Jerman Angkat Bicara Soal Produk Tembakau Alternatif

Ririn Indriani

Rabu, 06 Juni 2018 | 11:48 WIB
Jerman Angkat Bicara Soal Produk Tembakau Alternatif
Ilustrasi vape atau rokok elektrik. (Shutterstock)

Suara.com - Pada awal Mei 2018, Institut Federal Jerman untuk Penilaian Risiko (German Federal Institute for Risk Assessment/BfR) baru saja mempublikasikan hasil penelitian terkait produk tembakau alternatif, tepatnya produk tembakau yang dipanaskan bukan dibakar.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk tembakau alternatif memiliki tingkat toksisitas (tingkat merusak suatu sel) yang lebih rendah hingga 80 – 99 persen dibandingkan rokok konvensional.

Hasil penelitian yang terangkum dalam jurnal peer-review Archives of Toxicology ini juga menemukan bahwa produk tersebut mengandung unsur konstituen berbahaya dan berpotensi berbahaya yang lebih rendah dibandingkan rokok konvensional. Dengan perkataan lain memiliki potensi yang lebih besar untuk mengurangi risiko kesehatan dibandingkan dengan rokok konvensional.

Menurut Dewan Penasihat Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Jawa Barat Dr. Ardini Raksanagara, hasil penelitian tersebut dapat menjadi landasan baru yang menunjukkan potensi produk tembakau alternatif sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan rokok di Indonesia.

"Hasil penelitian Jerman ini dapat menjadi referensi baru untuk mengetahui lebih dalam mengenai potensi produk tembakau alternatif, seperti produk tembakau yang dipanaskan bukan dibakar yang lebih rendah risiko kesehatannya dibandingkan rokok konvensional hingga 99 persen," ucapnya.

Dr. Ardini juga mengatakan bahwa meskipun dunia kesehatan masyarakat kini memiliki pandangan baru dengan sumber terpercaya mengenai produk tembakau alternatif, penelitian lanjutan tetap dibutuhkan untuk menggali potensi lain yang dimiliki produk tersebut.

"Selama ini yang terjadi sebagian besar masyarakat masih beranggapan bahwa produk tembakau alternatif tidak memiliki perbedaan dan bahkan lebih berbahaya dibandingkan dengan rokok konvensional. Dengan adanya hasil penelitian ini, diharapkan masyarakat akan mendapatkan pandangan terbaru dari sudut pandang ilmiah kesehatan, terutama dalam bidang toxicology," paparnya panjang lebar.

Tidak hanya Jerman yang melakukan penelitian lebih lanjut tentang potensi produk tembakau alternatif, lanjut Dr. Ardini, di Yunani juga terdapat studi dimana para ahli jantung terkemuka menemukan bahwa mayoritas pengguna produk tembakau alternatif, seperti rokok elektrik adalah mantan perokok, sehingga dapat dikatakan bahwa sudah banyak perokok yang menjadi sadar akan adanya alternatif produk yang lebih rendah risiko.

Penelitian yang terangkum dalam Harm Reduction Journal ini meneliti produk tembakau alternatif pada 4.058 orang yang tinggal di wilayah Attica (wilayah besar di Yunani yang meliputi ibukota negara). Secara kuantitatif, jumlah responden pengguna rokok elektrik lebih besar dibandingkan dengan rokok konvensional, yakni sebanyak 54,1 persen sedangkan perokok konvensional sebanyak 32,6 persen.

"Sudah semakin banyak hasil penelitian yang menunjukkan potensi produk tembakau alternatif yang dapat mengurangi jumlah prevalensi risiko akibat rokok dan beralih menggunakan yang lebih rendah risiko," jelas Dr. Ardini.

Ini diharapkan dapat menjadi bahan referensi yang baik dan terpercaya, sehingga ke depannya bukan tidak mungkin kalau berbagai hasil penelitian dan kajian ini, sambung dia, dapat diterapkan di Indonesia, tentunya harus dikawal dengan perumusan kebijakan dan aturan yang tepat agar tidak salah sasaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Viral! Lelaki Ini Diusir dari Pesawat karena Merokok

Viral! Lelaki Ini Diusir dari Pesawat karena Merokok

News | Senin, 26 Februari 2018 | 10:17 WIB

Tak Merokok dan Makan Sehat, Humas BNPB Divonis Kanker Paru-paru

Tak Merokok dan Makan Sehat, Humas BNPB Divonis Kanker Paru-paru

News | Selasa, 13 Februari 2018 | 09:41 WIB

Studi: Tidak Ada Batas Aman dalam Merokok

Studi: Tidak Ada Batas Aman dalam Merokok

Health | Kamis, 25 Januari 2018 | 20:53 WIB

Merokok Bikin Ketagihan, Ini Bukti Ilmiahnya

Merokok Bikin Ketagihan, Ini Bukti Ilmiahnya

Health | Kamis, 11 Januari 2018 | 07:43 WIB

Aneh, Jadi Tradisi Bocah Lima Tahun Diajak Merokok Orangtuanya

Aneh, Jadi Tradisi Bocah Lima Tahun Diajak Merokok Orangtuanya

News | Senin, 08 Januari 2018 | 08:24 WIB

Meski Lebih Aman, Dua Produk Alternatif Rokok Ini Tetap Bahaya

Meski Lebih Aman, Dua Produk Alternatif Rokok Ini Tetap Bahaya

Health | Kamis, 14 Desember 2017 | 17:45 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×