Penyakit Diabetes Tak Mengenal Usia

Chaerunnisa

Kamis, 21 Desember 2017 | 07:14 WIB
Penyakit Diabetes Tak Mengenal Usia
Seorang perempuan menyuntikkan obat diabetes. [shutterstock]

Suara.com - Penyakit diabetes melitus perlu diwaspadai dan dicegah oleh semua warga masyarakat, mengingat penyakit tersebut dapat dialami tanpa mengenal usia dan umur kehidupan manusia.

Direktur Utama RSUD Wangaya Kota Denpasar dr Setiawati Hartawan, di Denpasar, Kamis, mengatakan penyakit diabetes menjadi tantangan global pada beberapa tahun terakhir, karena menjadi penyebab utama disabilitas dan kematian.

"Untuk itu warga masyarakat harus waspada dalam menjaga kesehatan, termasuk juga pola makan yang teratur dan sehat," kata dia seperti diwartakan Antara.

Karena itu, kata Setiawati, pihaknya menyelenggarakan kegiatan simposium pada Rabu (20/12) dengan sasaran pemahaman kepada para dokter, perawat dan bidan di lingkungan RSUD Wangaya maupun rumah sakit pemerintah, swasta dan puskesmas, serta mahasiswa kedokteran, keperawatan maupun kebidanan.

"Dalam kegiatan sehari itu para peserta diberikan lima materi pemahamam mengenai diabetes melitus, yakni pemahaman deteksi dini dan tata laksana diabetes melitus pada anak, deteksi pada orang dewasa, deteksi kelainan jantung pada penderita diabetes, pro-kontra pemberian ASI (air susu ibu) eksklusif dan imunisasi oleh penderita diabetes pada kehamilan," imbuhnya.

Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan penyakit diabetes sekarang ini banyak diderita masyarakat, baik generasi muda maupun tua, disebabkan oleh perubahan gaya hidup dan pola makan.

Untuk itu, Wali Kota Rai Mantra mengimbau kepada para petugas di jajaran kesehatan untuk bisa menyebarkan informasi mengenai penyakit diabetes melitus agar diketahui warga masyarakat dan mampu mencegah sedini mungkin dan penyebarannya tidak meluas, serta dapat terhindarkan dari penyakit tersebut.

Menurut Rai Mantra, tingkat kesehatan di Denpasar dari harapan hidup masyarakat baru mencapai umur 74 tahun, dan dengan terus adanya sosialisasi mengenai kesehatan serta informasi yang detail dan akurat lewat media, diharapkan tingkat harapan hidup warga dapat terus meningkat sampai angka umur 80 tahun atau lebih seperti kota-kota maju lainnya.

"Peradaban masyarakat dapat dikatakan sudah baik jika informasi dan pemberdayaan masyarakat mengenai kesehatan sudah berjalan dengan tepat dan berkelanjutan, seperti pemberian informasi pada simposium kesehatan tersebut," ungkapnya.

baca juga

Penyakit diabetes melitus perlu diwaspadai dan dicegah oleh semua warga masyarakat, mengingat penyakit tersebut dapat dialami tanpa mengenal usia dan umur kehidupan manusia.

Direktur Utama RSUD Wangaya Kota Denpasar dr Setiawati Hartawan, di Denpasar, Kamis, mengatakan penyakit diabetes menjadi tantangan global pada beberapa tahun terakhir, karena menjadi penyebab utama disabilitas dan kematian.

"Untuk itu warga masyarakat harus waspada dalam menjaga kesehatan, termasuk juga pola makan yang teratur dan sehat," katanya.

Karena itu, kata Setiawati, pihaknya menyelenggarakan kegiatan simposium pada Rabu (20/12) dengan sasaran pemahaman kepada para dokter, perawat dan bidan di lingkungan RSUD Wangaya maupun rumah sakit pemerintah, swasta dan puskesmas, serta mahasiswa kedokteran, keperawatan maupun kebidanan.

"Dalam kegiatan sehari itu para peserta diberikan lima materi pemahamam mengenai diabetes melitus, yakni pemahaman deteksi dini dan tata laksana diabetes melitus pada anak, deteksi pada orang dewasa, deteksi kelainan jantung pada penderita diabetes, pro-kontra pemberian ASI (air susu ibu) eksklusif dan imunisasi oleh penderita diabetes pada kehamilan," ujarnya.

Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan penyakit diabetes sekarang ini banyak diderita masyarakat, baik generasi muda maupun tua, disebabkan oleh perubahan gaya hidup dan pola makan.

Untuk itu, Wali Kota Rai Mantra mengimbau kepada para petugas di jajaran kesehatan untuk bisa menyebarkan informasi mengenai penyakit diabetes melitus agar diketahui warga masyarakat dan mampu mencegah sedini mungkin dan penyebarannya tidak meluas, serta dapat terhindarkan dari penyakit tersebut.

Menurut Rai Mantra, tingkat kesehatan di Denpasar dari harapan hidup masyarakat baru mencapai umur 74 tahun, dan dengan terus adanya sosialisasi mengenai kesehatan serta informasi yang detail dan akurat lewat media, diharapkan tingkat harapan hidup warga dapat terus meningkat sampai angka umur 80 tahun atau lebih seperti kota-kota maju lainnya.

"Peradaban masyarakat dapat dikatakan sudah baik jika informasi dan pemberdayaan masyarakat mengenai kesehatan sudah berjalan dengan tepat dan berkelanjutan, seperti pemberian informasi pada simposium kesehatan tersebut," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Obesitas Picu Risiko Diabetes, Terapi Tirzepatide Hadir dengan Pendekatan yang Lebih Personal

Obesitas Picu Risiko Diabetes, Terapi Tirzepatide Hadir dengan Pendekatan yang Lebih Personal

Health | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:46 WIB

Bukan Sekadar Turunkan Gula Darah, Ini Tantangan Terberat Pasien Diabetes yang Sering Diabaikan

Bukan Sekadar Turunkan Gula Darah, Ini Tantangan Terberat Pasien Diabetes yang Sering Diabaikan

Health | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:16 WIB

Alarm Diabetes Indonesia: Skrining BPJS Belum Mampu Menjangkau Jutaan Kasus Tersembunyi?

Alarm Diabetes Indonesia: Skrining BPJS Belum Mampu Menjangkau Jutaan Kasus Tersembunyi?

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:10 WIB

Rawat Ibu Sendiri hingga Napas Terakhir, Vega Darwanti Ungkap Momen Haru saat Ibunda Berpulang

Rawat Ibu Sendiri hingga Napas Terakhir, Vega Darwanti Ungkap Momen Haru saat Ibunda Berpulang

Entertainment | Senin, 13 Juli 2026 | 18:52 WIB

Tak Cuma Ganggu Mental, Stres Kerja Bisa Picu Hipertensi hingga Diabetes

Tak Cuma Ganggu Mental, Stres Kerja Bisa Picu Hipertensi hingga Diabetes

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:24 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Penyandang Diabetes Indonesia Tembus 20,4 Juta, Terapi DM Tipe 2 Bertambah

Penyandang Diabetes Indonesia Tembus 20,4 Juta, Terapi DM Tipe 2 Bertambah

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:12 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Waspada Siklon dan Ancaman Penyakit! Hantavirus Mengintai, Diabetes Tipe 2 Ancam Anak Muda

Waspada Siklon dan Ancaman Penyakit! Hantavirus Mengintai, Diabetes Tipe 2 Ancam Anak Muda

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 12:05 WIB

Terkini

Andrie Yunus Alami Kecemasan Berat, KontraS Ungkap Kondisi Terkini

Andrie Yunus Alami Kecemasan Berat, KontraS Ungkap Kondisi Terkini

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:35 WIB

3 Juta KK Sudah Masuk Perlinsos Digital, Pemerintah Uji Sistem di 43 Daerah

3 Juta KK Sudah Masuk Perlinsos Digital, Pemerintah Uji Sistem di 43 Daerah

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Jepang-Rusia Memanas! Kunjungan Putin dengan Kapal Perang ke Kuril Bikin Tokyo Murka

Jepang-Rusia Memanas! Kunjungan Putin dengan Kapal Perang ke Kuril Bikin Tokyo Murka

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Pergi Jauh, Tanah Air Tetap Jadi Rumah: Kisah Diaspora Memaknai Indonesia

Pergi Jauh, Tanah Air Tetap Jadi Rumah: Kisah Diaspora Memaknai Indonesia

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:25 WIB

91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit

91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit

Health | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam

Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:00 WIB

BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera

BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas

Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Arti Penting Berlian bagi Anggun C Sasmi: Bukan Sekadar Aksesori, tapi Self-Reward

Arti Penting Berlian bagi Anggun C Sasmi: Bukan Sekadar Aksesori, tapi Self-Reward

Entertainment | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:54 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Anti Polusi

5 Rekomendasi Sunscreen Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Anti Polusi

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:46 WIB

×