Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
Ilustrasi wabah hantavirus mematikan yang menyerang sebuah kapal pesiar di Samudra Atlantik. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Tiga penumpang kapal MV Hondius di Samudra Atlantik diduga meninggal dunia akibat terjangkit virus mematikan Hantavirus.
  • WHO sedang melakukan investigasi mendalam terhadap insiden tersebut guna meneliti potensi penularan virus antarmanusia yang jarang terjadi.
  • Perubahan iklim memicu peningkatan populasi hewan pengerat pembawa virus yang berisiko memperluas persebaran penyakit di berbagai wilayah.

Suara.com - Kematian tiga penumpang kapal pesiar di Samudra Atlantik diduga kuat berkaitan dengan wabah Hantavirus, virus mematikan yang menyerang sistem pernapasan manusia. Kasus ini kini tengah diselidiki oleh World Health Organization (WHO) karena muncul kekhawatiran terhadap potensi penularan antarmanusia yang jarang terjadi.

Insiden tersebut terjadi di atas MV Hondius, kapal pesiar berbendera Belanda yang tengah melakukan perjalanan dari Argentina menuju Cape Verde sebelum akhirnya bersandar di Praia.

Dilansir dari ABC Australia, seorang pria lanjut usia dilaporkan meninggal dunia di atas kapal, disusul istrinya setelah sempat menjalani perawatan medis di Afrika Selatan. Sementara satu pasien lain masih menjalani perawatan intensif dalam kondisi kritis.

WHO menyatakan investigasi epidemiologi dan pengujian laboratorium masih berlangsung untuk memastikan pola penyebaran virus tersebut.

Infografis Hantavirus dan Kewaspadaan Indonesia. [Suara.com/Emma]
Infografis Hantavirus dan Kewaspadaan Indonesia. [Suara.com/Emma]

“Investigasi mendetail sedang berlangsung, termasuk pengujian laboratorium lebih lanjut dan investigasi epidemiologi,” kata WHO, dikutip CNN.

Hantavirus merupakan kelompok virus yang umumnya ditularkan melalui kontak dengan urine, air liur, atau kotoran hewan pengerat yang terkontaminasi. Virus ini dapat menyebabkan Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS), penyakit pernapasan serius dengan tingkat kematian tinggi, terutama di wilayah Amerika.

Dikutip dari CFR.org, ejumlah penelitian juga menunjukkan adanya kaitan antara perubahan iklim dan peningkatan risiko penyebaran hantavirus.

Perubahan pola cuaca seperti peningkatan curah hujan, kekeringan, hingga kenaikan suhu disebut dapat memengaruhi populasi hewan pengerat yang menjadi pembawa virus.

Curah hujan tinggi dapat meningkatkan jumlah tikus karena ketersediaan makanan bertambah, sementara kekeringan mendorong hewan pengerat masuk ke permukiman manusia untuk mencari sumber pangan. Kondisi tersebut meningkatkan kemungkinan kontak antara manusia dan pembawa virus.

baca juga

Penelitian di São Paulo bahkan menunjukkan kenaikan suhu akibat emisi dapat meningkatkan jumlah populasi berisiko terkena HPS hingga 30 persen.

Meski hingga kini risiko hantavirus berkembang menjadi pandemi global masih dinilai rendah, para ilmuwan mulai menyoroti meningkatnya kasus penularan antarmanusia pada varian Andes hantavirus di Argentina dan Chile.

Selain itu, masa inkubasi hantavirus yang dapat berlangsung hingga dua minggu membuat pelacakan penularan menjadi lebih sulit dilakukan.

Saat ini, belum tersedia obat khusus untuk menyembuhkan infeksi hantavirus. Penanganan medis umumnya difokuskan pada perawatan intensif untuk membantu fungsi pernapasan pasien dan mencegah komplikasi lebih lanjut.

Kasus di kapal pesiar ini pun kembali menjadi pengingat bahwa perubahan iklim tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga dapat memperbesar risiko munculnya penyakit menular baru di berbagai wilayah dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan

Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:17 WIB

Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?

Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius

Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:33 WIB

Terkini

Israel Dituding Jadikan Perang Timur Tengah Jadi Konflik Agama

Israel Dituding Jadikan Perang Timur Tengah Jadi Konflik Agama

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:51 WIB

Ada 2 Pembalap Indonesia di Mandalika 2026! Ini Update Terbaru Penjualan Tiket MotoGP

Ada 2 Pembalap Indonesia di Mandalika 2026! Ini Update Terbaru Penjualan Tiket MotoGP

Bali | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:50 WIB

KPK Pertanyakan Selisih Uang yang Dikembalikan Menhut Raja Juli, ke Mana Sisanya?

KPK Pertanyakan Selisih Uang yang Dikembalikan Menhut Raja Juli, ke Mana Sisanya?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:48 WIB

5 Cara Memakai Sunscreen Spray yang Benar, Bukan Asal Semprot

5 Cara Memakai Sunscreen Spray yang Benar, Bukan Asal Semprot

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:36 WIB

Polisi Selidiki Temuan Senjata Api dan Airsoft Gun di Yayasan Sekolah Swasta Jaksel

Polisi Selidiki Temuan Senjata Api dan Airsoft Gun di Yayasan Sekolah Swasta Jaksel

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:36 WIB

Urutan Pemakaian Cleansing Balm, Facial Wash, dan Toner yang Benar

Urutan Pemakaian Cleansing Balm, Facial Wash, dan Toner yang Benar

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:35 WIB

Tuntutan Diproses Pemerintah, Said Iqbal Pastikan Tak Ada Demo Buruh Besar-besaran hingga September

Tuntutan Diproses Pemerintah, Said Iqbal Pastikan Tak Ada Demo Buruh Besar-besaran hingga September

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:34 WIB

Menjaga Amanah Wakaf Hijau: Niat Mulia Jangan Mangkrak di Atap Masjid

Menjaga Amanah Wakaf Hijau: Niat Mulia Jangan Mangkrak di Atap Masjid

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:32 WIB

4 Cushion Glowing Terbaik untuk Kulit Kering agar Tidak Patchy

4 Cushion Glowing Terbaik untuk Kulit Kering agar Tidak Patchy

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:32 WIB

Drama Law School, Perjuangan Mahasiswa Hukum Membongkar Misteri Pembunuhan

Drama Law School, Perjuangan Mahasiswa Hukum Membongkar Misteri Pembunuhan

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:30 WIB

×