Aromaterapi, Kawan atau Lawan? Kenali Bahayanya!

Ririn Indriani

Rabu, 31 Januari 2018 | 06:41 WIB
Aromaterapi, Kawan atau Lawan? Kenali Bahayanya!
Aromaterapi.

Suara.com - Siapa sih yang tidak suka dengan aroma harum nan menyegarkan seperti yang ditawarkan aromaterapi? Apalagi jika wewangian tersebut adalah aroma favorit Anda, seperti aroma lavender atau vanila.

Ya, kini wangi-wangian favorit tersebut bisa Anda dapatkan dalam wujud aromaterapi. Minyak tumbuhan aromatik yang menjadi bahan dasarnya dapat Anda pijatkan ke kulit, ditambahkan ke dalam air mandi atau diuapkan dengan menggunakan oil burner. Praktis, kan!

Jika Anda sedang mengalami stres, aromanya yang khas tentu dapat memberikan Anda efek relaksasi dan penstabil mood yang diperlukan.

Tak hanya itu, wangi dari aromaterapi juga memiliki efek terapeutik bagi pikiran, seperti aroma lezat kue yang baru dipanggang dan membangkitkan rasa nyaman layaknya sedang berada di rumah.

Selain itu, aromaterapi juga dapat membantu proses penyembuhan, seperti bau minyak kayu putih mentol aromatik yang bisa digunakan untuk menyembuhkan hidung tersumbat.

Eits, walapun manfaatnya banyak, ada baiknya Anda membatasi penggunaan aromaterapi ini, lho. Mengapa? Sebab, paparan aromaterapi yang terlalu lama terbukti bisa berbahaya bagi kesehatan.

Tidak percaya? Yuk, simak dampak negatifnya yang dikutip dari Go Dok!

1. Meningkatkan risiko penyakit jantung
Uap minyak esensial aromaterapi memang bisa mengurangi stres, tapi menurut studi yang dipublikasikan oleh The European Journal of Preventive Cardiology, hal ini bisa saja membahayakan kesehatan Anda.

Studi yang melibatkan 100 pekerja spa di Taipei ini, meminta partisipan menghirup aromaterapi sembari memonitor tekanan darah dan detak jantung mereka. Hasilnya, ditemukan peningkatan tekanan darah serta detak jantung pada partisipan setelah mereka menghirup aromaterapi selama 2 jam.

Berdasarkan pemantauan peneliti, para partisipan memang mengalami penurunan tekanan darah dan ritme detak jantung setelah menghirup aromaterapi selama 15-60 menit. Hal ini membuktikan bahwa memang terdapat efek relaksasi yang diberikan oleh aromaterapi.

Namun, tekanan darah dan detak jantung partisipan justru cenderung meningkat kembali saat waktu mulai menginjak menit ke-75 hingga menit ke-120. Hal ini membuktikan bahwa terlalu lama menghirup aromaterapi bisa saja meningkatkan risiko rusaknya jantung Anda secara perlahan.

2. Asma
Telah Anda ketahui bahwa pada studi sebelumnya, para peneliti mengaitkan antara peningkatan risiko penyakit jantung dengan Volatile Organic Compound (VOC) - bahan organik yang mudah menguap dari bentuk cairan pada aromaterapi - yang terkandung dalam aromaterapi.

Nah, menghirup senyawa VOC ternyata dapat pula meningkatkan inflamasi di tubuh, mengganggu fungsi sistem saraf dan dapat menimbulkan reaksi alergi saluran pernafasan. Karena itulah, Anda yang mengidap penyakit asma serta rentan terhadap perdarahan hidung (mimisan) harus berhati-hati menggunakannya.


Informasi selengkapnya di sini …

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenyan Berpotensi Jadi Bahan Parfum dan Aromaterapi, Bagaimana Manfaatnya bagi Masyarakat?

Kemenyan Berpotensi Jadi Bahan Parfum dan Aromaterapi, Bagaimana Manfaatnya bagi Masyarakat?

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Pentingnya Aromaterapi bagi Influencer Uwi Bama: Mood Booster hingga Kunci Tidur Nyenyak

Pentingnya Aromaterapi bagi Influencer Uwi Bama: Mood Booster hingga Kunci Tidur Nyenyak

Entertainment | Sabtu, 06 Desember 2025 | 20:55 WIB

Wajib Tahu! Cara Sederhana Ciptakan Ruangan Mindful dengan Aroma Baru yang Bikin Nagih

Wajib Tahu! Cara Sederhana Ciptakan Ruangan Mindful dengan Aroma Baru yang Bikin Nagih

Lifestyle | Selasa, 18 November 2025 | 09:00 WIB

Bayi Rewel Bikin Stres? Rahasia Tidur Nyenyak dengan Aromaterapi Lavender dan Chamomile!

Bayi Rewel Bikin Stres? Rahasia Tidur Nyenyak dengan Aromaterapi Lavender dan Chamomile!

Health | Minggu, 07 September 2025 | 17:02 WIB

Kreatif! PPG Unila Latih Anak Panti Ar-Ra'uf Syahira Buat Lilin Aromaterapi

Kreatif! PPG Unila Latih Anak Panti Ar-Ra'uf Syahira Buat Lilin Aromaterapi

Your Say | Selasa, 06 Mei 2025 | 10:52 WIB

5 Manfaat Aromaterapi untuk Kesehatan yang Harus Kamu Tahu

5 Manfaat Aromaterapi untuk Kesehatan yang Harus Kamu Tahu

Health | Sabtu, 11 Januari 2025 | 08:04 WIB

Manfaat Aroma Melati, Rahasia Healing ala Bali di Rumah

Manfaat Aroma Melati, Rahasia Healing ala Bali di Rumah

Lifestyle | Sabtu, 19 Oktober 2024 | 14:58 WIB

Penggunaan Aromaterapi Diyakini Dapat Mengatasi Stres dan Kecemasan

Penggunaan Aromaterapi Diyakini Dapat Mengatasi Stres dan Kecemasan

Health | Senin, 05 Agustus 2024 | 14:00 WIB

Cara Healing yang Benar Menurut Psikiater: Bukan Nonton Konser atau Jalan-Jalan Ke Bali!

Cara Healing yang Benar Menurut Psikiater: Bukan Nonton Konser atau Jalan-Jalan Ke Bali!

Health | Senin, 01 Juli 2024 | 13:27 WIB

Diberikan Anies Baswedan ke Istri Denny Sumargo, Ini Manfaat Aromaterapi untuk Ibu Hamil

Diberikan Anies Baswedan ke Istri Denny Sumargo, Ini Manfaat Aromaterapi untuk Ibu Hamil

Lifestyle | Minggu, 19 Mei 2024 | 08:05 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×