Polusi Udara Bisa Bikin Otak Rusak Permanen

Tomi Tresnady

Kamis, 07 Desember 2017 | 06:30 WIB
Polusi Udara Bisa Bikin Otak Rusak Permanen
Polusi udara di Delhi, India. [shutterstock]

Suara.com - Pada laporan Unicef ​​terbaru menyatakan bahwa udara beracun sangat mempengaruhi perkembangan otak anak-anak dan dapat menyebabkan kerusakan permanen pada otak mereka.

Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa udara beracun dapat menyebabkan gangguan kecemasan dan mempengaruhi tingkat IQ serta pola ingatan pada anak.

Selain itu, polusi udara yang parah juga dapat mengganggu neurologis lainnya seperti Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) atau gangguan pada perkembangan otak yang menyebabkan penderitanya menjadi hiperaktif, impulsif, serta susah memusatkan perhatian.

Temuan ini muncul di India utara, yang tengah menghadapi krisis serius karena meningkatnya tingkat polusi di sana.

Bulan lalu, sekolah di Delhi harus ditutup sementara supaya anak sekolah tidak terlalu terpapar polutan yang telah menyelimuti ibukota negara di Asia Selatan tersebut.

Tingkat polusi udara di sana, secara konsisten selalu berada 10 poin di atas zona aman.

Laporan Unicef ​​juga mengatakan bahwa Asia Selatan memiliki proporsi bayi terbanyak yang tinggal di daerah polutan dan enam kali lebih tinggi dari batas aman internasional. (zeenews.india.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi India Tahan Penumpang Bus Karena Bau Kaus Kaki

Polisi India Tahan Penumpang Bus Karena Bau Kaus Kaki

News | Jum'at, 01 Desember 2017 | 20:56 WIB

Perempuan Ini Dikirimi Ayahnya yang Meninggal Bunga Ultah

Perempuan Ini Dikirimi Ayahnya yang Meninggal Bunga Ultah

Health | Rabu, 29 November 2017 | 07:27 WIB

Tahun Depan, Uber Akan Punya Armada Mobil Listrik di India

Tahun Depan, Uber Akan Punya Armada Mobil Listrik di India

Otomotif | Sabtu, 25 November 2017 | 20:04 WIB

Belum Nikah, Kartika Putri Cuek Dilabeli "Janda dan Punya Anak"

Belum Nikah, Kartika Putri Cuek Dilabeli "Janda dan Punya Anak"

Entertainment | Jum'at, 24 November 2017 | 18:55 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×