Ini yang Terjadi Bila Anak Berlebihan Minum Susu

Ririn Indriani

Rabu, 25 April 2018 | 14:22 WIB
Ini yang Terjadi Bila Anak Berlebihan Minum Susu
Ilustrasi anak minum susu. (Shutterstock)

2. Kurangnya zat gizi yang diperlukan
Susu biasanya dapat membuat anak kenyang dan tidak ingin makan makanan lainnya, sehingga dapat menyebabkan anak kekurangan zat gizi yang diperlukannya. Balita yang diberi susu ketika lapar akan terbiasa untuk selalu meminta susu, bukan makanan, saat lapar.

Jika susunya sudah habis, ia akan kenyang dan tidak makan makanan yang lain lagi. Susu tidak mengandung semua zat gizi yang diperlukan tubuh.

Balita akan mendapatkan zat gizi yang diperlukan dari makan beragam jenis makanan. Jika ia kebanyakan minum susu dan hanya sedikit mengonsumsi makanan lain, besar kemungkinan akan kekurangan zat gizi yang tidak terkandung dalam susu.

3. Sembelit
Masalah lain yang dapat disebabkan oleh terlalu banyak minum susu adalah sembelit atau konstipasi. Terlalu banyak minum susu dapat membuat balita kenyang dan tidak ingin makan makanan lain lagi.

Ini dapat menimbulkan masalah pada sistem pencernaan anak balita. Susu tidak memiliki serat yang dibutuhkan anak. Ditambah dengan anak tidak memakan makanan lain selain susu yang mengandung serat, seperti buah dan sayur. Sehingga anak dapat mengalami masalah saat buang air besar.

4. Anemia Defisiensi Besi
Masalah lainnya yang dapat ditimbulkan jika balita terlalu banyak minum susu adalah meningkatnya risiko balita mengalami anemia defisiensi besi. Anemia defisiensi besi terjadi ketika kekurangan zat besi dalam tubuh.

Zat besi diperlukan tubuh untuk mengantarkan oksigen melalui darah ke seluruh jaringan dalam tubuh. Balita membutuhkan zat besi yang cukup banyak untuk masa pertumbuhannya, terutama dibutuhkan untuk pertumbuhan otaknya, sedangkan susu tidak mengandung zat besi.

Risiko bertambah ketika anak balita tidak memakan makanan lain selain susu yang mengandung tinggi zat besi, seperti daging merah dan sayuran berdaun hijau.

Konsumsi susu sapi oleh bayi dan balita memiliki efek buruk pada cadangan besi mereka. Hal ini dapat terjadi karena kandungan zat besi sangat rendah pada susu sapi dan susu sapi dapat menghambat penyerapan zat besi non-heme, karena mengandung kalsium dan kasein dalam jumlah tinggi.

baca juga

Fortifikasi susu sapi dengan zat besi, seperti yang dilakukan di beberapa negara, dapat melindungi bayi dan balita terhadap efek negatif susu sapi pada status zat besi dalam tubuh.

Karena kekurangan atau kelebihan susu akan berdampak tidak baik bagi tubuh, seorang peneliti bernama Dr. Jonathon Maguire dari St. Michael’s Hospital di Toronto mencari tahu berapa jumlah konsumsi susu yang baik untuk anak.

Dalam sebuah penelitiannya yang diterbitkan oleh Journal Pediatrics menunjukkan bahwa 500 ml atau sekitar dua gelas susu per hari sudah cukup memenuhi kebutuhan vitamin D dan tidak menurunkan kadar zat besi pada anak. Penelitian ini melibatkan 1311 anak balita sehat yang berusia 2-5 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kurangi Susu Malah Bikin Tubuh Jadi Intoleransi Laktosa

Kurangi Susu Malah Bikin Tubuh Jadi Intoleransi Laktosa

Health | Sabtu, 14 April 2018 | 07:08 WIB

Awas, Konsumsi Susu dan Ayam Bersamaan Bisa Sebabkan Efek Samping

Awas, Konsumsi Susu dan Ayam Bersamaan Bisa Sebabkan Efek Samping

Lifestyle | Senin, 19 Maret 2018 | 09:22 WIB

Bukan Cuma Susu, Makanan Ini Juga Kaya Kalsium

Bukan Cuma Susu, Makanan Ini Juga Kaya Kalsium

Health | Kamis, 08 Februari 2018 | 17:43 WIB

Terkini

Prabowo Singgung PAN Bokek di HUT ke-28: Acara Megah, Utang Belum Lunas

Prabowo Singgung PAN Bokek di HUT ke-28: Acara Megah, Utang Belum Lunas

News | Sabtu, 19 September 2026 | 11:00 WIB

Review Film Just Play Dead: Trik Skenario Kematian Palsu yang Penuh Rahasia

Review Film Just Play Dead: Trik Skenario Kematian Palsu yang Penuh Rahasia

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 11:00 WIB

Hanya Berjarak 15 Km dari Rumah, Lansia di Jombang Tewas Jadi Korban Tabrak Lari Truk

Hanya Berjarak 15 Km dari Rumah, Lansia di Jombang Tewas Jadi Korban Tabrak Lari Truk

Jatim | Sabtu, 19 September 2026 | 10:58 WIB

Sedih Hutan Terus Terbakar, Prabowo Kantongi 95 Nama Perusahaan Nakal

Sedih Hutan Terus Terbakar, Prabowo Kantongi 95 Nama Perusahaan Nakal

News | Sabtu, 19 September 2026 | 10:53 WIB

Sembunyi di Bekas Gudang, Pria di Bandar Lampung Ditangkap Usai Cabuli Anak di Bawah Todongan Pisau

Sembunyi di Bekas Gudang, Pria di Bandar Lampung Ditangkap Usai Cabuli Anak di Bawah Todongan Pisau

Lampung | Sabtu, 19 September 2026 | 10:49 WIB

Review Film Taboo: The Silent Day, Malapetaka di Balik Pengabaian Adat Bali

Review Film Taboo: The Silent Day, Malapetaka di Balik Pengabaian Adat Bali

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 10:45 WIB

Bromo Tutup Akibat Karhutla, Kemenpar Klaim Minat Kunjungan Wisatawan Tidak Menurun

Bromo Tutup Akibat Karhutla, Kemenpar Klaim Minat Kunjungan Wisatawan Tidak Menurun

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 10:42 WIB

Harga Emas Antam Naik Lagi, Tembus Rp2,6 Juta per Gram

Harga Emas Antam Naik Lagi, Tembus Rp2,6 Juta per Gram

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 10:41 WIB

Danny Setiawan Meninggal Dunia, Eks Gubernur Jabar yang Dikenal Dedi Mulyadi sebagai 'Ahli Kebaikan'

Danny Setiawan Meninggal Dunia, Eks Gubernur Jabar yang Dikenal Dedi Mulyadi sebagai 'Ahli Kebaikan'

News | Sabtu, 19 September 2026 | 10:40 WIB

Berita Buruk Bukan Sekadar Kabar: Di Balik Layar Ada Orang yang Menderita

Berita Buruk Bukan Sekadar Kabar: Di Balik Layar Ada Orang yang Menderita

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 10:30 WIB

×