Ini 6 Cara Mengenali Penculik Anak di Sekitar Anda

Vania Rossa | Suara.com

Kamis, 14 Juni 2018 | 06:45 WIB
Ini 6 Cara Mengenali Penculik Anak di Sekitar Anda
Ilustrasi penculik anak. [YouTube]

Suara.com - Kasus penculikan anak bisa terjadi di mana saja. Terlebih di musim mudik dan liburan seperti sekarang, anak-anak rentan menjadi korban penculikan di tempat umum. Saat ibu sedang mencari dompet di tas, atau ayah sedang menerima telepon di mal, anak-anak bisa dengan cepat menghilang dari pandangan orangtuanya.

Ekstra waspada tak hanya berlaku bagi orangtua si anak. Anda yang berada di sekitar mereka pun wajib memasang radar untuk mengenali ciri-ciri orang di sekitar yang berniat jahat kepada anak-anak. Dilansir dari Tip Hero, National Center for Missing and Exploited Children (NCMEC) memberi tips cara mengenali penculik anak di sekitar kita.

Melakukan penyuapan
Anak-anak mudah percaya, bahkan terhadap orang asing. Dan para penculik tahu hal itu. Itu sebabnya, orang yang berniat jahat pada anak-anak kerap kali tampak begitu baik dengan menawarkan permen, mainan, atau sesuatu yang lain yang disukai anak-anak. Mereka melakukan penyuapan dengan tujuan agar anak mau pergi bersama mereka. Lihatlah bahasa tubuh anak-anak. Jika anak tampak tak nyaman saat ada orang dewasa yang menawarkan sesuatu kepada mereka, maka Anda patut curiga.

Anak diajak main oleh anak yang tidak dikenal
Orangtua biasanya mengasosiasikan penculik sebagai orang dewasa, tetapi kadang para penculik itu menggunakan anak-anak lain untuk membantu mereka dalam aksinya. Si penculik bisa saja meminta seorang anak untuk mengajak anak yang menjadi targetnya ke taman bermain. Jadi, jangan berbaik sangka dulu ketika ada seorang anak tiba-tiba mengajak anak Anda bermain. Tanyakan pada si kecil apakah ia mengenal anak baru yang mengajaknya bermain itu.

Orang dewasa meminta bantuan anak
Pernah dengar, kan, seorang anak diculik dengan modus si penculik meminta bantuan anak misal untuk mencari anjingnya yang hilang. Kemungkinannya hanya ada satu, ini bisa jadi indikasi penculikan. Pikirkan saja, jika orang dewasa membutuhkan bantuan, ia tentu tidak akan memintanya pada seorang anak.

Perhatikan bahasa tubuh anak
Jika Anda mendengar seorang anak memanggil 'Om' atau 'Tante' kepada orang dewasa yang bersamanya namun mereka tampak saling asing, maka waspadalah. Apalagi jika bahasa tubuh anak terlihat tak nyaman, atau ia terus bertanya, "Kita mau pergi kemana?"

Anak menangis
Tidak semua orangtua akan merespons anak-anak yang berteriak dan menangis. Mereka bahkan kerap mendiamkannya. Tapi, gunakanlah feeling Anda dalam hal ini. Anak yang menangis sambil berjuang melepaskan diri dari orang dewasa, tentu bukanlah pertanda yang baik.

Orang asing yang mengaku sebagai keluarga
Salah satu cara paling umum yang dilakukan penculik anak adalah dengan mengaku kalau mereka adalah teman keluarga si anak. Penculik mungkin akan berbohong pada anak, dengan mengatakan bahwa ia adalah teman ibu si anak atau bahwa ayah si anak berada di rumah sakit dan ia ditugaskan untuk menjemput si anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Alasan Tak Punya Anak, 2 Perempuan Ini Culik Bayi Marlina

Alasan Tak Punya Anak, 2 Perempuan Ini Culik Bayi Marlina

News | Senin, 30 April 2018 | 12:23 WIB

Tamunya Sekap 5 Anak, Ini Jawaban Le Meridien

Tamunya Sekap 5 Anak, Ini Jawaban Le Meridien

News | Kamis, 01 Maret 2018 | 15:27 WIB

Lewat Google Maps, Mahasiswi Ini Infokan Lokasi Penculikannya

Lewat Google Maps, Mahasiswi Ini Infokan Lokasi Penculikannya

Tekno | Kamis, 18 Januari 2018 | 20:35 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB