Sering Berbicara saat Tidur? Bisa Jadi Anda Bertipe Offensive

Dythia Novianty, Firsta Nodia

Selasa, 23 Januari 2018 | 22:52 WIB
Sering Berbicara saat Tidur?  Bisa Jadi Anda Bertipe Offensive
Ilustrasi lelaki sedang tidur (Shutterstock)

Suara.com - Jika Anda berbicara saat tidur, bisa jadi Anda adalah orang jahat dan sering menyinggung perasaan orang lain atau offensive.

Menurut sebuah penelitian terbaru, orang yang berbicara saat tidur cenderung tidak bisa menahan diri untuk melakukan sumpah serapah dan mengeluarkan kata-kata negatif.

Tidak seperti somniloquy atau masalah tidur yang juga dikenal sebagai parasomnia, berbicara saat tidur lebih ditujukkan pada orang lain.

Somniloquy sendiri merupakan gangguan tidur seperti berjalan sambil tidur, anggota badan yang bergerak secara berkala saat tidur, gigi menggiling dan sindrom kaki gelisah.

Selain somniloquy, berbicara saat tidur juga secara teknis merupakan bagian dari gangguan tidur. Kondisi ini memungkinkan seseorang berbicara dalam tidur tanpa mengetahui apa yang mereka lakukan.

Gangguan ini lazimnya terjadi pada anak-anak dan para lelaki.

Seorang ilmuwan, Dr Isabelle Arnulf telah menyoroti kebiasaan tidur sambil berbicara pada sekelompok orang dan hasilnya cukup mengejutkan.

Menurutnya, kata yang paling mungkin diucapkan saat tertidur adalah hal-hal bermakna negatif dan vulgar.

Dari 232 orang dewasa yang berpartisipasi dalam penelitian, 129 di antaranya memiliki gangguan perilaku tidur REM atau gangguan gerak mata cepat, 87 mengalami gangguan tidur berjalan, seorang penderita sleep apnea dan sisanya tidak memiliki gangguan tidur sama sekali.

baca juga

Setelah beberapa malam penelitian, kata yang paling umum diucapkan oleh mereka adalah "tidak".

Parahnya, 24 persen kata yang diucapkan mengandung konten negatif dan 22 persen merupakan bahasa vulgar.

Selain itu, 10 persen dari semua episode tidur sambil berbicara melibatkan kata-kata sumpah serapah, dengan 'f ***' dikatakan 800 kali lebih sering saat tidur daripada saat terbangun.

"Apa yang sekarang kita tahu adalah bahwa tidur sambil berbicara sangat mirip dengan berbicara saat terjaga. Perbedaannya bersifat kualitatif, bahasa nokturnal lebih negatif, tegang, lebih vulgar, dan ditujukan kepada seseorang, bukan pada diri sendiri," kata Dr Arnulf kepada MNT. [Mirror]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Insomnia? Coba Tulis Daftar Tugas Sebelum Tidur

Insomnia? Coba Tulis Daftar Tugas Sebelum Tidur

Health | Selasa, 16 Januari 2018 | 10:48 WIB

Insomnia dan Gangguan Ritme Sirkadian, Berbedakah?

Insomnia dan Gangguan Ritme Sirkadian, Berbedakah?

Health | Kamis, 11 Januari 2018 | 12:42 WIB

Sering Minum Pereda Sakit, Hati-hati Obesitas dan Masalah Tidur

Sering Minum Pereda Sakit, Hati-hati Obesitas dan Masalah Tidur

Health | Kamis, 07 Desember 2017 | 19:26 WIB

Bukan Makhluk Gaib, Ini Penjelasan Medis 'Ketindihan' Saat Tidur

Bukan Makhluk Gaib, Ini Penjelasan Medis 'Ketindihan' Saat Tidur

Health | Selasa, 10 Oktober 2017 | 04:36 WIB

Ibu Insomnia, Anak Juga Susah Tidur

Ibu Insomnia, Anak Juga Susah Tidur

Health | Selasa, 26 September 2017 | 13:06 WIB

Diabetes dan Gangguan Tidur Sebabkan Kebutaan?

Diabetes dan Gangguan Tidur Sebabkan Kebutaan?

Health | Selasa, 11 Juli 2017 | 18:55 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×