Kelahiran Prematur, Indonesia Ke-5 Terbanyak di Dunia

Ririn Indriani

Rabu, 06 Desember 2017 | 12:29 WIB
Kelahiran Prematur, Indonesia Ke-5 Terbanyak di Dunia
GE Healthcare menghadirkan fasilitas premium inkubator dan inkubator hybrid dan penghangat berteknologi tinggi untuk perawatan bayi prematur. (Suara.com/Ririn Indriani)

Suara.com - Data World Health Organization mengungkapkan Indonesia menempati urutan kelima sebagai negara dengan jumlah bayi prematur terbanyak di dunia dan kelahiran prematur diidentifikasi sebagai penyumbang terbesar angka kematian bayi.

Berdasarkan data Biro Pusat Statistik 2016, angka kematian bayi (AKB) mencapai 25 kematian setiap seribu bayi yang lahir. Kondisi tentu saja menjadi perhatian berbagai pihak, karena AKB menjadi salah satu indikator tingkat kesehatan sebuah negara.

Beranjak dari fakta itulah GE Healthcare menghadirkan fasilitas premium inkubator dan inkubator hybrid beserta penghangat berteknologi tinggi untuk perawatan bayi prematur.

Peluncuran inkubator ini bertepatan pula dengan Hari Prematuritas Sedunia yang diperingati setiap 17 November. Perlu diketahui, Hari Prematuritas Sedunia merupakan inisiatif global untuk meningkatkan awareness tentang bayi prematur di seluruh dunia dan kali pertama digagas oleh European Foundation for The Care of Newborn Infants (EFCNI) pada 2008.

Hingga kini, baik individu maupun organisasi di lebih dari 100 negara ikut merayakan melalui sejumlah kegiatan dan berkomitmen untuk membantu bayi prematur dan keluarganya.

"Bayi prematur lahir dengan usia kehamilan kurang dari 37 minggu. Perawatan bayi prematur dikategorikan cukup rumit, karena tingginya risiko yang dapat terjadi di awal kehidupan bayi tersebut," jelas DR. dr. Rinawati Rohsiswatmo SpA (K), Staf Departemen Ilmu Kesehatan Anak, Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo.

Dalam merawat bayi prematur, lanjut dia, sangat penting memiliki pengetahuan yang luas, kesabaran serta keterampilan dari orang yang menanganinya. Selain itu, perawatan bayi prematur terkadang juga membutuhkan sarana yang lengkap dan teknologi yang canggih dalam perawatan NICU (Neonatal Intensive Care Unit) hingga bayi memenuhi kriteria yang ditentukan medis.

General Manager of Clinical Care Solutions, GE Healthcare Africa, India and Southeast Asia, Nilesh Shah menjelaskan, GE Healthcare merupakan penyedia teknologi dan solusi di bidang kesehatan yang berkomitmen meningkatkan kesehatan melalui portfolio produk-produk perawatan ibu dan anak.

"Inovasi untuk menyediakan solusi mengurangi angka kematian bayi di Indonesia maupun seluruh dunia sangat penting dan kami terus bekerja sama dengan para customer untuk menghadapi tantangan ini," imbuhnya.

Fasilitas premium GE Healthcare untuk inkubator dan inkubator hybrid, dan penghangat ini memiliki sejumlah fitur yang telah disempurnakan dari teknologi sebelumnya. Fitur-fitur ini, kata Nilesh, mampu meningkatkan proses perawatan bayi agar dapat organ tubuhnya dapat tumbuh normal dan sehat.

Sekadar diketahui, fasilitas premium GE Healthcare hingga kini telah tersedia di sejumlah Rumah Sakit Umum Daerah seperti Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jogjakarta, Bangka Belitung, Riau, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cuaca Panas Sebabkan Perempuan Melahirkan Prematur?

Cuaca Panas Sebabkan Perempuan Melahirkan Prematur?

Health | Kamis, 10 Agustus 2017 | 11:02 WIB

Ini Risikonya Bila Bayi Prematur Pakai Popok Ukuran Normal

Ini Risikonya Bila Bayi Prematur Pakai Popok Ukuran Normal

Health | Selasa, 23 Mei 2017 | 15:49 WIB

Studi: ASI Tingkatkan Pertumbuhan Bayi Prematur

Studi: ASI Tingkatkan Pertumbuhan Bayi Prematur

Health | Senin, 18 Agustus 2014 | 12:30 WIB

Terkini

Kebakaran Hebat Landa TPA Putri Cempo Solo

Kebakaran Hebat Landa TPA Putri Cempo Solo

Foto | Kamis, 03 September 2026 | 06:00 WIB

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:55 WIB

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Banten | Rabu, 02 September 2026 | 23:50 WIB

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Bogor | Rabu, 02 September 2026 | 23:42 WIB

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:36 WIB

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 23:13 WIB

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

News | Rabu, 02 September 2026 | 22:05 WIB

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

Video | Rabu, 02 September 2026 | 21:50 WIB

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

Jawa Tengah | Rabu, 02 September 2026 | 21:29 WIB

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

News | Rabu, 02 September 2026 | 21:20 WIB

×