Meski Lebih Aman, Dua Produk Alternatif Rokok Ini Tetap Bahaya

Ririn Indriani, Risna Halidi

Kamis, 14 Desember 2017 | 17:45 WIB
Meski Lebih Aman, Dua Produk Alternatif Rokok Ini Tetap Bahaya
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Produk tembakau yang dipanaskan tetapi tidak dibakar atau Heat-not-burn tobacco, dianggap tetap berbahaya bagi kesehatan meski lebih aman daripada rokok biasa.

Perangkat panas tembakau sendiri berbeda dengan e-rokok, yang biasa digunakan untuk menguapkan cairan mengandung nikotin atau senyawa adiktif dalam asap tembakau.

Hal tersebut diungkapkan kelompok panel penasihat kesehatan Inggris yang mengatakan kepada pemerintah setempat bahwa perangkat pemanas tembakau menghasilkan "sejumlah senyawa yang menjadi perhatian", termasuk beberapa senyawa yang dapat menyebabkan kanker.

Sementara itu, pabrikan alat pemanas tembakau mengatakan produk mereka dibuat untuk perokok yang menginginkan "rasa tembakau tanpa asap dan sedikit bau".

Komite Toksisitas Inggris atau COT melihat adanya bukti tentang risiko dua produk tembakau tidak terbakar yang baru saja dijual di Inggris yaitu IQOS dan iFuse.

Juru bicara Philip Morris Limited, yang membuat alat IQOS mengatakan kepada BBC: "Kami didorong oleh pernyataan Komite Toksisitas Inggris hari ini dan akan terus berbagi bukti ilmiah kami. Kami percaya bahwa alternatif bebas asap rokok, termasuk produk tembakau yang dipanaskan seperti IQOS dan e-rokok, memiliki potensi signifikan untuk mengurangi bahaya rokok dan dapat memainkan peran penting bagi perokok dan kesehatan masyarakat."

Panel kesehatan COT merasa khawatir bila para penduduk usia muda mulai menggunakan produk pemanas tembakau tersebut dan belajar menjadi perokok pemula.

Panitia menemukan bahwa orang yang menggunakan produk tersebut, memiliki 50 persen sampai 90 persen lebih sedikit senyawa "berbahaya dan berpotensi berbahaya" dibandingkan dengan rokok konvensional.

Tapi kata mereka, hal tesebut tidak mampu mengukur risiko kesehatan dengan tepat.

"Bukti menunjukkan bahwa produk ini masih menimbulkan risiko bagi pengguna. Meski kemungkinan ada pengurangan risiko bagi perokok, namun berhenti seluruhnya akan lebih bermanfaat," ucap ketua komite panel, Prof Alan Boobis.

Pun demikian, tidak ada cukup bukti bagi peneliti untuk membandingkan alat pemanas tembakau dengan e-rokok atau rokok elektrik.

Panel Kesehatan Masyarakat Inggris mengatakan ada bukti besar yang menunjukkan bahwa e-rokok kurang berbahaya daripada merokok, setidaknya sebesar 95 persen.

"Kami mendorong perokok untuk mencoba e-rokok sebagai cara berhenti merokok. Meski demikian berhenti total tetap lah opsi terbaik."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengamat: Para Perokok Berhenti Buang Uang untuk Industri Rokok

Pengamat: Para Perokok Berhenti Buang Uang untuk Industri Rokok

Bisnis | Senin, 20 November 2017 | 20:29 WIB

Uap Vape Penyebab Bayi Lahir Cacat?

Uap Vape Penyebab Bayi Lahir Cacat?

Health | Minggu, 19 November 2017 | 20:00 WIB

Merokok Bisa Tingkatkan Konsentrasi? Ini Jawaban Dokter

Merokok Bisa Tingkatkan Konsentrasi? Ini Jawaban Dokter

Health | Rabu, 15 November 2017 | 17:17 WIB

Terkini

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

Video | Rabu, 02 September 2026 | 21:50 WIB

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

Jawa Tengah | Rabu, 02 September 2026 | 21:29 WIB

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

News | Rabu, 02 September 2026 | 21:20 WIB

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Bola | Rabu, 02 September 2026 | 21:17 WIB

Penyidikan KPK di Pemkab Bogor: PCNU Imbau Ulama Tetap Adem dan Tak Terprovokasi

Penyidikan KPK di Pemkab Bogor: PCNU Imbau Ulama Tetap Adem dan Tak Terprovokasi

Bogor | Rabu, 02 September 2026 | 21:06 WIB

Intip Posisi Kompor yang Benar Menurut Feng Shui Kang Hong Kian, Jangan Taruh di Sini!

Intip Posisi Kompor yang Benar Menurut Feng Shui Kang Hong Kian, Jangan Taruh di Sini!

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 21:05 WIB

200 Rumah Disulap Jadi Kampung Warna-Warni, Wajah Baru Pintu Masuk Makassar

200 Rumah Disulap Jadi Kampung Warna-Warni, Wajah Baru Pintu Masuk Makassar

Sulsel | Rabu, 02 September 2026 | 21:02 WIB

Anak di Bawah Umur Tusuk Ojol di Kalideres Gara-gara Tak Mau Bayar Ongkos

Anak di Bawah Umur Tusuk Ojol di Kalideres Gara-gara Tak Mau Bayar Ongkos

News | Rabu, 02 September 2026 | 21:01 WIB

5 Hand Mixer dengan Dough Hook Terbaik, Cocok untuk Buat Adonan Donat

5 Hand Mixer dengan Dough Hook Terbaik, Cocok untuk Buat Adonan Donat

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 21:00 WIB

Hidupkan Kembali Kesadaran Nasional, Otobiografi Ahmad Subardjo Terbit Lagi untuk Generasi Muda

Hidupkan Kembali Kesadaran Nasional, Otobiografi Ahmad Subardjo Terbit Lagi untuk Generasi Muda

Entertainment | Rabu, 02 September 2026 | 20:49 WIB

×