Ternyata, Nyamuk Belajar dari Pengalaman

Dythia Novianty, Risna Halidi

Senin, 29 Januari 2018 | 06:43 WIB
Ternyata, Nyamuk Belajar dari Pengalaman
Ilustrasi digigit nyamuk. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah penelitian dipublikasikan oleh jurnal Current Biology, menunjukkan bahwa nyamuk dapat belajar dengan cepat dan mampu mengingat aroma darah yang dimangsanya.

Penelitian ini juga membuktikan bahwa nyamuk cukup pintar dan bisa belajar dari pengalaman. Misalnya, meskipun seseorang dianggap memiliki bau yang lezat oleh nyamuk, namun preferensi nyamuk bisa berubah jika bau itu dikaitkan dengan sensasi yang tidak menyenangkan.

Orang yang menyerang nyamuk atau melakukan perilaku defensif lain, cenderung akan ditinggalkan nyamun meski darahnya 'manis'.

"Kami sekarang tahu bahwa nyamuk dapat mempelajari bau yang dipancarkan oleh host dan menghindari host yang defensif," kata Asisten Riset Profesor di Virginia Tech, Chloe Lahondere di Amerika Serikat.

Para peneliti yakin bahwa nyamuk menunjukkan sifat yang dikenal sebagai aversive learning atau pembelajaran yang tidak menyenangkan.

Tim melatih nyamuk Aedes Aegypti betina untuk mengasosiasikan bau termasuk bau badan manusia dengan kejutan dan getaran yang tidak menyenangkan.

Nyamuk Aedes Aegypti sendiri adalah penyebab dari berbagai macam penyakit seperti demam zika, demam berdarah, virus demam chikungunya dan demam kuning.

Dua puluh empat jam kemudian, nyamuk yang sama dinilai dalam alat bernama olfaktometer Y-labirin, tempat dimana nyamuk dibiarkan terbang melawan angin dan memilih antara bau tubuh manusia yang pernah mereka sukai atau bau lain.

Hasilnya, nyamuk memilih menghindari bau badan manusia dan menunjukkan bahwa nyamuk telah berhasil dilatih.

baca juga

Dengan mengambil pendekatan multidisiplin dan menggunakan teknik mutakhir, termasuk pengeditan gen CRISPR dan RNAi, para periset juga dapat mengidentifikasi bahwa dopamin adalah mediator kunci pembelajaran yang tidak menyenangkan dalam nyamuk. [Zeenews]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bikin Ngilu, Lelaki Ini Digigit Ratusan Nyamuk Demi Penelitian

Bikin Ngilu, Lelaki Ini Digigit Ratusan Nyamuk Demi Penelitian

Tekno | Jum'at, 15 Desember 2017 | 06:01 WIB

Mengapa Nyamuk Suka Gigit Kamu? Ini Alasannya

Mengapa Nyamuk Suka Gigit Kamu? Ini Alasannya

Health | Selasa, 05 Desember 2017 | 12:55 WIB

Cegah Demam Berdarah di Musim Hujan, Lula Kamal Lakukan Ini

Cegah Demam Berdarah di Musim Hujan, Lula Kamal Lakukan Ini

Health | Kamis, 09 November 2017 | 15:23 WIB

Ini Alasan Nyamuk Suka Menggigit Manusia

Ini Alasan Nyamuk Suka Menggigit Manusia

Health | Senin, 09 Oktober 2017 | 14:04 WIB

Virus Zika Juga Ditemukan Dalam Nyamuk Jenis Ini

Virus Zika Juga Ditemukan Dalam Nyamuk Jenis Ini

Health | Kamis, 20 April 2017 | 14:12 WIB

Di Halmahera Selatan, Sakit Malaria Disangka Kena 'Diguna-Guna'

Di Halmahera Selatan, Sakit Malaria Disangka Kena 'Diguna-Guna'

Health | Selasa, 18 April 2017 | 07:31 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×