Cara Ini Efektif Redakan Hidung Tersumbat Karena Sinus

Vania Rossa

Senin, 05 Maret 2018 | 08:25 WIB
Cara Ini Efektif Redakan Hidung Tersumbat Karena Sinus
Ilustrasi menderita flu, pilek dan batuk. (Shutterstock)

Suara.com - Jika Anda kerap bangun tidur dengan kondisi pilek, hidung tersumbat, susah bernapas, dan ada rasa tertekan pada telinga (namun semua gejala ini menghilang beberapa jam kemudian), bisa jadi ini merupakan gejala sinus.

Tak perlu buru-buru panik dan berpikir untuk mengatasinya dengan operasi, karena seperti dilansir dari Asia One, gejala sinus bisa dikurangi dengan beberapa cara sederhana ini:

1. Humidifier
Udara yang kering bisa menyebabkan sinus menjadi parah. Coba gunakan humidifier atau alat pengatur kelembapan di kamar tidur Anda. Pasang saat malam hari agar Anda terhindar dari berbagai gejala sinus seperti pilek dan hidung tersumbat di pagi hari. Tapi, jangan lupa untuk rutin membersihkan humidifier, ya.

2. Minum air
Minum air dalam jumlah cukup akan menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik, dan menjaga kondisi sinus Anda tetap lembap. Yang terbaik adalah minum air putih. Hindari minum the atau kopi yang mengandung kafein karena akan membuat tubuh menjadi dehidrasi.

3. Makan makanan panas
Uap panas yang berasal dari makanan akan membantu mengencerkan lendir. Anda bisa memilih sup ayam panas yang biasa digunakan oleh para pasien flu untuk meringankan hidung tersumbat. Sebuah penelitian dari AS yang diterbitkan di Chest Journal menemukan bahwa sup ayam bersifat anti inflamasi yang dapat memperbaiki kondisi infeksi saluran pernapasan bagian atas.

4. Singkirkan semua alergen
Jika sinus Anda disebabkan oleh alergen tertentu, seperti debu atau bulu hewan, salah satu cara untuk meredakan gejalanya adalah dengan menghindari alergen tersebut. Mulailah lakukan pembersihan area rumah untuk memastikannya bebas alergen. Hindari karpet yang biasanya menyimpan debu dan bulu binatang, bersihkan gorden, dang anti seprai secara teratur.

5. Menjaga kebersihan
Menjaga kebersihan tak akan pernah ada ruginya. Mulailah dari diri Anda sendiri, misalnya dengan rajin mencuci tangan setiap kali habis memegang sesuatu, termasuk memegang wajah Anda sendiri.

6. Mandi air hangat
Panas dan uap dari air hangat akan membantu meredakan masalah hidung tersumbat. Mandilah di kamar mandi yang tertutup, dan hirup uap hangat yang dihasilkan dari air mandi Anda. Alternatif lainnya, Anda bisa menghirup uap hangat yang berasal dari semangkok air panas yang diletakkan di depan wajah.

7. Kompres panas
Jika tekanan di sinus mulai membuat Anda sakit kepala, coba kompres area di sekitar hidung dengan kain yang telah direndam di dalam air panas sebelumnya. Cara ini bisa membantu mengurangi tekanan pada sinus dan meredakan sakit kepala Anda.

8. Olahraga ringan
Jalan cepat atau jogging dapat membantu meredakan gejala sinus. Saat berolahraga, Anda akan menarik napas dalam-dalam, dan hal tersebut akan melegakan hidung yang tersumbat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lemon Bisa Redakan Sakit Kepala dan Sinus, Begini Caranya

Lemon Bisa Redakan Sakit Kepala dan Sinus, Begini Caranya

Health | Kamis, 08 Februari 2018 | 16:32 WIB

Sering Pilek Tanda Tubuh Terlalu Keras Bekerja

Sering Pilek Tanda Tubuh Terlalu Keras Bekerja

Health | Rabu, 24 Januari 2018 | 10:25 WIB

Saat Pilek, Pilih Tisu atau Saputangan?

Saat Pilek, Pilih Tisu atau Saputangan?

Health | Kamis, 08 Januari 2015 | 16:05 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB