Kemenkes: Kalau Sudah Vaksin Tak Usah Takut Difteri

Ardi Mandiri | Suara.com

Minggu, 31 Desember 2017 | 03:30 WIB
Kemenkes: Kalau Sudah Vaksin Tak Usah Takut Difteri
Petugas Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Barat memberikan vaksin DPT (Difteri, Tetanus, dan Pertusis) ke Mahasiswa Universitas Tarumanegara (UNTAR) di Jakarta, Jumat (15/12).

Suara.com - Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kementerian Kesehatan Elizabeth Jane Soepardi mengatakan agar masyarakat jangan mencemaskan lagi penularan penyakit difteri bila sudah diimunisasi difteri secara lengkap.

"Yang penting itu riwayat imunisasinya. Imunisasi itu bisa mencegah difteri. Kalau sudah imunisasi kan sudah kebal," kata Elizabeth dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Dia mengingatkan pentingnya imunisasi secara lengkap terkait adanya isu tentang penularan difteri melalui terompet atau tiupan terompet serta penggunaan alat makan secara bersamaan.

Elizabeth menjelaskan bahwa masyarakat tidak diperbolehkan untuk bergantian menggunakan peralatan makan dengan penderita difteri. Hal yang sama juga dengan penggunaan terompet tahun baru.

Kementerian Kesehatan menyarankan agar satu terompet diperuntukkan hanya untuk satu orang dan tidak untuk ditiup secara bergantian.

"Menularnya paling kalau digunakan berpindah bergantian. Ya, itu bisa, karena ludah kita menempel di mulut terompet. Penderita difteri kan tidak boleh tukar menukar peralatan makan, sama saja kan salah satu penyebarannya bisa lewat air liur," Elizabeth menerangkan.

Namun dia menggarisbawahi bahwa perlu ada penelitian untuk dapat membuktikan apakah benar bahwa kuman difteri bisa menular dengan cepat dari semburan ujung terompet.

Menurut Elizabeth, difteri merupakan penyakit yang mudah menular dengan atau tanpa media terompet sekalipun.

"Penyebaran kuman penyebab difteri ini sangat mudah, bisa melalui bicara atau bersin yang tidak ditutup, bisa sejauh tujuh meter. Tidak perlu bantuan terompet," jelas dia.

Elizabeth mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, menggunakan masker bila sedang sakit, dan upayakan tidak melakukan kontak dengan penderita difteri. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pedagang: Penjualan Terompet Tak Terganggu Isu Difteri

Pedagang: Penjualan Terompet Tak Terganggu Isu Difteri

Lifestyle | Sabtu, 30 Desember 2017 | 17:24 WIB

Terompet Bisa Menularkan Difteri? Ini Kata Dokter

Terompet Bisa Menularkan Difteri? Ini Kata Dokter

Health | Sabtu, 30 Desember 2017 | 08:43 WIB

Ini Mengapa Orang Dewasa Pun Perlu Vaksin Difteri

Ini Mengapa Orang Dewasa Pun Perlu Vaksin Difteri

Health | Jum'at, 29 Desember 2017 | 21:17 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB