Miris, Bayi Meninggal Gara-Gara Tertindih Boneka

Vania Rossa

Sabtu, 21 April 2018 | 15:00 WIB
Miris, Bayi Meninggal Gara-Gara Tertindih Boneka
Ilustrasi boneka. (Shutterstock)

Suara.com - Apa bahayanya sebuah boneka? Rasanya, hampir semua ibu di seluruh dunia tak akan menganggap sebuah boneka, apalagi boneka lunak seperti beruang Teddy, sebagai sesuatu yang berbahaya bagi bayinya.

Tapi tidak bagi Dexy Leigh Walsh yang berasal dari Dundee, Skotlandia. Ia menemukan putrinya yang berusia 18 bulan, Connie Rose, meninggal dalam tidurnya pada 6 Maret lalu. Penyebabnya bikin miris, hanya karena ia punya kebiasaan menjejali sisi ranjang putrinya dengan boneka beruang untuk mencegahnya jatuh di antara kasur dan dinding. Sekarang, kebiasaannya itu ia anggap sebagai suatu penyesalan terbesar dalam hidupnya.

Walsh kini meluncurkan kampanye online di halaman Facebook, yaitu Connie Rose Awareness, dalam upayanya memperingatkan orangtua lain tentang bahaya meninggalkan mainan di tempat tidur anak-anak.

Ia juga menuliskan pengalamannya di Facebook: "Pada tanggal 6 Maret 2018 pukul 8.01 pagi, hidup saya berubah, saya bangun untuk mempersiapkan anak sulung saya berangkat sekolah sekaligus menemukan bayi bungsu saya meninggal."

“Saya menyalahkan diri saya sendiri karena ia meninggal akibat tertindih boneka beruang Teddy besar yang saya letakkan di sisi tempat tidurnya, dengan maksud mencegahnya jatuh ke sisi tempat tidurnya."

"Yang aku pikirkan sekarang adalah bagaimana jika aku tidak menaruh boneka apapun di tempat tidurnya, mungkin ia masih akan berada di sini hanya dengan sebuah benjolan kecil di kepalanya."

“Saya ingin setiap orang tua melihat dan menyadari hal ini. Biarkan anak-anak jatuh, dan jangan mencoba menjejali tempat tidurnya bahkan dengan boneka lembut sekalipun. Pindahkan semuanya jauh-jauh dari sisinya."

"Saya benar-benar berharap kisah tragis putri kecil saya dapat menyelamatkan bayi lain."

Seorang juru bicara untuk The Lullaby Trust, organisasi amal Inggris yang bertujuan untuk mencegah kematian tidak terduga pada bayi, mengatakan, “The Lullaby Trust ingin menyampaikan belasungkawa kepada keluarga di masa sulit ini. Kami menyarankan agar tempat tidur bayi bebas dari benda-benda seperti bantal, selimut, mainan, atau bumper."

“Barang-barang yang tidak perlu ada di tempat tidur dapat meningkatkan risiko sindrom kematian bayi mendadak (SIDS) jika menutupi kepala bayi. Barang-barang seperti mainan lunak dan bumper cot juga dapat meningkatkan risiko kematian bayi."

Saran di atas diberikan kepada seluruh orangtua yang memiliki bayi di bawah usia 12 bulan. Semoga dengan begitu, tak ada lagi insiden bayi meninggal gara-gara boneka yang tampak tak berbahaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bayi Lahir Montok Tak Selalu Sehat dan Lucu

Bayi Lahir Montok Tak Selalu Sehat dan Lucu

Health | Jum'at, 13 April 2018 | 14:36 WIB

Awas! Penggunaan Tisu Basah Bisa Picu Alergi pada Bayi

Awas! Penggunaan Tisu Basah Bisa Picu Alergi pada Bayi

Health | Sabtu, 07 April 2018 | 11:30 WIB

Di Cina, Pasang Boneka di Atas Mobil Kena Denda

Di Cina, Pasang Boneka di Atas Mobil Kena Denda

News | Selasa, 27 Maret 2018 | 07:41 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB