Rajin Bersihkan Rumah Ternyata Bisa Bikin Fungsi Paru Menurun

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Senin, 12 Maret 2018 | 14:19 WIB
Rajin Bersihkan Rumah Ternyata Bisa Bikin Fungsi Paru Menurun
Ilustrasi membersihkan rumah. (Shutterstock)

Suara.com - Perempuan yang rajin membersihkan rumah adalah cerminan pasangan ideal. Namun tahukah Anda bahwa ternyata kebiasaan positif ini bisa berakibat buruk bagi organ paru-paru.

Hal ini diungkapkan sebuah studi internasional yang menyebut bahwa penggunaan semprotan atau produk pembersih rumah tangga setidaknya seminggu kali dapat menurunkan fungsi paru lebih cepat. Penurunan ini lebih cepat dialami oleh kaum hawa yang berprofesi sebagai tenaga pembersih ruangan.

"Ini tidak berarti kita seharusnya tidak membersihkan rumah, tentu saja kita perlu membersihkan rumah. Tapi kita perlu mempertanyakan bahan kimia apa yang digunakan dan bagaimana pengaruhnya terhadap fungsi paru," ujar penulis utama studi Dr. Oistein Svanes dari University of Bergen, Norwegia dilansir Foxnews.

Bergen dan rekannya meneliti lebih dari 6.200 peserta Survei Kesehatan Pernafasan Masyarakat Eropa yang tersebar di 22 pusat kesehatan, sembilan negara di Eropa barat. Peserta menjalani tes fungsi paru-paru dan mengisi kuesioner tiga kali selama 20 tahun.

Sekitar 85 persen responden perempuan mengatakan bahwa mereka rutin membersihkan rumah setidaknya seminggu sekali. Sedangkan 8.9 perempuan dan 1,9 persen lelaki mengatakan profesi mereka di bidang pembersihan.

Menurut American Lung Association, fungsi paru-paru perlahan menurun setelah berusia 35 tahun. Namun pada mereka yang berurusan dengan kegiatan pembersihan rumah atau kantor, penurunan fungsi paru terjadi lebih cepat sebelum usia 35 tahun.

Yang menarik, paparan produk pembersih tidak mempengaruhi fungsi paru-paru lelaki. Namun, penulis menduga, mungkin karena hanya ada sedikit lelaki yang bekerja di bidang pembersihan rumah atau kantor.

Sementara penelitian ini tidak dirancang untuk membuktikan bahwa paparan produk pembersih menyebabkan masalah paru-paru, penulis berpendapat bahwa mungkin penurunan fungsi paru disebabkan oleh iritasi yang dipicu bahan kimia pembersih sehingga selaput lendir melapisi saluran pernapasan.

Svanes mengatakan diperlukan penelitian selanjutnya untuk menyelidiki jenis bahan kimia dan zat pembersih yang paling berbahaya untuk organ paru manusia.

baca juga

"Ada anggapan bahwa bersih bisa mendatangkan kesehatan, tapi temuan ini memperluas gagasan kita bahwa kegiatan pembersihan dan bahan kimia yang digunakan bisa memicu gangguan kesehatan," kata Dr. Margaret Quinn dari University of Massachusetts di Lowell, yang tidak terlibat dalam penelitian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wah, Apel dan Tomat Bisa Perbaiki Paru Mantan Perokok Lho!

Wah, Apel dan Tomat Bisa Perbaiki Paru Mantan Perokok Lho!

Health | Minggu, 24 Desember 2017 | 19:57 WIB

Batuk Tak Kunjung Sembuh, Waspada Penyakit Paru Obstruktif Kronik

Batuk Tak Kunjung Sembuh, Waspada Penyakit Paru Obstruktif Kronik

Health | Selasa, 21 November 2017 | 16:47 WIB

Dua Jam "Beberes" Rumah Lebih Baik dari Lari 5 Km

Dua Jam "Beberes" Rumah Lebih Baik dari Lari 5 Km

Lifestyle | Selasa, 12 September 2017 | 18:09 WIB

Terkini

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

×