Menkes Nila Larang Masyarakat Beli Antibiotik Tanpa Resep Dokter

Chaerunnisa, Risna Halidi

Senin, 04 Desember 2017 | 16:18 WIB
Menkes Nila Larang Masyarakat Beli Antibiotik Tanpa Resep Dokter
Menkes Nila F. Moeloek saat menghadiri HUT Polwan Ke-69 di Gedung Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, di Jalan Tirtayasa, Jakarta Selatan, Senin (11/9/2017). (Suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Sebuah laporan dari Global Review pada 2016 mencatat, kejadian resistensi antimikroba atau AMR akan menjadi pembunuh nomor satu di dunia pada 2050.

AMR merupakan istilah yang digunakan ketika mikroorganisme seperti bakteri dan parasit mengalami perubahan sehingga obat-obatan yang digunakan untuk menyembuhkan infeksi yang ditimbulkan mikroorganisme menjadi tidak efektif karena resisten atau sukar disembuhkan.

Hal ini terjadi karena penggunaan antibiotik yang tidak benar dibarengi penemuan dan pengembangan jenis antibiotik yang berjalan lambat.

Untuk itu, Menteri Kesehatan Nila Moeloek menghimbau masyarakat agar tidak sembarangan membeli obat, terutama antiobiotik, tanpa resep dokter.

"Saya meminta masyarakat jangan minum obat sembarangan. Itu ada aturannya. Jadi kalau antibiotika, harus dengan resep dokter," kata Nila kepada Suara.com dalam satu kesempatan.

Menteri Nila bersama kementerian lain, seperti Menteri Pertahanan, Menteri Pertanian, Menteri Kelautan dan Perikanan, juga bersama-sama tengah menjalankan program National Actions Plan sejak 2017 hingga 2019 tentang pengetatan penggunaan antibiotik bagi kesehatan maupun pangan.

Seperti diketahui, banyak peternak yang menggunakan antibiotik pada hewan ternak seperti ayam maupun hewan potong lain yang bisa menjadi jalan bagi bakteri menjadi resisten saat dikonsumsi manusia.

"Kami sudah mendorong Menteri Pertanian untuk juga memperhatikan hal-hal tesebut. Kami juga sudah bicarakan ini dan menjadi satu kesatuan dalam acara Global Health Security Agenda, dalam 11 paket, termasuk kasus AMR itu (yang dibicarakan)," kata Menkes Nila lagi.

Lebih lanjut, Menkes Nila mengimbau masyarakat dan apoteker tidak membeli dan memberikan obat tanpa resep dokter.

baca juga

"Hal ini kita ajarkan kembali, artinya mengingatkan kembali kurikulum Fakultas Kedokteran dan Saya ingatkan kembali, apotek tidak boleh memberikan obat secara bebas, begitupun apoteker dan masyarakat dilarang membeli obat tanpa resep dokter," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menkes Nila Resmikan Pabrik Obat Injeksi Rp1 T

Menkes Nila Resmikan Pabrik Obat Injeksi Rp1 T

Health | Kamis, 23 November 2017 | 20:06 WIB

Menkes Dorong Para Ibu Rutin Pijat Bayi

Menkes Dorong Para Ibu Rutin Pijat Bayi

Health | Selasa, 07 November 2017 | 12:45 WIB

Menkes: Kenali "Piring Makanku" untuk Konsumsi Gizi Seimbang

Menkes: Kenali "Piring Makanku" untuk Konsumsi Gizi Seimbang

Health | Senin, 30 Oktober 2017 | 18:57 WIB

Musim Hujan Tiba, Menkes Minta Masyarakat Waspadai DBD

Musim Hujan Tiba, Menkes Minta Masyarakat Waspadai DBD

Health | Selasa, 10 Oktober 2017 | 09:26 WIB

Menkes Nila Ingatkan Pentingnya Imunisasi MR Cegah Katarak Anak

Menkes Nila Ingatkan Pentingnya Imunisasi MR Cegah Katarak Anak

Health | Selasa, 03 Oktober 2017 | 16:42 WIB

Kemenkes: Rumah Sakit Boleh Cari Keuntungan, Tapi ...

Kemenkes: Rumah Sakit Boleh Cari Keuntungan, Tapi ...

News | Senin, 25 September 2017 | 18:03 WIB

Heboh "Pil Zombie" Bikin Pemakainya Hampir Gila, Ini Kata Menkes

Heboh "Pil Zombie" Bikin Pemakainya Hampir Gila, Ini Kata Menkes

Health | Kamis, 14 September 2017 | 19:45 WIB

Menkes Imbau Calon Haji Sudah Siapkan Kesehatan Jauh-Jauh Hari

Menkes Imbau Calon Haji Sudah Siapkan Kesehatan Jauh-Jauh Hari

Health | Kamis, 24 Agustus 2017 | 11:49 WIB

Menkes Ajak Kementerian Lain Ciptakan Sekolah Sehat

Menkes Ajak Kementerian Lain Ciptakan Sekolah Sehat

Health | Sabtu, 19 Agustus 2017 | 09:43 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×