anda yang Mana?

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Jum'at, 24 November 2017 | 15:10 WIB
Cek Kesehatan Lewat Warna Kotoran Telinga, Anda yang Mana?
Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Mungkin sebagian dari Anda memiliki kebiasaan membersihkan telinga secara rutin beberapa hari sekali. Dengan batuan cotton bud, Anda akan menemukan kotoran telinga yang memiliki warna berbeda-beda.

Warna kotoran telinga ini ternyata bisa menunjukkan kondisi kesehatan Anda.

Sebenarnya, kotoran telinga yang disebut juga cerumen memiliki peran untuk melindungi lubang telinga dari infeksi kuman atau benda asing. Itu sebabnya cerumen memiliki warna yang berbeda-beda setiap kali Anda membersihkannya, tergantung jenis infeksi yang mungkin menyerang Anda.

Berikut beberapa warna kotoran telinga yang bisa menunjukkan status kesehatan Anda seperti dilansir laman Boldsky.

1. Abu-abu
Jika kotoran telinga berwarna abu-abu, tanpa gejala lain, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Warna ini menunjukkan ada akumulasi debu yang masuk ke telinga Anda dan biasanya dimiliki oleh orang yang tinggal di kota dengan udara tercemar.

2. Ada darah
Jika Anda melihat darah saat membersihkan telinga maka itu bisa berarti bahwa gendang telinga berlubang. Dalam kasus ini, telinga Anda dapat terkena infeksi dan dapat menyebabkan otitis. Segera temui dokter untuk mengatasinya.

3. Coklat
Jika kotoran telinga terlalu pekat dan warnanya lebih gelap, maka itu menunjukkan bahwa tubuh Anda telah mengalami stres. Inilah sebabnya mengapa Anda harus mencari ketenangan di sela-sela kesibukan Anda.

4. Hitam
Kasus kotoran telinga berwarna hitam gelap memang cukup jarang dan biasanya tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Namun jika hal ini disertai rasa gatal maka Anda harus mengunjungi dokter, karena warna hitam bisa menandakan infeksi jamur.

5. Putih
Kotoran telinga yang berwarna putih bisa menandakan tubuh Anda kekurangan vitamin dan zat mikro khususnya besi dan tembaga. Oleh karena itu, disarankan agar Anda menambah konsumsi makanan kaya zat besi seperti kacang-kacangan dan sayuran hijau.

6. Bau tak sedap
Jika ada bau tak sedap yang berasal dari kotoran telinga Anda, maka itu bisa menandakan adanya infeksi di telinga tengah Anda. Terlepas dari baunya, Anda mungkin juga mendengar suara bising. Segera kunjungi spesialis THT jika mengalami kasus seperti ini.

Jadi, sangat mudah kan cara mengetahui kondisi kesehatan Anda lewat kotoran telinga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Yuk, Cek Kondisi Kesehatan Anda Lewat Warna Bibir!

Yuk, Cek Kondisi Kesehatan Anda Lewat Warna Bibir!

Health | Sabtu, 02 September 2017 | 16:00 WIB

Deteksi Penyakit dari Mata, Begini Caranya

Deteksi Penyakit dari Mata, Begini Caranya

Health | Kamis, 31 Agustus 2017 | 19:00 WIB

Warna Lidah Cermin Kesehatan, Coba Cek Lidah Anda

Warna Lidah Cermin Kesehatan, Coba Cek Lidah Anda

Health | Rabu, 30 Agustus 2017 | 09:00 WIB

Terkini

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB