Peneliti Uji Obat Kanker Demi Atasi Penyakit Pendarahan Akut

Dythia Novianty, Risna Halidi

Rabu, 21 Februari 2018 | 13:14 WIB
Peneliti Uji Obat Kanker Demi Atasi Penyakit Pendarahan Akut
Ilustrasi arteriovenous malformation. [Shutterstock]

Suara.com - Sekelompok peneliti dari London, Edinburgh dan Cambridge telah menemukan penyebab kelainan genetik AVM, yang bisa menyebabkan pendarahan akut hingga stroke dan kematian.

AVM atau arteriovenous malformation adalah kondisi pembuluh darah tak normal, dimana darah arteri mengalir langsung ke dalam vena tanpa campur tangan kapiler. AVM muncul sebagai pembuluh darah 'kusut' dan paling umum terjadi pada otak atau sumsum tulang belakang.

Para peneliti di University College London Institute of Child Health dan Great Ormond Street Hospital (GOSH) yang memimpin penelitian tersebut, menyebut ini sebagai "langkah besar" untuk memahami dan mengobati AVM.

Dan sekarang, tim peneliti yakin bahwa obat kanker tertentu bisa mengobati AVM.

Penelitian ini dipublikasikan dalam Journal of Clinical Investigation, dimana tim melakukan biopsi pada 160 anak-anak dengan gangguan pembuluh darah AVM.

Hasilnya, ada empat gen yang dapat memicu kondisi AVM dan semuanya terlibat di jalur pensinyalan antara reseptor permukaan sel dan nukleus.

Mutasi gen ini, kata peneliti, juga terjadi dalam pertumbuhan beberapa jenis kanker. Itu berarti, dokter memiliki peluang untuk mengobati AVM dengan obat kanker yang sudah tersedia.

"Ini adalah langkah besar bagi kita. Menemukan penyebab genetik AVM pada pasien individual, berarti kita dapat menyarankan perawatan yang berpotensi memperlambat, menghentikan atau bahkan membalikkan pertumbuhan kondisi ini dalam jangka panjang," kata Dr Veronica Kinsler dari Great Ormond Street Hospital yang memimpin penelitian tersebut.

Salah satu pasien yang terlibat dalam penelitian ini adalah Nikki Christou. Gadis berusia 13 tahun tersebut memiliki AVM di sisi kanan wajah dan kerap mengalami pendarahan yang hebat.

baca juga

"Ini bisa sangat menakutkan karena darah tidak hanya keluar dari hidung tapi bisa mengalir ke tenggorokan dan mulut saya dan jika benar-benar buruk, bisa keluar dari saluran air mata saya juga, saya menangis darah, bukan air," kata Nikki seperti yang Suara.com kutip dari BBC.

Hingga saat ini, Nikki telah melakukan sekitar 30 operasi dan ratusan janji rawat jalan. Berkat hasil penelitian ini, dia menjadi salah satu dari dua pasien yang menjalani pengobatan kanker yang menargetkan mutasi gen AVM.

Ia diminta mengonsumsi tablet sekali sehari selama lebih dari enam bulan. Pada pemindaian MRI baru-baru ini, menunjukkan bahwa AVM yang diderita Nikki tidak memburuk meski masih membutuhkan hasil pasti beberapa waktu lagi. [BBC]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mampukah Sepasang Manusia Awali Kehidupan di Planet Baru?

Mampukah Sepasang Manusia Awali Kehidupan di Planet Baru?

Tekno | Selasa, 02 Januari 2018 | 21:34 WIB

4 Cara Sederhana Menangani Pendarahan bagi Penderita Hemofilia

4 Cara Sederhana Menangani Pendarahan bagi Penderita Hemofilia

Health | Minggu, 19 April 2015 | 14:09 WIB

Kandungan Lemah, Penyebab Pendarahan Shireen Sungkar

Kandungan Lemah, Penyebab Pendarahan Shireen Sungkar

Entertainment | Senin, 10 Maret 2014 | 16:51 WIB

Hamil Muda, Shireen Sungkar Empat Kali Pendarahan

Hamil Muda, Shireen Sungkar Empat Kali Pendarahan

Entertainment | Senin, 10 Maret 2014 | 16:32 WIB

Terkini

Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR

Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:31 WIB

Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan

Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:29 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:26 WIB

Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten

Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten

Banten | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:20 WIB

Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?

Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:18 WIB

Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan

Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:17 WIB

Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur

Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:17 WIB

HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:07 WIB

Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total

Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:06 WIB

Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah

Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:04 WIB

×