Array

Berbahayakah Tidur dengan Hewan Peliharaan?

Selasa, 28 November 2017 | 10:39 WIB
Berbahayakah Tidur dengan Hewan Peliharaan?
Ilustrasi tidur dengan hewan peliharaan (Shutterstock)

Suara.com - Bagi beberapa orang, tidur dengan anjing atau kucing peliharaan merupakan kebiasaan yang sering dilakukan. Mereka tidak khawatir tertular penyakit dari hewan peliharaan, karena meyakini telah merawatnya dengan baik.

Namun, Direktur Microbiome Center di University of Chicago, Dr. Jack Gilbert mengatakan bahwa berbagi tempat tidur dengan hewan peliharaan seperti anjing bisa berisiko bagi beberapa orang terutama yang mengidap alergi.

"Sistem kekebalan tubuh dapat bereaksi berlebihan terhadap alergen dan tempat tidur menjadi pusat berkumpulnya alergen. Jika Anda memutuskan tidur dengan anjing maka Anda akan menghirup partikel berbahaya itu delapan jam setiap hari dan berdampak nyata pada sistem imun Anda," ungkap Gilbert.

Studi lain di Korea menemukan, tikus yang terpapar alergen dalam waktu lama menunjukkan tingkat inflamasi berbahaya yang cukup tinggi. Karena itu, Gilbert mengatakan, sebaiknya Anda tidak tidur dengan hewan peliharaan jika memiliki alergi.

Selain risiko alergi, Gilbert juga mengungkap risiko lain jika Anda memilih berbagi ranjang dengan hewan peliharaan. Anjing kata dia, memiliki pola tidur yang sering membalikkan badannya pada malam hari. Dikhawatirkan hal ini membuat Anda tertindih oleh tubuh hewan peliharaan.

Namun sebuah penelitian yang dipublikasikan di jurnal Mayo Clinic Proceedings menyatakan bahwa tidur dengan hewan peliharaan juga mendatangkan manfaat tidur lebih nyenyak. Hewan peliharaan disebut-sebut memiliki efek positif dalam menghilangkan stres sehingga mempengaruhi kualitas tidur sang pemilik.

"Interaksi dengan hewan peliharaan menyebabkan otak Anda melepaskan oksitosin, hormon "merasa baik". Semakin besar ikatannya, semakin kuat efeknya," tulis sebuah penelitian.

Tapi bagaimana dengan peluang kuman yang ada pada anjing? Anjing memang meningkatkan jumlah bakteri di rumah Anda, namun menurut para periset di University of Colorado tidak semua bakteri itu buruk.

Mereka mengatakan, terpapar banyak jenis bakteri dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh yang pada gilirannya dapat membantu Anda menangkis penyakit, dan bahkan membantu mempertahankan berat badan dan suasana hati yang baik.

Baca Juga: Hewan Peliharaan Mati, Jantung Perempuan Ini Rusak , Kok Bisa?

"Penelitian yang saya lakukan menemukan fakta bahwa anak-anak yang tumbuh di sekitar hewan peliharaan memiliki tingkat penyakit autoimun yang lebih rendah dibandingkan yang tidak memilikinya," tutup Gilbert. (Menshealth)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI