Nonton TV Lebih Dari 4 Jam Sehari Berisiko Kena Kanker Usus Besar

Vania Rossa | Suara.com

Sabtu, 10 Maret 2018 | 09:30 WIB
Nonton TV Lebih Dari 4 Jam Sehari Berisiko Kena Kanker Usus Besar

Suara.com - Kanker usus sering dikaitkan dengan pola makan minim serat, tapi sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa lelaki yang menonton TV lebih dari empat jam sehari ternyata berisiko tinggi terkena kanker usus besar.

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa tingkat aktivitas fisik yang tinggi dapat menurunkan risiko kanker usus.

Di penelitian terbaru ini, tim peneliti dari Inggris memeriksa konsistensi hubungan ini dalam sebuah studi yang melibatkan lebih dari 430.000 lelaki dan permpuan.

Mereka menemukan bahwa perilaku tanpa aktivitas, seperti menonton TV dan penggunaan komputer yang berlebihan, dikaitkan dengan 35 persen peningkatan risiko kanker usus pada lelaki namun tidak pada perempuan.

"Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa menonton TV mungkin terkait dengan perilaku lain, seperti merokok, minum, dan ngemil lebih banyak. Dan kita tahu bahwa hal-hal tersebut dapat meningkatkan risiko kanker usus besar," jelas ketua penelitian Dr. Neil Murphy dari Badan Internasional untuk Penelitian pada Kanker (IARC) di Perancis.

Ditambahkan bahwa aktivitas sedentary atau tidak berpindah-pindah juga sering dikaitkan dengan penambahan berat badan dan jumlah lemak tubuh yang lebih tinggi.

"Kelebihan lemak tubuh dapat memengaruhi kadar hormon dan zat kimia lain yang memengaruhi cara pertumbuhan sel manusia, dan itu bisa meningkatkan risiko kanker usus," katanya.

Kanker usus adalah kanker keempat yang paling umum terjadi di Inggris. Di Indonesia, jumlah penderita kanker usus juga semakin meningkat setiap tahunnya.

"Kanker terjadi di usus besar, di bagian belakang rektum," jelas Emma Shields dari Cancer Research UK.

Jika terdeteksi lebih awal, lebih dari sembilan puluh persen penderita bisa sembuh dari penyakit ini, setidaknya selama lima tahun, katanya seperti dilansir dari The Independent.

"Jadi, penting untuk mengetahui kondisi normal tubuh Anda, dan memberi tahu dokter jika Anda melihat adanya perubahan yang tidak biasa," tambahnya.

"Mungkin tidak semua perubahan tersebut mengarah ke kanker Tapi jika ya, pengobatan dini bisa membantu menyembuhkannya."

Penelitian yang dipublikasikan di British Journal of Cancer ini menunjukkan bahwa kebiasaan sedentary atau minim gerak sangat berkaitan dengan kanker usus.

Namun, sangat penting untuk menyadari bahwa hubungan yang ditemukan dalam penelitian ini tidak selalu berarti sebab akibat. Demikian menurut Paul Pharoah, profesor epidemiologi kanker di Universitas Cambridge.

"Studi ini belum menunjukkan bahwa menonton TV meningkatkan risiko kanker usus, melainkan menunjukkan bahwa waktu yang dihabiskan untuk menonton TV dikaitkan dengan risiko kanker usus besar," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Awas, Radang Gusi Bisa Picu Kanker Usus dan Paru!

Awas, Radang Gusi Bisa Picu Kanker Usus dan Paru!

Health | Jum'at, 19 Januari 2018 | 09:52 WIB

Sering Santap "Hot Dog", Awas Diincar Kanker Kolorektal!

Sering Santap "Hot Dog", Awas Diincar Kanker Kolorektal!

Health | Sabtu, 09 September 2017 | 19:58 WIB

Kanker Usus, Pembunuh Berdarah Dingin yang Mengintai Kaum Muda

Kanker Usus, Pembunuh Berdarah Dingin yang Mengintai Kaum Muda

Health | Minggu, 01 Mei 2016 | 11:03 WIB

Terkini

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB